TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Lagi, 3 Orang Tewas Akibat Penembakan Massal di AS

Lagi, 3 Orang Tewas Akibat Penembakan Massal di AS

By Bagas F Sinaga
19 April 2021
500
0
Lagi, 3 Orang Tewas Akibat Penembakan Massal di AS

TIKTAK.ID – Tiga orang tewas dan dua lainnya luka-luka dalam aksi penembakan brutal di sebuah kedai minuman di Wisconsin, Amerika Serikat.

Penembakan itu terjadi pada Minggu (18/4/21) pagi di Somers House Tavern di desa Somers, kata Sersan David Wright di wilayah Kenosha, Wisconsin, seperti yang dilaporkan Al Jazeera.

Usai melakukan penembakan, pelaku melarikan diri. Wright mengatakan penembakan itu sepertinya sudah direncanakan.

Otoritas setempat masih bekerja untuk mengetahui identitas para korban.

Akibat aksi penembakan itu, jalan menuju kedai itu ditutup Minggu pagi, sementara petugas terus melakukan penyelidikan.

Sebelumnya, penembakan juga terjadi di Amerika Serikat, yaitu pada Kamis malam, dengan setidaknya delapan orang tewas di fasilitas FedEx di kota Indianapolis AS yang dilakukan oleh seorang pria bersenjata yang diyakini kemudian bunuh diri.

Beberapa korban lainnya terluka ketika aksi penembakan itu terjadi di fasilitas dekat Bandara Internasional Indianapolis, kata Jubir Polisi, Genae Cook.

Bulan lalu, empat orang, termasuk seorang anak, ditembak mati di sebuah gedung perkantoran di California selatan.

Pada 22 Maret, 10 orang tewas dalam penembakan di sebuah toko kelontong di Boulder, Colorado.

Serangan itu terjadi kurang dari seminggu setelah seorang pria menembak dan membunuh delapan orang, termasuk enam wanita keturunan Asia, di spa di Atlanta, Georgia.

Hampir 40.000 orang di Amerika Serikat meninggal setiap tahun karena penggunaan senjata, dan lebih dari setengahnya adalah bunuh diri.

Rentetan penembakan massal yang terus terjadi di AS membuat Presiden Joe Biden menghadapi tekanan yang meningkat pada Jumat kemarin untuk membendung kekerasan senjata. Namun ia menghadapi perjuangan berat untuk secara signifikan mengubah undang-undang tentang senjata api permisif negara itu.

Sehari setelah seorang penyerang menewaskan delapan orang dan dirinya sendiri di fasilitas FedEx Corp di Indianapolis, Biden bersikeras dapat mengatasi masalah itu, dengan juga mendorong paket pekerjaan besar-besaran dan berupaya mengendalikan pandemi virus Corona.

“Ini harus diakhiri. Ini memalukan secara nasional,” kata Biden pada konferensi pers Gedung Putih bersama Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga, Jumat (16/4/21).

Biden mengatakan Kongres harus melarang senjata “serbu” gaya militer dan magasin amunisi berkapasitas besar.

Biden membuat larangan serupa di Senat AS yang berakhir pada tahun 2004.

TagsAksi TerorAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniPenembakan MassalWisconsin

Related articles More from author

  • Pria India Bangkit dari Kematian
    Internasional

    Pria India Bangkit dari Kematian

    24 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Di Sidang PBB, Rusia Tegaskan Tak Ada Rencana Duduki Ukraina
    Internasional

    Di Sidang PBB, Rusia Tegaskan Tak Ada Rencana Duduki Ukraina

    2 Maret 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo
    Internasional

    Perseteruan Kian Panas, AS-China ‘Berbalas Pantun’

    28 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Moskow Tambah Daftar Hitam Warga Eropa yang Dilarang Masuk Rusia
    Internasional

    Moskow Tambah Daftar Hitam Warga Eropa yang Dilarang Masuk Rusia

    25 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Erdogan Samakan para Demonstran Gerakan LGBTQ dengan Teroris
    Internasional

    Erdogan Samakan para Demonstran Gerakan LGBTQ dengan Teroris

    5 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Puluhan Negara Eropa Desak Saudi Bebaskan Sejumlah Aktivis Perempuan Pembela HAM dari Tahanan
    Internasional

    Puluhan Negara Eropa Desak Saudi Bebaskan Sejumlah Aktivis Perempuan Pembela HAM dari Tahanan

    17 September 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Berikut Cara Dapatkan Token Listrik Gratis dari Jokowi
    Nasional

    Berikut Cara Dapatkan Token Listrik Gratis dari Jokowi

  • Petinggi Gojek dan Grab Bicarakan Kemungkinan Penggabungan Perusahaan
    Nasional

    Petinggi Gojek dan Grab Bicarakan Kemungkinan Penggabungan Perusahaan

  • Ribuan Pengungsi Myanmar Telantar di Perbatasan Thailand
    Internasional

    Ribuan Pengungsi Myanmar Telantar di Perbatasan Thailand

  • Pilih Beda Jalan di Pilpres 2024, Amien Rais Curhat Tak Pernah Digubris Saat Hubungi Prabowo
    Nasional

    Pilih Beda Jalan di Pilpres 2024, Amien Rais Curhat Tak Pernah Digubris Saat Hubungi Prabowo

  • Kronologi Paspampres Tonjok Sopir Truk hingga Bikin Gibran Marah
    Nasional

    Kronologi Paspampres Tonjok Sopir Truk hingga Bikin Gibran Marah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.