TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Prabowo Tutup Mulut Soal Kasus Menteri Edhy, Lupa Janjinya Berantas Korupsi?

Prabowo Tutup Mulut Soal Kasus Menteri Edhy, Lupa Janjinya Berantas Korupsi?

By Joni Sitohang
1 Desember 2020
1024
0
Prabowo Anggap Survei sebagai 'Hal Menakutkan'

TIKTAK.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan Menteri Kelautan dan Perikanan cum Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Edhy Prabowo sebagai tersangka kasus suap izin ekspor benih lobster pada Kamis (26/11/20) lalu. Akan tetapi, hingga kini belum ada sepatah kata pun keluar dari Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto.

Di sisi lain, beredar kembali penggalan video Prabowo dalam debat Pilpres 2019 pada 17 Januari tahun lalu. Ketika itu, ia bicara perkara korupsi di tubuh partai sendiri.

“Kalau ada anggota Partai Gerindra yang korupsi, maka saya sendiri yang akan masukin ke penjara,” tegas Prabowo, seperti dilansir Tirto.id.

Baca juga : PA 212: Kalau HRS Penuhi Panggilan Polisi, Umat Akan Turun ke Jalan

Sementara itu, salah satu kader, Arief Poyuono menyatakan jika Prabowo enggan berkomentar apalagi meminta maaf atas kejahatan anak buahnya, maka komitmen dia terhadap pemberantasan korupsi hanya omong kosong.

“Kalau beliau memang komitmen, maka harus mundur dari Kabinet Jokowi. Kalau enggak mundur ya berarti hanya omdo alias omong doing,” ucap Arief.

Lebih lanjut, permintaan maaf justru muncul dari Ketua Harian DPP Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

“Kami mohon maaf kepada semuanya atas musibah yang telah menimpa kader kami, Edhy Prabowo. Kekhilafan dan peristiwa ini akan menjadi introspeksi bagi internal partai kami”, tulis Dasco melalui akun Twitternya, @Don_Dasco, Kamis.

Baca juga : Datangi Kediaman Habib Rizieq, Penyidik Polda Metro Jaya Dihadang FPI

Dasco mengklaim partainya berkomitmen dalam memberantas korupsi. Ia melanjutkan, hal itu ditandai dengan tidak memberikan bantuan hukum kepada Edhy. Ia juga mengatakan Edhy telah mengundurkan diri dari posisi Wakil Ketua Umum Gerindra dan Anggota Dewan Pembina.

“Kami akan segera menyiapkan penggantinya,” terang Dasco di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis, mengutip Antara.

Perlu diketahui, pernyataan bakal memenjarakan kader dengan tangan sendiri sebenarnya merupakan jawaban Prabowo terhadap pertanyaan Jokowi.

Baca juga : Sebut Habib Rizieq Kabur dari RS, Begini Kata Nikita Mirzani

“Indonesia Corruption Watch (ICW) melaporkan, partai yang Bapak pimpin termasuk yang paling banyak mencalonkan mantan koruptor atau mantan napi korupsi. Yang saya tahu, caleg itu yang tanda tangan Ketua Umumnya, berarti Pak Prabowo yang tanda tangan,” pancing Jokowi.

Kemudian Prabowo mengaku tidak mengetahui laporan itu. Meski begitu, ia menekankan Gerindra hanya mencalonkan kader-kader terbaik, dan pada saat itulah keluar pernyataan “kalau ada anggota Gerindra yang korupsi, saya yang akan masukin ke penjara sendiri”.

TagsArief PoyuonoEdhy PrabowoGerindraICWJokowiKPKPilpres 2019PrabowoSufmi Dasco Ahmad

Related articles More from author

  • Pertemuannya dengan Gibran Disebut Pecah-Belah PDIP, Anies 'No Comment'
    Nasional

    Dituding Pencitraan Usai Blak-blakan Dukung Anies Baswedan, Gibran Buka Suara

    8 Maret 2023
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Dipuji Jenius oleh Profesor Singapura, Begini Tanggapan Koalisi Hingga Oposisi
    Nasional

    Sikapi Polemik Maju-Mundur Jadwal Pilpres/Pilkada 2024, Jokowi Setuju Usulan KPU

    26 November 2021
    By Joni Sitohang
  • Ganjar Penerus Jokowi di Pilpres 2024?
    Nasional

    Ganjar Penerus Jokowi di Pilpres 2024?

    10 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Larang Warga Mudik, Walkot Solo: Pejabat yang Buat Aturan Juga Jangan ke Solo
    Nasional

    Jokowi Larang Warga Mudik, Walkot Solo: Pejabat yang Buat Aturan Juga Jangan ke Solo

    23 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Ada 3 Nama Besar di Antara 5 Kepala Daerah Penolak Omnibus Law Cipta Kerja
    Nasional

    Ada 3 Nama Besar di Antara 5 Kepala Daerah Penolak Omnibus Law Cipta Kerja

    10 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Surya Paloh Dipastikan Tak Hadiri Pernikahan Putra Jokowi, Kenapa?
    Nasional

    Surya Paloh Dipastikan Tak Hadiri Pernikahan Putra Jokowi, Kenapa?

    9 Desember 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Terseret Polemik Museum SBY, Alissa Wahid Klarifikasi Kader Demokrat Soal 'Makam Gus Dur Dibangun Negara'
    Nasional

    Terseret Polemik Museum SBY, Alissa Wahid Klarifikasi Kader Demokrat Soal ‘Makam Gus Dur Dibangun Negara’

  • Beda dengan MUI, Gusdurian dan BEM UI Dukung Peraturan Kontroversial Nadiem Makarim
    Nasional

    Beda dengan MUI, Gusdurian dan BEM UI Dukung Peraturan Kontroversial Nadiem Makarim

  • Polisi Kejar Provokator Seruan Bakar Polres dan Jihad Lawan Densus 88
    Nasional

    Polisi Kejar Provokator Seruan Bakar Polres dan Jihad Lawan Densus 88

  • Parlemen Ekuador Setujui Penyidikan terhadap Presiden Guillermo terkait Pandora Papers
    Internasional

    Parlemen Ekuador Setujui Penyidikan terhadap Presiden Guillermo terkait Pandora Papers

  • Nasional

    Viral, Penyelundupan Harley Davidson Hingga Dugaan Prostitusi di Maskapai Garuda Indonesia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.