TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›(Cek Hoaks atau Fakta) Jokowi Perintahkan Tembak di Tempat Dua Intelijen Malaysia

(Cek Hoaks atau Fakta) Jokowi Perintahkan Tembak di Tempat Dua Intelijen Malaysia

By Joni Sitohang
28 Juli 2022
547
0
Misi Jokowi Evakuasi Ahsan/Hendra dkk Berhasil, Ini Selanjutnya

TIKTAK.ID – TNI Angkatan Laut diketahui berhasil menangkap enam orang yang diduga intelijen asing di wilayah Sebatik Utara, Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, pada 20 Juli 2022. Enam orang itu memfoto secara sembunyi-sembunyi aset militer di wilayah tersebut. Ternyata dua di antaranya beridentitas sebagai warga negara Malaysia.

Kemudian usai penangkapan, beredar video dengan narasi Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan untuk menembak di tempat dua orang yang diduga intelijen Malaysia itu. Namun narasi tersebut tidak benar.

Seperti dilansir Kompas.com, dalam video tersebut tidak ditemukan kalau Jokowi memerintah untuk menembak dua orang asal Malaysia. Hingga kini pun belum ada perintah atau pernyataan dari Jokowi untuk melakukan penembakan. Sementara sejumlah klip dalam video tidak berkaitan dengan penangkapan TNI AL terhadap enam orang yang diduga intelijen asing di Sebatik Utara.

Baca juga : Waketum MUI Klaim Revolusi Akhlak ala Habib Rizieq Sesuai Keinginan Jokowi

Narasi mengenai Jokowi yang memerintahkan untuk menembak dua orang yang diduga intelijen Malaysia dibagikan oleh salah satu akun Facebook. Akun ini mengunggah video berdurasi 8 menit 2 detik dan menuliskan: “KABAR VIRAL HARI INI ~ BIADAB !! 2 INTELEJEN MALAYSIA SERANG MARKAS TNI AL, JOKOWI PERINTAHKAN TEMBAK DI TEMPAT”.

Dalam video yang beredar, tampak klip yang menampilkan Jokowi sedang memberikan pernyataan. Akan tetapi, tak ada perkataan yang memerintahkan untuk menembak dua intelijen Malaysia.

Video itu ternyata identik dengan video Kompas TV pada 2021. Video tersebut tidak terkait dengan penangkapan enam orang yang diduga intelijen Malaysia.

Baca juga : Ternyata ACT Belokkan Dana Boeing Rp10 Miliar ke Koperasi 212

Di dalam video Kompas TV, Jokowi memerintahkan Panglima TNI dan Kapolri agar mengejar dan menangkap anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Jokowi menyampaikan perintah itu usai gugurnya Brigjen TNI I Gusti Putu Danny Karya Nugraha, yang merupakan Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua.

Gusti Putu sendiri tewas lantaran terlibat kontak tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung Dambet, Distrik Beoga, Kabupaten Puncak, pada 25 April 2021.

Sebelumnya, Satuan Tugas Marinir Ambalat XXVIII TNI Angkatan Laut telah menangkap enam orang yang diduga intelijen asing. Enam orang itu terdiri dari tiga warga negara Indonesia (WNI) berinisial EW (23), TR (40), dan YY (40), serta tiga warga negara asing (WNA) berinisial LS (40), HK (40), dan BJ (45). Tiga WNA tersebut berasal dari Malaysia dan China.

TagsJokowiMalaysia

Related articles More from author

  • Ini Penyebab Malaysia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2024
    Olahraga

    Ini Penyebab Malaysia Gagal ke Semifinal Piala AFF 2024

    21 Desember 2024
    By Mahdi Yahya
  • Profesor Singapura: Jokowi Pemimpin Negara Jenius Kalahkan Joe Biden
    Nasional

    Akademisi Sebut Pujian Profesor Singapura ke Jokowi ‘Subjektif dan Berbahaya’

    11 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Cuit 'Deal' di Twitter, Benarkah Kaesang Anak Jokowi Resmi Jadi Pemilik Baru Bali United?
    Nasional

    Cuit ‘Deal’ di Twitter, Benarkah Kaesang Anak Jokowi Resmi Jadi Pemilik Baru Bali United?

    4 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • Kantongi Bukti Kuat Kecurangan, Jagoan PKS-Demokrat ini Gugat Kemenangan Menantu Jokowi ke MK
    Nasional

    Kantongi Bukti Kuat Kecurangan, Jagoan PKS-Demokrat ini Gugat Kemenangan Menantu Jokowi ke MK

    22 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Pengusaha Minta Pemerintah Segera Sosialisasikan UU Ibu Kota 'Nusantara'
    Nasional

    9 Aturan Turunan UU IKN Nusantara Diteken Jokowi, Apa Saja?

    19 Februari 2022
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Klaim Feeling-nya Cocok dengan Hasil Survei Kepuasan Kinerja 100 Hari Prabowo-Gibran
    Nasional

    Jokowi Klaim Feeling-nya Cocok dengan Hasil Survei Kepuasan Kinerja 100 Hari Prabowo-Gibran

    23 Januari 2025
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Fitur Fingerprint Whatsapp
    Teknologi

    Kini WhatsApp Bisa Dikunci Sidik Jari

  • Ditolak Pemerintah tapi Ngotot Konflik Belum Berakhir, Demokrat Moeldoko: Ini Baru Permulaan
    Nasional

    Ditolak Pemerintah tapi Ngotot Konflik Belum Berakhir, Demokrat Moeldoko: Ini Baru Permulaan

  • TIKTAK.ID - Bebas dari Penjara, Ahmad Dhani Akan Tahun Baruan di Rumah Prabowo
    Nasional

    Bebas dari Penjara, Ahmad Dhani Akan Tahun Baruan di Rumah Prabowo

  • Joko Anwar: ‘Pengabdi Setan 2’ Lebih Mahal dari Film Pertama
    Selebriti

    Joko Anwar: ‘Pengabdi Setan 2’ Lebih Mahal dari Film Pertama

  • Puan Bersedia Disandingkan dengan Prabowo atau Anies di 2024, Bagaimana Peluangnya?
    Nasional

    Puan Bersedia Disandingkan dengan Prabowo atau Anies di 2024, Bagaimana Peluangnya?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.