TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Mata-mata dan Tentara Afghanistan yang Pernah Dilatih AS Dilaporkan Bergabung dengan ISIS-K

Mata-mata dan Tentara Afghanistan yang Pernah Dilatih AS Dilaporkan Bergabung dengan ISIS-K

By William Putra Wijaya
2 November 2021
602
0
Mata-mata dan Tentara Afghanistan yang Pernah Dilatih AS Dilaporkan Bergabung dengan ISIS-K

TIKTAK.ID – Mantan tentara dan mata-mata Afghanistan yang pernah dilatih AS berbondong-bondong bergabung ke satu-satunya kelompok yang saat ini menentang kekuasaan Taliban, yaitu kelompok ISIS, tulis Wall Street Journal.

AS menghabiskan 88 miliar dolar untuk mempersenjatai dan melatih militer Afghanistan, yang dalam hitungan cepat hancur dan takluk kepada Taliban, pada Agustus lalu, pascatentara AS hengkang dari Afghanistan, seperti yang dilansir RT, Senin (1/11/21).

Cabang ISIS di Afghanistan, ISIS-K, dengan penuh semangat menyerap rekrutan yang dilatih AS ini. Menurut mantan pejabat keamanan dan anggota Taliban yang berbicara dengan Wall Street Journal, beberapa mantan pasukan Pemerintah telah bergabung untuk mendapatkan gaji, dan yang lainnya karena kurangnya alternatif yang lebih baik untuk Pemerintahan Taliban.

“Jika ada perlawanan, mereka akan bergabung dengan perlawanan,” kata mantan Kepala Intelijen, Rahmatullah Nabil kepada surat kabar itu, menambahkan bahwa “untuk saat ini, ISIS adalah satu-satunya kelompok bersenjata lainnya” [selain Taliban].

Meskipun ISIS-K dan Taliban sama-sama kelompok fundamentalis Islam, mereka memiliki ideologi yang berbeda. Taliban adalah organisasi nasionalis yang didominasi Punjabi tanpa tujuan di luar perbatasan Afghanistan, dan memiliki toleransi terhadap sekte Muslim lainnya di negara itu.

Sementara, ISIS-K, sebaliknya, memandang Syiah dan sekte Muslim lainnya sebagai murtad dan bertujuan untuk mendirikan kekhalifahan Islam di seluruh dunia, seperti yang coba dilakukan ISIS beberapa tahun lalu, tapi gagal, di Irak dan Suriah.

Awalnya Taliban menekan ISIS-K yang bangkit kembali di tengah kekacauan penarikan AS dari Afghanistan, melakukan bom bunuh diri di luar Bandara Kabul pada Agustus yang menewaskan sekitar 200 warga Afghanistan dan 13 tentara AS. Bagi militer AS, itu adalah hari paling mematikan di Afghanistan sejak 2011.

Tidak jelas “keahlian dalam pengumpulan intelijen dan teknik perang” apa yang akan dibawa oleh para rekrutan baru ini ke ISIS-K, mengingat bahwa militer Afghanistan yang diduga berkekuatan 300.000 orang, anggotanya sering melarikan diri atau menyerah tanpa melepaskan tembakan kepada Taliban.

Namun, fakta bahwa para tentara yang didanai AS ini bergabung ke kelompok teror garis keras dalam beberapa bulan setelah AS meninggalkan Afghanistan, menggambarkan masalah yang tampaknya belum dipelajari oleh para pembuat keputusan di Washington dalam pengalaman mereka selama empat dekade.

Sama seperti Mujahidin Afghanistan yang didanai AS pada akhirnya akan berubah menjadi Taliban pada akhir 1980-an dan 1990-an, dan militer Afghanistan akan meningkatkan kekuatan barisan ISIS-K. Sama seperti tentara Irak yang tidak puas dibiarkan tanpa pekerjaan setelah invasi AS pada 2003 berakhir, selanjutnya bergabung dengan ISIS beberapa tahun kemudian.

Badan Keamanan AS telah membunyikan alarm tentang kebangkitan ISIS-K, dengan Wakil Menteri Pertahanan AS, Colin Kahl mengatakan kepada Senat pekan lalu bahwa kelompok itu dapat menyerang Barat dari Afghanistan dalam waktu enam bulan ke depan.

