TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Rombongan Gus Yahya PBNU Bahas Izin Tambang dengan Jokowi di Istana

Rombongan Gus Yahya PBNU Bahas Izin Tambang dengan Jokowi di Istana

By Joni Sitohang
22 Agustus 2024
166
0
Rombongan Gus Yahya PBNU Bahas Izin Tambang dengan Jokowi di Istana

TIKTAK.ID – Sejumlah petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) diketahui mendatangi Istana Kepresidenan Jakarta, pada Kamis (22/8/24), untuk membahas sejumlah persoalan, termasuk mengenai konsesi izin tambang.

Tampak Ketua Umum PBNU Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya, Rais ‘Aam PBNU Miftachul Akhyar, hingga Sekjen PBNU Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.

Gus Yahya mengakui kalau kedatangan mereka kali ini untuk membahas izin tambang sampai investasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) Kalimantan Timur.

Baca juga : Anies Tanggapi Gelagat PKB dan PKS Beralih Dukungan

“Kita mau bicara mengenai konsesi tambang dan investasi di IKN nanti,” ujar Gus Yahya di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (22/8/24), seperti dilansir CNN Indonesia.

Menurut Gus Yahya, PBNU mengajukan untuk bertemu dengan Presiden guna menindaklanjuti khususnya rencana investasi PBNU di IKN.

“Rencana kami untuk berinvestasi lah, meski kecil di IKN nanti. Sebab, kami butuh untuk membangun kantor di sana, membangun fasilitas pendidikan, dan keagamaan di sana,” tutur Gus Yahya.

Seperti diketahui, PBNU merupakan ormas keagamaan pertama yang menerima tawaran Pemerintah terkait konsesi tambang. Mereka sudah mengumumkan bersedia menerima izin tambang sejak 6 Juni 2024 lalu.

Baca juga : Istana Garuda IKN Disebut Mirip Istana Kelelawar, Kok Bisa?

Kemudian Gus Yahya menyebut PBNU membutuhkan pemasukan untuk mengelola berbagai kegiatan. Ia mengeklaim PBNU selama ini mayoritas programnya dikelola oleh komunitas nahdliyin, warga NU.

Gus Yahya menjelaskan bahwa sumber daya keuangan PBNU mulai tidak kuat menopang program-program tersebut, misalnya dalam mengelola 30 ribu pesantren. Dia mengatakan beberapa pesantren punya santri hingga puluhan ribu.

Mengutip detikcom, Gus Yahya tidak mengungkapkan kapan pastinya IUP akan terbit. Tapi dia berharap izin segera keluar dan dapat bekerja pada Januari mendatang.

“Segera, karena IUP sudah kelar mudah-mudahan Januari sudah dapat bekerja,” kata Gus Yahya.

Baca juga : Sebut Ada Upaya Gagalkan Anies Maju Pilgub Jakarta, Hasto: Demokrasi Kita Tidak Sehat

Sementara itu, Bahlil Lahadalia -yang saat itu masih menjabat sebagai Menteri Investasi—menyatakan bahwa Pemerintah sudah memutuskan lokasi tambang PBNU. PBNU akan mengelola tambang bekas PT Kaltim Prima Coal milik grup usaha Bakrie di Kalimantan Timur dari Pemerintah.

Sekadar informasi, pertemuan rombongan petinggi PBNU tersebut terjadi ketika lautan massa membanjiri kawasan Medan Merdeka Barat, tidak jauh dari Istana. Massa berunjuk rasa sebagai bentuk protes terhadap rencana pengesahan RUU Pilkada.

TagsGus IpulIbu Kota NegaraIbu Kota NusantaraIKNJokowiMiftachul AkhyarPBNUSaifullah YusufYahya Staquf

Related articles More from author

  • Pengamat Ungkap Cara Jokowi Berhasil Bikin RI Tak Masuk 20 Negara Berpotensi Resesi
    Nasional

    Pengamat Ungkap Cara Jokowi Berhasil Bikin RI Tak Masuk 20 Negara Berpotensi Resesi

    30 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Rilis 13 Item Baru di Proyek Strategis Nasional, Apa Saja?
    Nasional

    Jokowi Rilis 13 Item Baru di Proyek Strategis Nasional, Apa Saja?

    12 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Nama Jokowi Dijadikan Nama Jalan di Uni Emirat Arab, Bagaimana Ceritanya?
    Nasional

    Nama Jokowi Dijadikan Nama Jalan di Uni Emirat Arab, Bagaimana Ceritanya?

    22 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Pakar: Pengganti Anies Baswedan Diusulkan Tito, Dipilih Jokowi
    Nasional

    Pakar: Pengganti Anies Baswedan Diusulkan Tito, Dipilih Jokowi

    28 September 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Ungkap RI Bisa Raup Rp 300 T Jika Berhasil Setop Ekspor Nikel
    Nasional

    Jokowi Ungkap RI Bisa Raup Rp 300 T Jika Berhasil Setop Ekspor Nikel

    21 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Nasional

    Warga Natuna Protes Keras Tolak WNI dari Wuhan, Begini Tanggapan Jokowi

    4 Februari 2020
    By Rusli Qomar

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Tak Terima Prabowo Diremehkan, Gerindra Jateng Tantang Ganjarist Diskusi Jebloknya Prestasi Ganjar
    Nasional

    Tak Terima Prabowo Diremehkan, Gerindra Jateng Tantang Ganjarist Diskusi Jebloknya Prestasi Ganjar

  • Deklarasikan Pemerintahan Baru, Taliban Janji Terapkan Hukum Syariah Islam
    Internasional

    Deklarasikan Pemerintahan Baru, Taliban Janji Terapkan Hukum Syariah Islam

  • TIKTAK.ID - KPU Tunda Gelar Pilkada Serentak 2020, Kenapa?
    Nasional

    KPU Tunda Gelar Pilkada Serentak 2020, Kenapa?

  • Aktivis KWJ: Kenapa Politisi PDIP yang Ngaku Bisa Rasakan Kekuatan Ilahi dan Doakan Anies Segera Binasa ini Dibiarkan Polisi?
    Nasional

    Aktivis KWJ: Kenapa Politisi PDIP yang Ngaku Bisa Rasakan Kekuatan Ilahi dan Doakan Anies Segera Binasa ini Dibiarkan Polisi?

  • Ngabalin Sial, Ngaku Kena Covid-19 Malah Tuai Komen Negatif dari Warganet
    Nasional

    Ngabalin Sial, Ngaku Kena Covid-19 Malah Tuai Komen Negatif dari Warganet

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.