
TIKTAK.ID – Rocky Gerung meramal periode kedua pemerintahan Jokowi tidak akan berlangsung hingga 2024. Hal itu disampaikannya melalui unggahan video di kanal YouTube Rocky Gerung Official, pada Senin (20/1/20).
Pernyataan itu diawali dari pembicaraan mengenai kasus suap yang melibatkan Komisioner KPU, Wahyu Setiawan. Kemudian ia juga turut menyinggung soal gagalnya penggeledahan KPK di Kantor DPP PDIP.
“Dulu ada dua institusi yang kita percaya, KPK dan KPU. Sekarang dua-duanya keropos,” ujar Rocky.
Rocky mengatakan, kini tak ada hal yang perlu dipercaya dari institusi negara. Menurutnya, keadaan ini akan berlangsung dalam semester ini, mungkin Maret atau April.
“Terlihat ada kegelisahan pada negara untuk memastikan berlanjut atau tidak pemerintahan ini,” ucapnya.
Rocky bahkan secara terang-terangan menyebut adanya kemunduran politik di periode kepemimpinan Jokowi ini.
“Banyak orang yang menganggap bahwa ini ada proses declining, proses yang makin lama ada pembusukan politik. Sekali pembusukan itu terjadi sebaiknya jangan ditahan, biarkan saja, karena pembusukan itu mesti terjadi,” kata Rocky.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










