TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Survei: Mayoritas Rakyat Ukraina Tak Percaya Rusia akan Menginvasi Negaranya

Survei: Mayoritas Rakyat Ukraina Tak Percaya Rusia akan Menginvasi Negaranya

By Bagas F Sinaga
22 Februari 2022
648
0
Survei: Mayoritas Rakyat Ukraina Tak Percaya Rusia akan Menginvasi Negaranya

TIKTAK.ID – Tuduhan Gedung Putih yang semakin membabi buta tentang invasi Rusia yang akan segera dilakukan ke Ukraina tidak lain adalah permainan politik yang dirancang untuk membantu Partai Demokrat memenangkan kursi Senat pada musim gugur nanti.

Itu bukan pendapat para pakar politik Capitol Hill, tetapi seorang wanita Ukraina yang melarikan diri dari wilayah Donetsk tentang pernyataan yang dibuat Presiden AS, Joe Biden dalam beberapa pekan terakhir –diduga hanya untuk mendapatkan poin politik dari meredakan krisis menjelang pemilihan.

“Pada musim gugur, Biden akan terlihat seperti pahlawan super, seorang superman. Karena dia berhasil mencegah Perang Dunia III,” kata Oksana Afenkina, yang tinggal di Ibu Kota Ukraina Kiev setelah meninggalkan Donetsk pada 2020, seperti yang dilaporkan Al Jazeera.

Meskipun pakar Capitol Hill mungkin tidak setuju dengannya, Afenkina adalah salah satu dari mayoritas orang Ukraina yang tidak percaya bahwa Rusia akan menyerang Ukraina.

Bahkan ketika ketegangan meningkat dengan lebih dari 150.000 tentara Rusia di sepanjang perbatasan di Krimea, hanya satu dari lima orang Ukraina yang berpikir konflik skala penuh tidak dapat dihindari.

Hanya 20,4 persen orang Ukraina percaya bahwa “invasi skala penuh” akan segera terjadi, dan hanya 4,4 persen yang bersikeras bahwa itu “pasti” terjadi, menurut survei oleh Institut Gorshenin, sebuah lembaga survei independen, yang dilakukan antara 2 hingga 14 Februari.

Semetara 62,5 persen dengan mengejutkan berpikir bahwa invasi tidak akan terjadi.

Sebaliknya, beberapa orang Ukraina seperti Afenkina berpendapat bahwa negara bekas Soviet mereka yang berpenduduk 44 juta jiwa itu hanyalah pion dalam permainan geopolitik di AS, alat yang berguna untuk mengonsolidasikan dukungan dan mendapatkan suara.

“[Politisi AS] bermain, mereka menggertak, karena pesan seperti itu menggerakkan pasar saham, membantu bisnis dan memecahkan masalah pribadi para politisi,” kata wanita berusia 35 tahun itu.

Ketidakpercayaan akan terjadinya perang berjalan seiring dengan ketidakpercayaan terhadap Barat, kata seorang pengamat.

“Ada sikap kritis terhadap prediksi dari Barat, serta penilaian kekuatan [Ukraina] sendiri,” kata Ihar Tyshkevich seorang analis politik Belarusia di Institut Ukraina untuk Masa Depan, yang berbasis di Kiev.

Pada saat yang sama, para pemimpin Ukraina telah menyuarakan keprihatinan mereka tentang pesan-pesan mengkhawatirkan yang berasal dari Barat. Pada akhir Januari, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Barat hanya menabur “kepanikan” di negaranya.

“Ada sinyal bahkan dari para pemimpin negara yang dihormati, mereka hanya mengatakan bahwa besok akan ada perang. Ini membuat panik –berapa biayanya untuk negara kita?” katanya pada konferensi pers pada 28 Januari.

Ketua Partai Hamba Rakyat yang mendominasi parlemen Ukraina menuduh media terkemuka AS menyebarkan laporan palsu berdasarkan peringatan dari Gedung Putih dan Pentagon.

“Ketika dalam dua atau tiga minggu fase [konfrontasi] ini menghilang, kita harus menganalisis secara retrospektif bagaimana outlet media yang sangat terkemuka mulai menyebarkan informasi dengan cara yang lebih buruk daripada saluran televisi yang dikendalikan Kremlin,” David Arakhamiya mengatakan dalam sambutannya di televisi pada 15 Februari.

Dia mengklaim bahwa CNN, Bloomberg dan Wall Street Journal telah membuat “laporan palsu secara terbuka”.

TagsAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniKrisis UkrainaRusiaUkraina

Related articles More from author

  • Diduga akan Bocorkan Informasi Rahasia, Intelijen Australia Tewas
    Internasional

    Diduga akan Bocorkan Informasi Rahasia, Intelijen Australia Tewas

    23 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Dirjen WHO: Kerja Sama Internasional, Kunci Perang Lawan Covid-19
    Internasional

    Dirjen WHO: Kerja Sama Internasional, Kunci Perang Lawan Covid-19

    25 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Pasukan Garda Nasional AS Keracunan Daging Mentah Saat Jaga Gedung Capitol dari Ancaman Teroris Lokal
    Internasional

    Pasukan Garda Nasional AS Keracunan Daging Mentah Saat Jaga Gedung Capitol dari Ancaman Teroris Lokal

    8 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Beijing Ingatkan AS Tak Paksakan Corak Demokrasi ala Washington kepada Negara Lain
    Internasional

    Beijing Ingatkan AS Tak Paksakan Corak Demokrasi ala Washington kepada Negara Lain

    30 April 2021
    By William Putra Wijaya
  • Jenderal Tinggi Inggris Sebut Potensi Perang Barat vs Rusia Makin Besar
    Internasional

    Jenderal Tinggi Inggris Sebut Potensi Perang Barat vs Rusia Makin Besar

    15 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Ketegangan antara Suriah dan Turki Makin Memuncak
    Internasional

    Ketegangan antara Suriah dan Turki Makin Memuncak

    23 Februari 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Skenario Pilpres 2024: Jokowi Presiden, Prabowo Wapres
    Nasional

    Skenario Pilpres 2024: Jokowi Presiden, Prabowo Wapres

  • TIKTAK.ID - Kritik Pedas Jokowi Gagap Tangani Corona, Sandiaga Uno: Rakyat Butuh Pemerintahan yang Tanggap
    Nasional

    Kritik Pedas Jokowi Gagap Tangani Corona, Sandiaga Uno: Rakyat Butuh Pemerintahan yang Tanggap

  • Anies Ungkap Cara Manjur Agar Selamat dari Virus Corona
    Nasional

    Anies Ungkap Cara Manjur Agar Selamat dari Virus Corona

  • Kobe Bryant Meninggal Dunia, Messi dan Ronaldo Turut Berduka Cita
    Olahraga

    Kobe Bryant Meninggal Dunia, Messi dan Ronaldo Turut Berduka Cita

  • Shin Tae Yong Minta Pemain Timnas Lupakan Piala Dunia U-20
    Olahraga

    Shin Tae Yong Minta Pemain Timnas Lupakan Piala Dunia U-20

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.