TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Ribuan Orang di Belarusia Hadiri Pemakaman Demonstran yang Tewas

Ribuan Orang di Belarusia Hadiri Pemakaman Demonstran yang Tewas

By William Putra Wijaya
16 Agustus 2020
518
0
Ribuan Orang di Belarusia Hadiri Pemakaman Demonstran yang Tewas

TIKTAK.ID – Ribuan orang berkumpul untuk menghadiri pemakaman seorang pria yang meninggal saat berdemonstrasi terkait sengketa pemilihan presiden baru-baru ini di Belarus, tulis BBC.

Para pendukung kelompok oposisi membanjiri Ibu Kota, Minsk, pada Sabtu (15/8/20). Mereka meletakkan karangan bunga sebagai tanda ikut berduka cita, mengibarkan spanduk dan meneriakkan agar presiden lama mengundurkan diri.

Alexander Taraikovsky meninggal pada Senin kemarin ketika ikut berunjuk rasa. Para pejabat mengatakan Taraikovsky meninggal karena alat peledak di tangannya meledak selama mengikuti aksi. Namun, para pndukung oposisi membantah pernyataan para pejabat itu.

Rekannya, Elena German mengatakan kepada kantor berita Associated Press bahwa dia yakin pria berusia 34 tahun itu ditembak oleh polisi. Pada Jumat kemarin dia mengunjungi kamar jenazah tempat jasad Taraikovsky diinapkan.

“Ada jahitan di area dada -lubangnya dijahit, tapi ada yang hitam lebam; kecil tapi kami perhatikan. Tangan dan kakinya masih utuh, bahkan tidak ada yang memar,” katanya.

Protes besar-besaran meletus setelah Presiden Alexander Lukashenko mengklaim kemenangan telak dalam pemungutan suara 9 Agustus lalu. Namun hasil pemilihan itu telah mendapat kecaman luas karena tercium aroma kecurangan.

Komisi Pemilihan Umum Pusat mengatakan Lukashenko, yang berkuasa sejak 1994, memenangkan 80,1 persen suara dan kandidat oposisi utama Svetlana Tikhanovskaya hanya 10,12 persen suara.

Namun, Tikhanovskaya bersikukuh bahwa jika suara dihitung dengan benar, maka dia memenangkan dukungan mulai dari 60% hingga 70%.

Pada Jumat kemarin, Menteri Luar Negeri Uni Eropa setuju untuk menyiapkan sanksi baru terhadap pejabat Belarusia yang bertanggung jawab atas “pemalsuan” pemungutan suara. Amerika juga mengutuk pemilu yang disebutnya “tidak bebas dan adil” itu.

Dan pada Sabtu ini, tiga negara bagian Baltik menyerukan agar dilakukan pemungutan suara ulang.

Awal pekan ini, polisi dengan pentungan memukuli siapa saja yang berani turun ke jalan pada malam hari. Namun setelah aksi mogok meluas di beberapa pabrik terbesar Belarus, orang-orang menjadi berani untuk keluar dalam jumlah yang lebih besar di siang hari.

Sekitar 6.700 orang ditangkap setelah pemilihan, dan banyak yang mengatakan tentang penyiksaan ketika mereka berada di dalam tahanan.

Amnesty International mengatakan laporan dari tahanan yang dibebaskan menunjukkan “penyiksaan yang meluas”.

TagsBelarusiaBerita Dunia Hari InidemonstranMinskPemakaman

Related articles More from author

  • Tragis, Menteri Kesehatan Bolivia Malah Positif Corona
    Internasional

    Tragis, Menteri Kesehatan Bolivia Malah Positif Corona

    9 Juli 2020
    By William Putra Wijaya
  • Pasukan Elite AS dan Inggris Dilaporkan Siap Evakuasi Presiden Ukraina
    Internasional

    Pasukan Elite AS dan Inggris Dilaporkan Siap Evakuasi Presiden Ukraina

    8 Maret 2022
    By William Putra Wijaya
  • Bom Meledak, 30 Jemaah Tewas Saat Salat Jumat di Pakistan
    Internasional

    Bom Meledak, 30 Jemaah Tewas Saat Salat Jumat di Pakistan

    8 Maret 2022
    By William Putra Wijaya
  • Diterjang Krisis Ekonomi, Inggris Sarankan Anak-anak Makan Junk Food
    Internasional

    Diterjang Krisis Ekonomi, Inggris Sarankan Anak-anak Makan Junk Food

    28 Juli 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Trump Sindir Biden: Jangan Tidur Saat Bertemu Putin
    Internasional

    Trump Sindir Biden: Jangan Tidur Saat Bertemu Putin

    12 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • Selandia Baru Jadi Negara Paling Unggul Lawan Pandemi Covid-19
    Internasional

    Selandia Baru Jadi Negara Paling Unggul Lawan Pandemi Covid-19

    30 Januari 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Park Shin Hye dan Park Hyung Sik Reuni di Drama ‘Doctor Slump’
    Selebriti

    Park Shin Hye dan Park Hyung Sik Reuni di Drama ‘Doctor Slump’

  • Lenovo Bakal Rilis Smartphone Gaming dengan Pengisian Daya 90W
    Teknologi

    Lenovo Bakal Rilis Smartphone Gaming dengan Pengisian Daya 90W

  • Simak Perjalanan Greysia/Apriyani Lolos Final Olimpiade Tokyo 2020
    Olahraga

    Simak Perjalanan Greysia/Apriyani Lolos Final Olimpiade Tokyo 2020

  • Mantan Jenderal Kopassus ini Siap Bantu Said Didu Hadapi Luhut
    Nasional

    Mantan Jenderal Kopassus ini Siap Bantu Said Didu Hadapi Luhut

  • Tanggapi Kasus Sukmawati, Fahri Hamzah: Itulah Beda Bapak Negarawan Besar dan Anak dalam Kebingungan Besar
    Nasional

    Tanggapi Kasus Sukmawati, Fahri Hamzah: Itulah Beda Bapak Negarawan Besar dan Anak dalam Kebingungan Besar

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.