TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Perdana Menteri Lesotho Resmi Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Lesotho Resmi Mengundurkan Diri

By William Putra Wijaya
21 Mei 2020
471
0
Perdana Menteri Lesotho Resmi Mengundurkan Diri

TIKTAK.ID – Perdana Menteri Lesotho Thomas Thabane, pada hari Selasa (19/5/20) resmi mengundurkan diri setelah berbulan-bulan mendapat tekanan sebagai tersangka kasus pembunuhan mantan istrinya, Lipolelo Thabane, tulis BBC.

Lipolelo, 58 tahun, tewas setelah ditembak sejumlah orang bersenjata pada 14 Juni 2017 -dua hari sebelum Thabane dilantik sebagai Perdana Menteri. Saat itu Lipolelo baru saja kembali ke rumahnya dan kemudian disergap, ditembak beberapa kali dari jarak dekat dan meninggal saat itu juga.

Saat itu hubungan Lipolelo dengan Thabane diujung tanduk, mereka dalam proses perceraian dan sudah hidup terpisah sejak lima tahun lamanya.

Thabane kemudian menikah dengan Maesaiah Thabane antara tahun 2012 dan 2017. Maesaiah juga diduga terlibat pembunuhan mantan istri Thabane. Namun pasangan itu membantah semua tuduhan kepada mereka.

“Waktu untuk pensiun dari teater aksi yang hebat, keluar dari kehidupan publik dan kantor akhirnya telah tiba,” kata Thabane di televisi nasional, Selasa (19/5/20), saat mengumumkan pengunduran dirinya.

Dia mengatakan mengundurkan diri karena usianya: “Saya tidak lagi energik seperti dulu.”

Dalam pengunduran dirinya, Thabane tidak menyinggung kasus pembunuhan mantan istrinya, namun berterima kasih kepada istri barunya dan seluruh keluarga atas dukungan mereka yang tak tergoyahkan kepadanya sebagai Perdana Menteri.

Dia juga merujuk pada kondisi politik yang terpecah-pecah di negara itu, dengan mengatakan bahwa beberapa orang telah mencoba mengambil keuntungan ketika dia mengumumkan akan mengundurkan diri pada Januari lalu.

Thabane, 80 tahun, merupakan salah satu pemimpin tertua di Afrika dan telah menghabiskan sebagian besar hidupnya sebagai politisi. Bahkan Thabane pernah melarikan diri ke Afrika Selatan, atas tuduhan plot kudeta oleh militer dan harus dikawal polisi saat kembali ke Lesotho.

Selanjutnya, Menteri Keuangan Moeketsi Majoro sepertinya akan menjadi pengganti Thabane sebagai Perdana Menteri. Dia telah ditunjuk sebagai calon pemimpin koalisi pemerintahan baru oleh partai ABC dan sekutunya, DC (Kongres Demokratik).

Lesotho, sebuah kerajaan kecil yang dikelilingi oleh Afrika Selatan, secara resmi memberitahukan dan berharap Majoro akan dilantik di istana kerajaan di Ibu Kota, Maseru, pada Rabu (20/5/20).

Parlemen kemudian akan berkumpul kembali pada Jumat, saat pemerintahan baru diharapkan sudah diresmikan.

Tagskasus pembunuhanLipolelo ThabanePengunduran diriPerdana Menteri Lesotho ResmiThomas Thabane

Related articles More from author

  • Duta Besar Amerika untuk China Mengundurkan Diri
    Internasional

    Duta Besar Amerika untuk China Mengundurkan Diri

    17 September 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Real Madrid Kritis di Liga Champions, Zidane Tak Mau Mengundurkan Diri
    Olahraga

    Real Madrid Kritis di Liga Champions, Zidane Tak Mau Mengundurkan Diri

    3 Desember 2020
    By Mahdi Yahya
  • Anies Sebut Kemang Tidak Banjir, Saat Kawasan itu Terendam 2 Meter
    Nasional

    Saat Banjir Melanda Jakarta, Kepala BPBD DKI Mundur, Ini Reaksi Anies

    27 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Ruslan Buton yang Ditangkap Usai Desak Jokowi Mundur Teryata Pernah Lakukan Ini
    Nasional

    Ruslan Buton yang Ditangkap Usai Desak Jokowi Mundur Teryata Pernah Lakukan Ini

    31 Mei 2020
    By Johan Arif
  • Maesaiah Thabane
    Internasional

    Mantan Ibu Negara Lesotho Ditangkap Polisi

    4 Juni 2020
    By William Putra Wijaya
  • Muak pada Kekerasan dan Maraknya Pelecehan, Aktivis Sebut 'Kuwait Tak Aman Bagi Kaum Wanita'
    Internasional

    Muak pada Kekerasan dan Maraknya Pelecehan, Aktivis Sebut ‘Kuwait Tak Aman Bagi Kaum Wanita’

    23 April 2021
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Komisi I Berencana Bentuk Lembaga Perlindungan Data Pribadi
    NasionalTeknologi

    Komisi I Berencana Bentuk Lembaga Perlindungan Data Pribadi

  • Survei Pilpres 2024: Pasangan Anies-AHY Saingan Terberat Ganjar-Emil
    Nasional

    Survei Pilpres 2024: Pasangan Anies-AHY Saingan Terberat Ganjar-Emil

  • Polisi Minta Copot Paksa Seragam Personil FPI Saat Jadi Relawan Banjir
    Nasional

    Polisi Minta Copot Paksa Seragam Personil FPI Saat Jadi Relawan Banjir

  • Soal Reshuffle Kabinet, Pimpinan NasDem: Selamanya Jokowi Sahabat NasDem
    Nasional

    Soal Reshuffle Kabinet, Pimpinan NasDem: Selamanya Jokowi Sahabat NasDem

  • Eropa Tuntut Produsen Vaksin AstraZeneca, Ada Apa?
    Internasional

    Eropa Tuntut Produsen Vaksin AstraZeneca, Ada Apa?

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.