TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Istana Garuda IKN Disebut Mirip Istana Kelelawar, Kok Bisa?

Istana Garuda IKN Disebut Mirip Istana Kelelawar, Kok Bisa?

By Joni Sitohang
11 Agustus 2024
696
0
Istana Garuda IKN Disebut Mirip Istana Kelelawar, Kok Bisa?

TIKTAK.ID – Belakangan ini Istana Garuda Ibu Kota Nusantara (IKN) di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, kembali menjadi perbincangan di media sosial. Warganet menilai sayap Istana Garuda, yang tampak berwarna cokelat gelap kehitaman, menyerupai kelelawar ketimbang Burung Garuda.

Sebelumnya, rancangan karya pematung asal Bali, Nyoman Nuarta, itu sempat dikritik dan ditolak oleh sejumlah asosiasi profesional sejak dalam bentuk rancangan. Kritik tersebut di antaranya berasal dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI), Green Building Council Indonesia (GBCI), Ikatan Ahli Rancang Kota Indonesia (IARKI), Ikatan Arsitek Landskap Indonesia (IALI), sampai Ikatan Ahli Perancangan Wilayah dan Kota (IAP).

Ketua IAI, I Ketut Rana Wiarcha mengatakan bangunan Istana Negara yang berbentuk Burung Garuda tidak mencirikan kemajuan peradaban bangsa Indonesia di era digital. Dia menjelaskan bahwa gedung Istana Negara mestinya merefleksikan kemajuan peradaban, baik budaya, ekonomi, maupun komitmen pada tujuan pembangunan berkelanjutan Indonesia dalam partisipasinya di dunia global.

Baca juga : Sebut Ada Upaya Gagalkan Anies Maju Pilgub Jakarta, Hasto: Demokrasi Kita Tidak Sehat

“Sangat tidak mencerminkan kemajuan peradaban bangsa, khususnya di era digital, serta era bangunan emisi rendah dan pascaCovid-19,” ujar Rana dalam pernyataan sikap, pada Kamis (1/4/21) silam, seperti dilansir Tempo.co.

Meski begitu, rancangan Istana Negara tersebut sudah disetujui Presiden Joko Widodo atau Jokowi pada 2 April 2021. Merespons polemik itu, Nyoman Nuarta turut buka suara dalam diskusi daring “Menuju Ibu Kota Negara Baru” pada Rabu (23/2/22). Dia pun memaparkan alasannya memilih bentuk Burung Garuda.

“Indonesia punya lebih dari 1.000 suku bangsa, sehingga tidak mungkin diserap di satu bentuk bangunan. Oleh sebab itu, saya memilih Garuda,” jelas Nyoman.

Baca juga : Istana Undang SBY dan Megawati Hadiri HUT RI di IKN

Adapun partisipasi Nyoman dalam hal ini membuat desain dasar, ada sebanyak 12 bangunan. Sementara konsep bangunan istana buatannya harus merepresentasikan budaya Indonesia yang beraneka ragam. Untuk itu, dia menyebut simbol garuda dan 12 bangunan lainnya tidak identik pada salah satu budaya saja.

“Di dalam sayap (Garuda) itu ada hutannya. Jadi kalau Bapak Presiden ingin rapat di bawah pohon namun tidak kehujanan, maka di situ tempatnya,” ucap Nyoman Nuarta.

Nyoman Nuarta menganggap lokasi IKN dengan kontur yang ekstrem menjadi tantangan. Ia lantas mengeklaim sudah melibatkan 70 ahli, seperti arsitek, ahli jalan, jembatan, green desain, interior, dan lanskap untuk memenuhi syarat gedung yang modern. Dia pun menjamin Istana Negara ini tetap menghindari efek rumah kaca dan radiasi.

TagsIbu Kota NegaraIbu Kota NusantaraIKNIstana Garuda

Related articles More from author

  • Jokowi Siap Bangun Superhub Ekonomi di IKN
    Nasional

    Jokowi Siap Bangun Superhub Ekonomi di IKN

    7 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Deretan Jabatan Luhut Bertambah Usai Dapat Tugas Baru dari Jokowi, Kali ini Apa Lagi?
    Nasional

    Deretan Jabatan Luhut Bertambah Usai Dapat Tugas Baru dari Jokowi, Kali ini Apa Lagi?

    10 Juli 2023
    By Joni Sitohang
  • KSP Bocorkan Sosok yang Bakal Memimpin IKN 'Nusantara', Tak Ada Nama Ahok?
    Nasional

    KSP Bocorkan Sosok yang Bakal Memimpin IKN ‘Nusantara’, Tak Ada Nama Ahok?

    24 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • Rombongan Gus Yahya PBNU Bahas Izin Tambang dengan Jokowi di Istana
    Nasional

    Rombongan Gus Yahya PBNU Bahas Izin Tambang dengan Jokowi di Istana

    22 Agustus 2024
    By Joni Sitohang
  • Profil Dayang Donna Faroek, ‘Saingan’ Ahok Jadi Kepala Otorita IKN
    Nasional

    Profil Dayang Donna Faroek, ‘Saingan’ Ahok Jadi Kepala Otorita IKN

    5 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Disebut Sudah Siapkan Nama Ibu Kota Negara yang Baru
    Nasional

    Terkait Nama IKN ‘Nusantara’ Pilihan Jokowi, Begini Penjelasan Sejarawan UGM

    22 Januari 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Demokrat Heran, Usai Jokowi ke Pacitan Netizen Ramai Bahas Dana Museum SBY
    Nasional

    Demokrat Heran, Usai Jokowi ke Pacitan Netizen Ramai Bahas Dana Museum SBY

  • Diterjang Krisis Ekonomi, Inggris Sarankan Anak-anak Makan Junk Food
    Internasional

    Diterjang Krisis Ekonomi, Inggris Sarankan Anak-anak Makan Junk Food

  • Usai Tanam Padi Sambil Hujan-hujanan, Puan Panen Sindiran
    Nasional

    Usai Tanam Padi Sambil Hujan-hujanan, Puan Panen Sindiran

  • Pidato Ulang Tahun Xiaomi, CEO Sebut Nama Karyawati Pabrik di Batam
    Teknologi

    Pidato Ulang Tahun Xiaomi, CEO Sebut Nama Karyawati Pabrik di Batam

  • TIKTAK.ID - Militer AS Tuduh Rusia Tembak Drone AS di Libya
    Internasional

    Militer AS Tuduh Rusia Tembak Drone AS di Libya

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.