Namun, Taliban, setidaknya secara publik, mengatakan tidak gentar. “Kami tidak menghadapi ancaman dan kami tidak khawatir tentang mereka,” kata seorang Komandan senior Taliban, Mawlawi Zubair kepada Wall Street Journal.

“Tidak perlu, bahkan tidak sedikit pun, bagi kami untuk mencari bantuan dari siapa pun [termasuk AS] untuk melawan ISIS,” tegas Zubair.

TagsAfghanistanAmerika SerikatBerita Dunia Hari IniBerita timur tengahISIS-KKelompok TerorisMata-mata

Related articles More from author

  • Washington Ancam Sanksi Negara yang Berkawan dengan Suriah
    Internasional

    Washington Ancam Sanksi Negara yang Berkawan dengan Suriah

    26 Juni 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Turki Perintahkan Penangkapan Puluhan Orang, Termasuk Wali Kota dari Oposisi
    Internasional

    Turki Perintahkan Penangkapan Puluhan Orang, Termasuk Wali Kota dari Oposisi

    28 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Ungkap Rencana Normalisasi, Bos Mossad: Setelah UEA, Target Berikutnya Oman dan Bahrain
    Internasional

    Ungkap Rencana Normalisasi, Bos Mossad: Setelah UEA, Target Berikutnya Oman dan Bahrain

    17 Agustus 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Rusia Tewaskan 180 Tentara Bayaran di Ukraina
    Internasional

    Rusia Tewaskan 180 Tentara Bayaran di Ukraina

    15 Maret 2022
    By William Putra Wijaya
  • Moskow Siap Balas Langkah Prancis Usir Puluhan Diplomat Rusia
    Internasional

    Moskow Siap Balas Langkah Prancis Usir Puluhan Diplomat Rusia

    6 April 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Enaknya Makan di Café India, Cukup Bayar Pakai Sampah Plastik Saja
    Berita UnikInternasional

    Enaknya Makan di Café India, Cukup Bayar Pakai Sampah Plastik Saja

    11 Maret 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • KAMI Buka Posko Bantuan Advokasi Pendemo Omnibus Law Korban Kekerasan Polisi
    Nasional

    KAMI Buka Posko Bantuan Advokasi Pendemo Omnibus Law Korban Kekerasan Polisi

  • Reaksi Gibran Menang Telak Pilkada Solo Versi Hitung Cepat
    Nasional

    Gibran Ngaku Kecolongan Usai Muncul Klaster Corona di Kampung Jokowi

  • Respons Anies Saat Dituding Curi Start Kampanye Pilpres 2024
    Nasional

    Respons Anies Saat Dituding Curi Start Kampanye Pilpres 2024

  • Cerita Ahok Kala Jadi Gubernur: Dicap Tak Manusiawi Lantaran Tertibkan Bangunan Liar untuk Normalisasi
    Nasional

    Cerita Ahok Kala Jadi Gubernur: Dicap Tak Manusiawi Lantaran Tertibkan Bangunan Liar untuk Normalisasi

  • Begini 7 Fakta Jeon Jong Seo, Sosok Tokyo di 'Money Heist' Versi Korea
    Selebriti

    Begini 7 Fakta Jeon Jong Seo, Sosok Tokyo di ‘Money Heist’ Versi Korea

Artikel Terbaru

  • Desember, Rico Waas Targetkan Puskesmas Glugur Darat Rampung Dibangun 25 September 2026
  • Polantas KARIB, Kapolri Dorong Teknologi Jadi Jembatan Pelayanan yang Lebih Dekat dengan Masyarakat 25 September 2026
  • Cara Membuat Kata Sandi yang Kuat dan Mudah Diingat 25 September 2026
  • Riwayat Sekolah Gibran Diungkap Jokowi: UTS Australia-MDIS Singapura 25 September 2026
  • Manfaat Tidur Siang Singkat untuk Kesehatan Tubuh dan Otak 25 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (54)
  • Keuangan (8)
  • Kuliner (1,057)
  • Nasional (7,933)
  • Olahraga (1,132)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,211)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.