TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Beberapa Jam Usai Diangkat, Perdana Menteri Swedia Mengundurkan Diri

Beberapa Jam Usai Diangkat, Perdana Menteri Swedia Mengundurkan Diri

By Bagas F Sinaga
26 November 2021
502
0
Beberapa Jam Usai Diangkat, Perdana Menteri Swedia Mengundurkan Diri

TIKTAK.ID – Perdana Menteri wanita pertama Swedia mengumumkan pengunduran dirinya hanya beberapa jam setelah dia diangkat sebagai Perdana Menteri.

Magdalena Andersson, diumumkan sebagai Perdana Menteri pada Rabu (24/11/21), namun secara mengejutkan mengumumkan pengunduran diri setelah mitra koalisinya mundur dari Pemerintah dan gagal menyusun anggaran, seperti yang dilaporkan BBC.

Sebaliknya, parlemen malah memilih anggaran yang disusun oleh oposisi yang mencakup sayap kanan, yang anti-imigran.

“Saya telah mengatakan kepada pembicara bahwa saya ingin mengundurkan diri,” kata Andersson kepada wartawan.

Mitra koalisinya, Partai Hijau mengatakan tidak dapat menerima anggaran yang “dirancang untuk pertama kalinya dengan sayap kanan”.

Andersson mengatakan bahwa dia berharap dapat mencalonkan Perdana Menteri lagi sebagai pemimpin pemerintahan partai tunggal.

“Ada praktik konstitusional bahwa Pemerintah koalisi harus mengundurkan diri ketika satu partai mundur,” kata anggota Sosial Demokrat itu, pada Rabu kemarin. “Saya tidak ingin memimpin Pemerintahan yang legitimasinya dipertanyakan.”

Ketua parlemen mengatakan dia akan menghubungi para pemimpin partai untuk menyusun langkah selanjutnya.

Sebelumnya pada Rabu kemarin, Andersson terpilih sebagai Perdana Menteri. Sesuai hukum di Swedia, dia hanya membutuhkan mayoritas anggota parlemen untuk tidak memberikan suara yang menentangnya.

Seratus tahun setelah perempuan Swedia diberikan hak suara, pemimpin Sosial Demokrat berusia 54 tahun itu mendapat tepuk tangan meriah dari beberapa bagian parlemen, atau Riksdag.

Pemilihannya sebagai Kepala Pemerintahan minoritas mengikuti kesepakatan 11 jam dengan partai oposisi Kiri, dengan imbalan pensiun yang lebih tinggi bagi banyak orang di Swedia. Dia juga mendapatkan dukungan dari mitra koalisi Partai Hijau.

Dari 349 anggota Riksdag, 174 memilih menentangnya. Tetapi di atas 117 anggota parlemen yang mendukung Andersson, 57 lainnya abstain, memberikan kemenangannya dengan satu suara.

Mantan juara renang junior dari kota universitas Uppsala ini memulai karier politiknya pada tahun 1996 sebagai penasihat politik untuk Perdana Menteri Goran Persson. Dia telah menghabiskan tujuh tahun terakhir sebagai Menteri Keuangan.

Sebelum anggota parlemen mendukung Magdalena Andersson, menjadikan Swedia sebagai satu-satunya negara bagian Nordik yang tidak pernah memiliki Perdana Menteri seorang wanita.

TagsBerita Dunia Hari IniMagdalena AnderssonPengunduran diriPerdana Menteri SwediaSwedia

Related articles More from author

  • Pembicaraan Damai Rusia-Ukraina Resmi Dimulai
    Internasional

    Pembicaraan Damai Rusia-Ukraina Resmi Dimulai

    2 Maret 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Jenderal Inggris: Semua Orang Salah Memprediksi Taliban
    Internasional

    Jenderal Inggris: Semua Orang Salah Memprediksi Taliban

    7 September 2021
    By William Putra Wijaya
  • Dokumen Rahasia Bocor, AS Ketahuan Terlibat Rencana Kudeta di Bolivia
    Internasional

    Dokumen Rahasia Bocor, AS Ketahuan Terlibat Rencana Kudeta di Bolivia

    19 Juni 2021
    By William Putra Wijaya
  • TIKTAK.ID - Selain Diotaki AS, Analis Independen Bongkar Benang Merah Keterlibatan Israel dalam Pembunuhan Qassem Soleimani
    Internasional

    Selain Diotaki AS, Analis Independen Bongkar Benang Merah Keterlibatan Israel dalam Pembunuhan Qassem Soleimani

    11 Januari 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Antisipasi Penyelundupan Narkoba dan Penyusupan Terorisme Internasional, Iran-Afghanistan Diskusikan Kerja Sama di Titik Perbatasan
    Internasional

    Antisipasi Penyelundupan Narkoba dan Penyusupan Terorisme Internasional, Iran-Afghanistan Diskusikan Kerja Sama di Titik Perbatasan

    5 April 2021
    By Bagas F Sinaga
  • China Tuduh AS Seret Dunia ke ‘Era Hukum Rimba'
    Internasional

    Beijing Olok-olok Washington, ‘Kapan Mau Belajar?’

    23 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Teknologi

    Diproduksi Terbatas, Honda S2000 Potensial Jadi Mobil Antik dan Langka

  • Koalisi Masyarakat Sipil Sesalkan Aksi Kekerasan ke Relawan Ganjar, Singgung Netralitas TNI
    Nasional

    Koalisi Masyarakat Sipil Sesalkan Aksi Kekerasan ke Relawan Ganjar, Singgung Netralitas TNI

  • Ini Penyebab Persija Takluk 1-2 dari Rans FC
    Olahraga

    Ini Penyebab Persija Takluk 1-2 dari Rans FC

  • Indonesia Jemput WNI dari China Gunakan Pesawat Berteknologi HEPA yang Mampu Isap Virus Corona
    Nasional

    Indonesia Jemput WNI dari China Gunakan Pesawat Berteknologi HEPA yang Mampu Isap Virus Corona

  • Dianggap Tak Hormati Lambang Negara, Sikap Rizieq Shihab di Persidangan Dibandingkan dengan Ahok
    Nasional

    Dianggap Tak Hormati Lambang Negara, Sikap Rizieq Shihab di Persidangan Dibandingkan dengan Ahok

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.