TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›AP Sebut AS Latihan Perang untuk Hadapi Rusia dan China

AP Sebut AS Latihan Perang untuk Hadapi Rusia dan China

By Bagas F Sinaga
21 April 2022
760
0
AP Sebut AS Latihan Perang untuk Hadapi Rusia dan China

TIKTAK.ID – Angkatan Darat AS melakukan latihan perang di wilayah yang dipengaruhi oleh kampanye perang Rusia – Ukraina. Latihan itu menurut Associated Press (AP) bertujuan untuk mempersiapkan peperangan di masa depan melawan musuh besar seperti Rusia dan China, tulis kantor berita itu, Sabtu (16/4/22).

Mereka yang terlibat dalam latihan di Pusat Pelatihan Nasional Fort Irwin di Gurun Mojave berbicara dalam bahasa Rusia, AP melaporkan. Sekitar 4.500 tentara dari Brigade ke-2, Divisi Kavaleri ke-1 diadu melawan pasukan fiksi “Devonian” –latihan yang jelas-jelas mewakili Rusia– yang mengendalikan kota Ujen, seperti yang dilansir Russian Today.

Dalam latihan tersebut, musuh menembakkan roket dan rudal, sambil melakukan kampanye disinformasi yang canggih untuk membuat “tuduhan palsu” terhadap pasukan Amerika. Para peserta dalam latihan itu “menyiapkan ponsel mereka untuk merekam dan memposting dengan cepat ke media sosial”, tulis laporan itu.

“Saya pikir saat ini seluruh Angkatan Darat benar-benar melihat apa yang terjadi di Ukraina dan mencoba untuk mengambil pelajaran,” kata Sekretaris Angkatan Darat, Christine Wormuth kepada AP.

“Pengalaman Rusia-Ukraina adalah ilustrasi yang sangat kuat bagi Angkatan Darat kami tentang betapa pentingnya domain informasi nantinya.”

Selama konflik, Moskow dan Kiev telah berulang kali menuduh satu sama lain menyebarkan disinformasi. Sementara itu, intelijen AS telah mengakui bahwa informasinya sendiri tentang situasi tersebut tidak “kuat”.

Sebuah laporan oleh NBC News awal bulan ini mengutip pejabat AS yang mengatakan bahwa Washington memublikasikan beberapa data yang belum diverifikasi sebagai bagian dari “perang informasi” melawan Rusia.

AS dan sekutu mereka di bawah NATO semakin banyak memasok senjata dan peralatan ke Ukraina sejak Rusia menyerang negara tetangga itu pada akhir Februari.

Pada Rabu kemarin, Presiden Joe Biden mengumumkan tambahan $800 juta untuk bantuan militer ke Kiev.

Uang itu akan digunakan untuk membeli howitzer 155mm, pengangkut personel lapis baja, radar dan drone kamikaze, di antara barang-barang lainnya.

“Rakyat Amerika akan terus berdiri bersama orang-orang Ukraina yang berani dalam perjuangan mereka untuk kebebasan,” kata Biden dalam sebuah pernyataannya.

Jubir Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan bulan ini bahwa “membanjiri” Ukraina dengan senjata Barat akan memiliki “dampak negatif” pada pembicaraan damai.

Rusia melancarkan serangan besar-besaran menyusul kegagalan Ukraina untuk mengimplementasikan ketentuan perjanjian Minsk, yang pertama kali ditandatangani pada 2014, dan akhirnya Moskow mengakui Republik Donbass, Donetsk dan Luhansk. Protokol yang diperantarai Jerman dan Prancis dirancang untuk memberikan status khusus kepada daerah-daerah yang memisahkan diri di dalam negara Ukraina.

TagsAmerika SerikatAssociated PressBerita Dunia Hari IniChinaLatihan PerangRusia

Related articles More from author

  • Puluhan Tahanan Tewas dalam Bentrokan di Penjara Ekuador
    Internasional

    Puluhan Tahanan Tewas dalam Bentrokan di Penjara Ekuador

    15 November 2021
    By William Putra Wijaya
  • Pasukan Garda Nasional AS Keracunan Daging Mentah Saat Jaga Gedung Capitol dari Ancaman Teroris Lokal
    Internasional

    Pasukan Garda Nasional AS Keracunan Daging Mentah Saat Jaga Gedung Capitol dari Ancaman Teroris Lokal

    8 Maret 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Prabowo Sudah Dua Kali Sambangi Rusia Selama 2020 ini, Ada Apa?
    Nasional

    Prabowo Sudah Dua Kali Sambangi Rusia Selama 2020 ini, Ada Apa?

    25 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Warga AS Bingung, Gedung Putih Beda Suara dengan Otoritas Pencegahan Penyakit Soal Vaksin
    Internasional

    Warga AS Bingung, Gedung Putih Beda Suara dengan Otoritas Pencegahan Penyakit Soal Vaksin

    25 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Turki Perintahkan Penangkapan Puluhan Orang, Termasuk Wali Kota dari Oposisi
    Internasional

    Turki Perintahkan Penangkapan Puluhan Orang, Termasuk Wali Kota dari Oposisi

    28 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Jelang Pelantikan Biden, AS Siaga Satu di Seluruh Negara Bagian
    Internasional

    Jelang Pelantikan Biden, AS Siaga Satu di Seluruh Negara Bagian

    18 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Tak Punya Sepatu, Bocah Ini Lomba Lari Degan Cara Kakinya Diperban, Hasilnya Sabet 3 Medali
    Viral

    Ikut Lomba Lari Tak Punya Sepatu, Bocah yang Perban Kakinya ini Malah Sabet 3 Medali Emas

  • Survei Indikator: Ridwan Kamil Unggul Sementara dari Anies dan Ganjar
    Nasional

    Survei Indikator: Ridwan Kamil Unggul Sementara dari Anies dan Ganjar

  • Positif Covid, Trump dan Istrinya Dikarantina
    Internasional

    Positif Covid, Trump dan Istrinya Dikarantina

  • Soal Isu Munaslub, Nusron Wahid: Ada yang Ingin Tunggangi Golkar untuk Pilpres 2024
    Nasional

    Soal Isu Munaslub, Nusron Wahid: Ada yang Ingin Tunggangi Golkar untuk Pilpres 2024

  • Agar Tak Terus Rugikan Rakyat, Kominfo Dorong Percepatan Penerapan Siaran Televisi Berbasis Digital
    Nasional

    Agar Tak Terus Rugikan Rakyat, Kominfo Dorong Percepatan Penerapan Siaran Televisi Berbasis Digital

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.