TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Tips & Tutorial
Home›Tips & Tutorial›Tren ‘Mouth Taping’ untuk Hilangkan Kebiasaan Mendengkur, Aman atau Berbahaya?

Tren ‘Mouth Taping’ untuk Hilangkan Kebiasaan Mendengkur, Aman atau Berbahaya?

By Hendra Setiawan
10 Juli 2025
233
0
Tren ‘Mouth Taping’ untuk Hilangkan Kebiasaan Mendengkur, Aman atau Berbahaya?

TIKTAK.ID – Belakangan ini viral tren “mouth taping” di media sosial. Tren menutup mulut dengan lakban ketika tidur ini diyakini mampu menghilangkan kebiasaan mendengkur dan membiasakan diri bernapas lewat hidung, karena udara yang masuk diklaim lebih hangat, tersaring, dan lembab.

Cara ini juga dinilai bisa mengurangi keluhan-keluhan akibat bernapas dari mulut, seperti mengurangi bau mulut, mulut kering, hingga gigi berlubang. Selain itu, ada pula yang meyakini kalau “mouth taping” dapat mengubah struktur rahang dan dagu. Akan tetapi dari sisi medis, apakah tindakan “mouth taping” aman atau justru berbahaya?

Suara mendengkur sendiri dihasilkan dari getaran jaringan-jaringan lunak pada saluran napas atas selama tidur. Normalnya ketika tidur, tonus otot berkurang, sehingga jaringan jadi lebih rileks. Saat aliran udara melewati jaringan itu, terjadi getaran yang terdengar sebagai suara mendengkur.

Baca juga : Kenali Tren Jalan Kaki 6-6-6

Umumnya mendengkur sesekali memang tidak berbahaya, namun patut diwaspadai dan dicari tahu penyebabnya jika terjadi secara terus-terusan. Mendengkur termasuk salah satu gejala paling sering dari Obstructive Sleep Apnea (OSA).

Baik mendengkur dan OSA, sama-sama terjadi hambatan saluran napas atas, tapi letak perbedaannya ada pada derajat berat dan gangguan kesehatannya. Pasien dengan OSA setidaknya punya minimal lima episode (tiap jam) henti napas atau napas yang dangkal selama tidur (minimal 10 detik per episodenya).

Bukti ilmiah tentang manfaat “mouth taping”

Baca juga : Terlalu Sering Nail Art Bisa Sebabkan Infeksi Jamur Hingga Gangguan Pernapasan

Sampai saat ini hanya terdapat sedikit bukti soal manfaat “mouth taping”. Setidaknya ada dua penelitian skala kecil saja yang mengeklaim terjadi sedikit perbaikan kondisi klinis pada penderita OSA derajat ringan, yang satu dengan “mouth taping” saja, dan yang satu dengan “mouth taping” disertai Mandibular Advancement Device (MAD). Akan tetapi, hasil itu tidak signifikan.

Kemudian pada penelitian-penelitian lainnya, tak ditemukan manfaat “mouth taping” terhadap OSA. Selain itu, belum ada penelitian yang menyebut “mouth taping” bisa memperbaiki struktur rahang ataupun wajah seperti yang diyakini di media sosial.

Lantas bagaimana dengan keyakinan penggunaan “mouth taping” dapat membuat udara yang masuk saluran napas jadi lebih hangat, tersaring, dan lembab? Pernyataan ini masuk akal untuk dipikirkan, khususnya pada orang-orang dengan saluran napas yang hipersensitif terhadap allergen, seperti pada pasien asma.

Baca juga : Kenali Ciri-ciri Melemahnya Fungsi Paru di Usia MudaBaca juga : Vaksin HPV Bikin Mandul dan Menopause Dini, Mitos atau Fakta?

Namun faktanya dalam penelitian yang dilakukan Cooper (2009), yang membandingkan 25 penderita asma yang memakai “mouth taping” dan 25 penderita asma yang tidak menggunakan “mouth taping”, ternyata tak terbukti terjadi perbaikan klinis pada subjek penelitian.

Adapun efek samping yang pernah dilaporkan dari penggunaan “mouth taping”, termasuk rasa cemas ketika mulut ditutup, rasa tak nyaman atau kesulitan bernapas lewat hidung, iritasi pada atau sekitar mulut, rasa nyeri saat melepaskan lakban dari mulut, serta kesulitan tidur karena rasa tidak nyaman akibat penggunaan lakban atau bernapas melalui hidung.

TagsMendengkurMouth Taping

Related articles More from author

  • Ketahui Mitos tentang Ngorok yang Salah Kaprah
    Tips & Tutorial

    Ketahui Mitos tentang Ngorok yang Salah Kaprah

    22 Maret 2021
    By Hendra Setiawan
  • 5 Mitos 'Salah' Tentang Tidur yang Masih Dipercaya Banyak Orang
    Tips & Tutorial

    5 Mitos ‘Salah’ Tentang Tidur yang Masih Dipercaya Banyak Orang

    16 Januari 2020
    By Hendra Setiawan
  • 5 Tips Mudah Agar Tidur Tak Mendengkur Lagi
    Tips & Tutorial

    5 Tips Mudah Agar Tidur Tak Mendengkur Lagi

    16 Agustus 2020
    By Hendra Setiawan
  • Demi Pencernaan Sehat, Hindari Yogurt Berkadar Gula Tinggi
    Tips & Tutorial

    Demi Pencernaan Sehat, Hindari Yogurt Berkadar Gula Tinggi

    4 Desember 2019
    By Hendra Setiawan
  • Jauhi 5 Hal ini Kalau Ingin Berat Badan Turun Selama Puasa
    Tips & Tutorial

    Jauhi 5 Hal ini Kalau Ingin Berat Badan Turun Selama Puasa

    19 April 2021
    By Hendra Setiawan
  • Orang Tua Harus Hindari Kebiasaan Ini, Bisa Picu Diabetes pada Anak
    Tips & Tutorial

    Orang Tua Harus Hindari Kebiasaan Ini, Bisa Picu Diabetes pada Anak

    16 Februari 2023
    By Hendra Setiawan

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pengamat Nilai Dua Petinggi Muhammadiyah ini Layak masuk Kabinet Prabowo-Gibran
    Nasional

    Pengamat Nilai Dua Petinggi Muhammadiyah ini Layak masuk Kabinet Prabowo-Gibran

  • Ini Alasan U-Know TVXQ Merasa Sedikit Tertekan Saat Comeback Solo
    Selebriti

    Ini Alasan U-Know TVXQ Merasa Sedikit Tertekan Saat Comeback Solo

  • Cak Imin dan Petinggi PKB Ramai-ramai Temui Jokowi di Istana, Ada Apa?
    Nasional

    Cak Imin dan Petinggi PKB Ramai-ramai Temui Jokowi di Istana, Ada Apa?

  • Apa Sebab Golkar-Nasdem Tak Hadiri Bukber para Petinggi Koalisi Jokowi?
    Nasional

    Apa Sebab Golkar-Nasdem Tak Hadiri Bukber para Petinggi Koalisi Jokowi?

  • Dualisme PPP Berlanjut, Suharso Ngadu ke Jokowi?
    Nasional

    Dualisme PPP Berlanjut, Suharso Ngadu ke Jokowi?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.