TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Reporter Without Borders: 50 Jurnalis Terbunuh Sepanjang 2020

Reporter Without Borders: 50 Jurnalis Terbunuh Sepanjang 2020

By William Putra Wijaya
1 Januari 2021
702
0
Reporters Without Borders

TIKTAK.ID – Reporters Without Borders (RSF) mengatakan, sedikitnya lima puluh jurnalis dan pekerja media terbunuh sehubungan dengan pekerjaan mereka pada 2020, sebagian besar mereka terbunuh di negara-negara yang tidak sedang berperang.

Jumlah total jurnalis yang tewas pada 2020 sedikit lebih rendah dari yang dilaporkan pada 2019, yaitu sekitar 53 jurnalis, namun RSF juga mengatakan bahwa jurnalis yang bekerja di lapangan tahun ini meninggal karena pandemi Covid-19 lebih sedikit, seperti yang dilansir Aljazeera, Selasa (29/12/20).

Jumlah korban yang suram tahun ini menunjukkan meningkatnya penargetan wartawan yang menyelidiki kejahatan terorganisir, korupsi atau masalah lingkungan, kata Badan Pengawas tersebut.

Delapan puluh empat persen dari mereka yang tewas tahun ini “sengaja ditargetkan” karena pekerjaan mereka, kata RSF dalam laporan tahunannya. Angka ini lebih besar dibandingkan dengan 63 persen pada 2019.

“Selama beberapa tahun ini, Reporters Without Borders telah mencatat bahwa jurnalis investigasi benar-benar berada di persimpangan negara, atau kartel,” kata Pimred RSF, Pauline Ades-Mevel.

Meksiko menjadi negara yang paling mematikan, diikuti oleh Irak, Afghanistan, India, dan Pakistan.

“Hubungan antara pengedar narkoba dan politisi tetap ada, dan jurnalis yang berani meliput ini atau masalah terkait tersebut terus menjadi sasaran pembunuhan biadab”, tulis laporan itu.

Tak satu pun dari pembunuhan terhadap jurnalis di Meksiko yang dihukum, tambah RSF, yang telah mengumpulkan data tahunan tentang kekerasan terhadap jurnalis di seluruh dunia sejak 1995.

Lima wartawan tewas di Afghanistan yang dilanda perang hampir dua dekade, katanya, mencatat peningkatan serangan bertarget terhadap pekerja media dalam beberapa bulan terakhir bahkan ketika pembicaraan damai antara Pemerintah Kabul dan Taliban sedang berlangsung.

Salah satunya adalah yang terjadi pada awal bulan ini. Seorang wartawan perempuan Afghanistan, Malala Maiwand, ditembak mati di kota Jalalabad, Provinsi Nangarhar, Afghanistan, pada Kamis (10/12/20) pagi waktu setempat.

Maiwand sedang menuju kantor ketika orang-orang bersenjata menembaki mobilnya di Jalalabad. Serangan itu juga menyebabkan sopirnya, Mohammad Tahir, meninggal dunia. Maiwand adalah wartawan saluran televisi dan radio Enikass.

Para pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian usai menjalankan aksinya. Sejauh ini belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas pembunuhan itu.

TagsBerita Dunia Hari InijurnalisPekerja MediaPembunuhan wartawanReporters Without BordersRSF

Related articles More from author

  • Yordania Kecam Rencana Israel Aneksasi Tepi Barat
    Internasional

    Yordania Kecam Rencana Israel Aneksasi Tepi Barat

    21 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Bom yang Digunakan Saudi Serang Yaman Ternyata Buatan AS
    Internasional

    Bom yang Digunakan Saudi Serang Yaman Ternyata Buatan AS

    25 Januari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Kongres Resmi Daulat Joe Biden Sebagai Pemenang Pilpres AS
    Internasional

    Kongres Resmi Daulat Joe Biden Sebagai Pemenang Pilpres AS

    8 Januari 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Petani India Lanjutkan Protes dengan Aksi Mogok Makan
    Internasional

    Petani India Lanjutkan Protes dengan Aksi Mogok Makan

    1 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Turki Perintahkan Penangkapan Puluhan Orang, Termasuk Wali Kota dari Oposisi
    Internasional

    Turki Perintahkan Penangkapan Puluhan Orang, Termasuk Wali Kota dari Oposisi

    28 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Intelijen Korea Selatan Bantah Kim Jong-un Sakit
    Internasional

    Intelijen Korea Selatan Bantah Kim Jong-un Sakit

    29 April 2020
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • SBY Akhirnya Buka-Bukaan Tentang Langkah Jokowi Perangi Corona
    Nasional

    SBY Akhirnya Buka-Bukaan Tentang Langkah Jokowi Perangi Corona

  • Kenali Keunikan Nothing Phone
    Teknologi

    Kenali Keunikan Nothing Phone

  • Legenda Sepak Bola Malaysia Minta Pemain Ikuti Jejak Timnas Indonesia
    Olahraga

    Legenda Sepak Bola Malaysia Minta Pemain Ikuti Jejak Timnas Indonesia

  • Sambangi Ki Anom, Anies Dihadiahi Gunungan Wayang Spesial dan Didoakan Jadi Presiden
    Nasional

    Sambangi Ki Anom, Anies Dihadiahi Gunungan Wayang Spesial dan Didoakan Jadi Presiden

  • Performa James Milner Diklaim Setara Cristiano Ronaldo
    Olahraga

    Performa James Milner Diklaim Setara Cristiano Ronaldo

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.