TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Nyatakan Mosi Tidak Percaya ke Rektor, BEM UGM Ungkit Nama Jokowi

Nyatakan Mosi Tidak Percaya ke Rektor, BEM UGM Ungkit Nama Jokowi

By Joni Sitohang
3 Juni 2025
332
0
Nyatakan Mosi Tidak Percaya ke Rektor, BEM UGM Ungkit Nama Jokowi

TIKTAK.ID – Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM KM UGM) diketahui telah menyatakan mosi tidak percaya kepada Rektornya sendiri, Ova Emilia. Sikap ini diambil lantaran para mahasiswa malu melihat “Kampus Kerakyatan” hanyalah slogan.

Menurut Ketua BEM KM UGM, Tiyo Ardiyanto, para mahasiswa hanya ingin mengembalikan marwah UGM sebagai Kampus Kerakyatan. Dia menegaskan, kerakyatan harus berpihak semata-mata demi kepentingan rakyat dan bukan kepentingan penguasa.

“Mosi tidak percaya ke Rektor ini kami layangkan akibat kekecewaan kami yang mendalam, betapa Kampus Kerakyatan ternyata hanya slogan. Mengingat 27 Mei adalah hari saat Rektor dilantik sejak 2022, mosi tidak percaya ini sekaligus hadiah peringatan 3 tahun Rektor menjabat,” ungkap Tiyo, seperti dilansir Kompas.com, pada Sabtu (24/5/25) malam.

Baca juga : Golkar Tanggapi Isu Jokowi Jadi Caketum PSI

Tiyo lantas menuding UGM sudah berperan membesarkan kekuasaan mantan presiden Indonesia, Joko Widodo (Jokowi). Dia menyebut Jokowi telah membentuk rezim Pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

“UGM seharusnya ikut bertanggung jawab dengan menegaskan keberpihakannya,” tutur Tiyo.

Tiyo pun menilai UGM tidak tegas dalam menyikapi dinamika politik nasional saat ini. Oleh sebab itu, BEM KM UGM menuntut kampus menyatakan mosi tidak percaya kepada Pemerintah.

“Kami tak akan mencabut mosi ini hingga Rektor menyatakan Mosi Tidak Percaya sebagai bukti keberpihakannya kepada rakyat atau sesuatu yang setara dengannya,” ujar Tiyo.

Baca juga : Pramono-Rano Tak Hadiri Pembekalan Kepala Daerah PDIP, Ganjar Sampaikan Alasannya

Tiyo menganggap Rektor UGM perlu mengevaluasi total kepemimpinannya, apakah sudah sejalan dengan nilai-nilai Universitas Gadjah Mada, khususnya bagaimana UGM memosisikan diri di tengah realitas politik yang begitu problematik.

“Keberpihakan UGM kepada rakyat itu harga yang tak dapat ditawar dan tidak bisa dikaburkan dengan dalih bahwa UGM sering menggelar diskusi kritis tentang Pemerintah sebagaimana yang diucapkan pada forum terbuka,” tutur Tiyo.

Merespons tuntutan tersebut, Sekretaris Universitas Gadjah Mada, Andi Sandi, berpendapat mosi tidak percaya bukanlah sikap yang tepat bagi institusi pendidikan tinggi seperti UGM. Ia mengeklaim kampus tetap menjaga netralitas dan mengedepankan pendekatan akademik dalam menyampaikan kritik.

Baca juga : Klaim Selamatkan Ratusan Triliun Uang Rakyat, Prabowo: Tiap Hari Kita Bongkar Korupsi

“Kami kalau dikatakan mosi tidak percaya, itu saya kira pernyataan yang agak kurang tepat bagi sebuah institusi pendidikan. Walaupun dari langkah-langkah itu bisa disimpulkan bahwa sebenarnya kami tetap kritis, tak pernah berhenti memberikan kritik,” terang Andi Sandi setelah dialog.

TagsBEM UGMJoko WidodoJokowiRektor UGMUGMUniversitas Gadjah Mada

Related articles More from author

  • Puan Sebut Ada Pihak Berniat Adu Domba Megawati dan Jokowi, Singgung Siapa?
    Nasional

    Puan Sebut Ada Pihak Berniat Adu Domba Megawati dan Jokowi, Singgung Siapa?

    28 Agustus 2023
    By Joni Sitohang
  • Mahfud MD Respons Permintaan Pemakzulan Jokowi
    Nasional

    Mahfud MD Respons Permintaan Pemakzulan Jokowi

    17 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • Soal Isu Reshuffle Kabinet, Sandiaga: Kita Pembantu Presiden Siap Di-reshuffle Kapan pun
    Nasional

    Soal Isu Reshuffle Kabinet, Sandiaga: Kita Pembantu Presiden Siap Di-reshuffle Kapan pun

    22 Juni 2024
    By Joni Sitohang
  • Lewat Perpres ini Jokowi Jadikan Sri Mulyani Makin 'Sakti'
    Nasional

    Lewat Perpres ini Jokowi Jadikan Sri Mulyani Makin ‘Sakti’

    7 April 2020
    By Johan Arif
  • Zulfan Dicopot dari Ketua DPP NasDem Gara-gara Sebut ‘Anies Antitesis Jokowi’
    Nasional

    Zulfan Dicopot dari Ketua DPP NasDem Gara-gara Sebut ‘Anies Antitesis Jokowi’

    14 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Soal Kode-kode dan Sebut Nama Jelang 2024, Pengamat: Jokowi Ingin Duetkan Prabowo-Ganjar
    Nasional

    Soal Kode-kode dan Sebut Nama Jelang 2024, Pengamat: Jokowi Ingin Duetkan Prabowo-Ganjar

    1 Desember 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ini Alasan Gen Z Berpaling ke Ponsel Nokia Jadul
    Teknologi

    Ini Alasan Gen Z Berpaling ke Ponsel Nokia Jadul

  • Refly Harun Bantah Soal Gugatan Ambang Batas Capres untuk Dukung Gatot Nurmantyo
    Nasional

    Refly Harun Bantah Soal Gugatan Ambang Batas Capres untuk Dukung Gatot Nurmantyo

  • Musim ini PS Sleman Jor-joran Datangkan Pemain Bintang
    Olahraga

    Musim ini PS Sleman Jor-joran Datangkan Pemain Bintang

  • Gaji Ahok Apabila Jadi Bos Pertamina
    Nasional

    Fakta Seputar Isu Pertamina Rugi 11 Triliun Gara-gara Ahok Jabat Komut

  • Minta Divonis Bebas, Koruptor Edhy Prabowo: Saya Punya Istri Salihah dan 3 Orang Anak
    Nasional

    Minta Divonis Bebas, Koruptor Edhy Prabowo: Saya Punya Istri Salihah dan 3 Orang Anak

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.