TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Praktik Intoleran di Kabupaten Probolinggo

Praktik Intoleran di Kabupaten Probolinggo

By Joni Sitohang
20 November 2021
1127
0
Praktik Intoleran di Kabupaten Probolinggo

Kebebasan beragama dan berkeyakinan di tanah air kembali tercoreng dengan praktik intoleransi yang baru-baru ini terjadi di kabupaten Probolinggo, Jawa Timur. Pengurus DPD ormas Ahlul Bait Indonesia (ABI) kabupaten Probolinggo mengeluhkan adanya penolakan beberapa pihak terkait rencana pendirian gedung ormas ABI di kawasan desa Pabean kecamatan Dringu, hanya karena ormas tersebut bermadzhab Syiah. Ironisnya, kali ini salah satu pelakunya adalah oknum dari ormas yang selama ini dikenal toleran, Nahdlatul Ulama (NU).

Anis Nufauzi, Sekretaris DPD Ormas ABI kabupaten Probolinggo dalam keterangannya kepada awak media usai rapat koordinasi dengan Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) kabupaten Probolinggo, Kamis (18/11), mengatakan, bahwa rencana pendirian gedung ormas ABI mendapat penentangan atau penolakan dari beberapa pihak termasuk dari TKPRD dengan alasan-alasan yang menurutnya sangat subyektif.

Sekedar diketahui, hasil rapat antara pengurus ormas ABI dengan TKPRD nantinya akan diserahkan kepada Sekda Kabupaten Probolinggo yang selanjutnya akan dijadikan keputusan apakah pembangunan gedung ormas ABI tersebut bisa dilanjutkan atau tidak.

Baca juga : Ormas ABI ‘Gugat’ Distorsi Media yang Ceroboh Sebut Tersangka Teroris Farid Okbah Cs sebagai ‘Tokoh Syiah’

Yang dipertanyakan Anis, mengapa dalam rapat dengan TKPRD terdapat pihak-pihak intoleran dan sejak awal memang menolak pembangunan gedung ormas ABI.

“Rapat penataan ruang daerah tapi MUI dan NU dilibatkan, ada apa?,” tanya Anis.

“dan herannya lagi saat pleno, kami pengurus ABI diminta keluar sementara mereka (MUI dan NU) tetap ikut pleno, jelas saja hasilnya merekomendasikan untuk menolak (pembangunan gedung ABI),” keluh Anis.

Menurut Anis, sebenarnya warga sekitar tidak mempermasalahkan rencana pembangunan gedung ormas ABI tersebut, hanya segelintir orang saja yang menolak sekaligus menjadi provokator dengan mendatangkan orang-orang dari daerah lain sehingga jumlah orang yang menolak keberadaan gedung ABI seolah-olah banyak.

Baca juga : Pejabat MUI Sekaligus Tokoh Anti Syiah Farid Okbah Ditangkap Densus 88

“Saya heran, padahal warga sekitar tidak ada masalah dan bahkan mendukung,” ujar Anis sambil menunjukkan bukti daftar tanda tangan dukungan warga disekitar lokasi lahan yang akan didirikan gedung ormas ABI.

Anis mengatakan bahwa keberadaan ormas ABI dimata hukum legal dan diakui negara, namun sayangnya beberapa oknum bertindak seolah-olah mereka lebih memiliki otoritas dibanding negara itu sendiri.

Anis tidak menepis adanya segelintir warga disekitar lokasi lahan yang tidak turut mendukung dan menolak rencana pembangunan gedung ormas ABI.

Baca juga : Terduga Teroris, Anggota Komisi Fatwa MUI Zain An-Najah Ditangkap Densus 88

“Jumlah warga Pabean yang tidak mendukung hanya segelintir, jauh lebih banyak yang mendukung,” ujar Anis.

Menurut Anis sejumlah kecil warga yang tidak mendukung tersebut diketahui sebagai aktifis DDII (Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia), organisasi dimana terduga teroris, Zain an-Najah, menjabat sebagai Wakil Ketua di Pimpinan Pusat dan terduga teroris lainnya, Farid Okbah pernah menjabat sebagai Ketua Majelis Syura di Pimpinan Wilayah DKI.

TagsAhlul Bait IndonesiaFarid OkbahIntoleranKabupaten ProbolinggoNahdlatul UlamaNUOrmas ABIProbolinggoSyiahZain An-Najah

Related articles More from author

  • NU Buka Peluang Perempuan Jadi Calon Ketum
    Nasional

    NU Buka Peluang Perempuan Jadi Calon Ketum

    30 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Sindir Kaos NU Ala Cak Imin, Ketum PBNU: Kita Tanggapi yang Berkualitas Saja lah!
    Nasional

    Sindir Kaos NU Ala Cak Imin, Ketum PBNU: Kita Tanggapi yang Berkualitas Saja lah!

    24 Mei 2022
    By Joni Sitohang
  • Ketua Baitul Muslimin Indonesia: Wali Kota Bandung Suburkan Intoleransi
    Nasional

    Ketua Baitul Muslimin Indonesia: Wali Kota Bandung Suburkan Intoleransi

    1 September 2022
    By Joni Sitohang
  • PBNU Usulkan ke Menteri dari Muhammadiyah Supaya Guru ASN Bisa Ngajar di Sekolah NU
    Nasional

    PBNU Usulkan ke Menteri dari Muhammadiyah Supaya Guru ASN Bisa Ngajar di Sekolah NU

    8 November 2024
    By Joni Sitohang
  • GP Ansor Ancam Kejar Penghina Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar
    Nasional

    GP Ansor Ancam Kejar Penghina Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar

    30 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Pimpinan Pusat Pagar Nusa Klaim NU Jadi Faktor Kunci Pemilu 2024
    Nasional

    Pimpinan Pusat Pagar Nusa Klaim NU Jadi Faktor Kunci Pemilu 2024

    10 September 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kenalkan Alat Kesehatan Lawan Covid-19 Buatan Dalam Negeri, Jokowi: Sektor Kesehatan Indonesia Lebih Mandiri
    Nasional

    Kenalkan Alat Kesehatan Lawan Covid-19 Buatan Dalam Negeri, Jokowi: Sektor Kesehatan Indonesia Lebih Mandiri

  • Amien Rais: Mahfud MD yang Sekarang ini Sudah Berubah
    Nasional

    Pernyataan Amien Rais Soal Kematian Anggota FPI Merugikan Korban, Keluarga dan Tim Hukum

  • NasDem Pilih Capreskan Anies, Ganjar Ogah Banyak Komentar
    Nasional

    NasDem Pilih Capreskan Anies, Ganjar Ogah Banyak Komentar

  • Bangladesh Kurang Sepadan Jadi Lawan Timnas Indonesia
    Olahraga

    Bangladesh Kurang Sepadan Jadi Lawan Timnas Indonesia

  • TIKTAK.ID - Tegang dengan Pyongyang, Utusan Amerika untuk Korea Utara Mendarat di Seoul
    Internasional

    Tegang dengan Pyongyang, Utusan Amerika untuk Korea Utara Mendarat di Seoul

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.