TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Jokowi: Saya Enggak Bisa Bayangin Kalau Kita Dulu Lockdown

Jokowi: Saya Enggak Bisa Bayangin Kalau Kita Dulu Lockdown

By Joni Sitohang
17 Juli 2020
736
0
Siapkan Skema New Normal, Ini Arahan Terbaru Jokowi

TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut langkah Pemerintah RI tidak melakukan karantina wilayah atau lockdown dalam menghadapi pandemi virus Corona atau Covid-19 sudah tepat. Jokowi mengatakan jika kebijakan lockdown diberlakukan, maka hal itu akan berimbas fatal bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia.

“Saya enggak bisa membayangkan kalau kita dulu lockdown gitu, mungkin saja (pertumbuhan ekonomi) bisa minus hingga 17 (persen),” ujar mantan Gubernur DKI Jakarta itu saat rapat dengan para gubernur di Istana Bogor, Rabu (15/7/20), seperti dikutip Kompas.com dari Setkab.go.id.

Sebelumnya, sejumlah pihak mendesak Pemerintah untuk melakukan lockdown saat virus Corona mulai mewabah di Indonesia pada Maret lalu. Namun, Jokowi lebih memilih menggunakan skema Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) untuk menekan penularan Covid-19.

Baca juga : Inilah Mimpi Jokowi yang Diwujudkan Duet Anies-Erick di DKI

Jokowi pun menyatakan akibat tidak lockdown, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini masih lebih baik ketimbang negara-negara lain. Pada kuartal pertama, diketahui ekonomi RI masih tumbuh pada angka 2,97 persen, meski turun dari kisaran lima persen.

Kemudian pada kuartal kedua ini, pria asal Solo itu mengaku sudah menerima prediksi bahwa ekonomi akan minus 4,3 persen. Meski begitu, Jokowi menegaskan bahwa angka itu masih lebih baik ketimbang negara-negara lain yang diprediksi Organization for Economic Co-operation and Development (OECD).

“Terakhir yang saya terima dari OECD, Perancis misalnya di angka minus 17,2 persen. Lalu Inggris minus 15,4 persen, Jerman minus 11,2 persen, dan Amerika (Serikat) minus 9,7 persen,” terang Jokowi.

Baca juga : 7 Anak Buah Menkes Terawan Mendadak Dimutasi, Kenapa?

Namun Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Tauhid Ahmad menilai Jokowi terlalu membesar-besarkan penurunan ekonomi Indonesia yang bisa sampai minus 17% jika menerapkan lockdown.

“Sepertinya Pak Presiden terlalu membesar-besarkan hal itu, karena kemungkinan dananya tidak tersedia untuk melakukan lockdown. Minus ya minus sepanjang tahun, yang terburuk itu kalau kita tidak melakukan sesuatu sampai akhir tahun bisa sampai minus 2%, minus 3%. Tapi tidak akan sampai minus 17%,” ungkapnya, seperti dilansir Detik.com.

Menurutnya, penurunan ekonomi akan sangat dalam jika Pemerintah tidak berbuat apa-apa selama lockdown. Namun, kata Tauhid, jika masyarakat dibantu berupa bansos, pertumbuhan ekonomi pun akan tetap berjalan.

TagsCoronaCOVID-19JokowiLockdownMantan Gubernur DKI JakartaVirus Corona

Related articles More from author

  • Jokowi Rilis 13 Item Baru di Proyek Strategis Nasional, Apa Saja?
    Nasional

    Jokowi Rilis 13 Item Baru di Proyek Strategis Nasional, Apa Saja?

    12 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Total Utang RI Menurun Dibandingkan Sebelumnya, Jokowi Bayar Pakai Apa?
    Nasional

    Total Utang RI Menurun Dibandingkan Sebelumnya, Jokowi Bayar Pakai Apa?

    28 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • Selebriti

    Mengeluh Kesulitan Bernapas, Aishwarya Rai Dilarikan ke Rumah Sakit

    20 Juli 2020
    By
  • Ahok Jadi Calon Kuat Pimpinan Ibu Kota Baru
    Nasional

    Mencari Penguasa Ibu Kota Baru antara Kecocokan Jokowi-Ahok Vs Penolakan 212

    8 Maret 2020
    By Adam Humain
  • Anggap Tudingan Provokatif Moeldoko dan Ganjar Tebar Kebencian dan Rusak Kepercayaan, Dokter dan Perhimpunan RS: Maaf, Kami Sudah Lelah...!
    Nasional

    Anggap Tudingan Provokatif Moeldoko dan Ganjar Tebar Kebencian dan Rusak Kepercayaan, Dokter dan Perhimpunan RS: Maaf, Kami Sudah Lelah…!

    5 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Inilah 5 Tips Redam Rasa Cemas di Tengah Pandemi Corona
    Tips & Tutorial

    Inilah 5 Tips Redam Rasa Cemas di Tengah Pandemi Corona

    31 Maret 2020
    By Hendra Setiawan

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pelatih Vietnam Detail Pantau Kekuatan Timnas Indonesia
    Olahraga

    Pelatih Vietnam Detail Pantau Kekuatan Timnas Indonesia

  • Lakukan Hal ini untuk Jaga Kesehatan Mental Usai Positif Covid-19
    Tips & Tutorial

    Lakukan Hal ini untuk Jaga Kesehatan Mental Usai Positif Covid-19

  • Nasional

    Warga Korban Banjir Jakarta Dapat Tekanan Agar Tak Gugat Anies, Sidang Perdana Tetap Dilaksanakan Besok

  • Krisis Energi, Spanyol Bakal Kurangi Pasokan Listrik ke Prancis
    Internasional

    Krisis Energi, Spanyol Bakal Kurangi Pasokan Listrik ke Prancis

  • Politikus PDIP Buka Suara Soal Wacana Gibran Dampingi Prabowo di Pilpres 2024
    Nasional

    Politikus PDIP Buka Suara Soal Wacana Gibran Dampingi Prabowo di Pilpres 2024

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.