TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Pekan Ketiga Demonstrasi di Prancis, Polisi Tangkap Hampir 150 Orang

Pekan Ketiga Demonstrasi di Prancis, Polisi Tangkap Hampir 150 Orang

By Bagas F Sinaga
15 Desember 2020
947
0
Pekan Ketiga Demonstrasi di Prancis, Polisi Tangkap Hampir 150 Orang

TIKTAK.ID – Hampir 150 orang demonstran ditangkap di Paris pada Sabtu (12/12/20), setelah memprotes Undang-Undang Keamanan yang diusulkan Pemerintah Macron dan demonstrasi berubah menjadi kekerasan.

Dilansir dari DW, polisi anti huru hara dan kendaraan polisi mengawal pawai yang diguyur hujan di Paris tetapi amarah demonstran terus berkobar dan beberapa pengunjuk rasa tampak dengan wajah berdarah menyusul bentrokan antara polisi dan para demonstran.

Menteri Dalam Negeri Prancis, Gerald Darmanin melalui cuitannya mengatakan bahwa polisi telah melakukan 142 penangkapan setelah “ratusan orang datang melakukan kekerasan”.

Sabtu akhir pekan ini menandai pekan ketiga berturut-turut para demonstran turun ke jalan di seluruh Prancis untuk mengungkapkan rasa frustrasi mereka pada Undang-Undang Keamanan yang diusulkan Pemerintah yang katanya bertujuan untuk memerangi “Islamisme radikal”.

Tindakan hukum yang paling banyak diperdebatkan adalah larangan warga untuk memfilmkan petugas polisi yang melakukan tindakan kekerasan. Aturan itu katanya bertujuan untuk melarang publikasi gambar dengan maksud merugikan polisi.

Kritikus mengatakan proposal itu tidak efisien, akan menstigmatisasi Muslim, mengikis kebebasan media dan membuatnya lebih sulit untuk mengungkap kebrutalan polisi.

Slogan-slogan yang terpampang di plakat yang dibawa oleh pengunjuk rasa di Paris bertuliskan “Saya tidak akan pernah berhenti merekam” dan “Kamera sama dengan mutilasi?”

Sebelumnya, sebuah rekaman polisi kulit putih yang memukuli seorang produser musik kulit hitam yang tidak bersenjata di studionya di Paris pada 21 November lalu memperkuat kemarahan masyarakat atas Undang-Undang tersebut, yang secara luas dipandang sebagai pertanda kemunduran Presiden Emmanuel Macron.

Insiden lain yang terekam kamera menunjukkan polisi di Paris menggunakan kekerasan untuk merobohkan kamp imigran.

Tak hanya di Paris, di kota-kota lain demonstrasi juga terjadi. Seperti di Lyon, di mana pihak berwenang melaporkan telah menangkap lima orang di antara mereka yang dikatakan menyerang polisi dan berusaha menjarah toko.

Demonstrasi kali ini mengingatkan kembali pada demonstrasi “Yellow Vest” atau ‘Rompi Kuning’ pada akhir 2018 dan awal 2019. Ketika itu jendela toko hancur dan kendaraan dibakar, dan massa bentrok dengan pihak kepolisian.

“Yellow Vest” merupakan demonstrasi yang menolak usulan Pemerintah terkait dengan tunjangan masa pensiun bagi para pekerja dan tingginya harga bahan bakar.

TagsBerita Dunia Hari IniDemonstrasiParisPenangkapan demonstranPolisiPrancisUndang-undang keamanan

Related articles More from author

  • AS Teken RUU Transparansi 9/11 untuk Ungkap Keterlibatan Saudi
    Internasional

    AS Teken RUU Transparansi 9/11 untuk Ungkap Keterlibatan Saudi

    6 Agustus 2021
    By William Putra Wijaya
  • Peneliti Bilang Target Ideal Herd Immunnity Masih Jauh dari Harapan
    InternasionalTips & Tutorial

    Peneliti Bilang Target Ideal Herd Immunnity Masih Jauh dari Harapan

    9 Juli 2020
    By Hendra Setiawan
  • China Nyatakan Siap Berkomunikasi dengan Pemerintahan Baru di Afghansitan
    Internasional

    China Nyatakan Siap Berkomunikasi dengan Pemerintahan Baru di Afghansitan

    9 September 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Meski Ditikam Lehernya, Wali Kota Bruges di Belgia Dikabarkan Selamat dari Maut
    Internasional

    Meski Ditikam Lehernya, Wali Kota Bruges di Belgia Dikabarkan Selamat dari Maut

    23 Juni 2020
    By Bagas F Sinaga
  • NATO Usir 8 Delegasi Rusia yang Dianggap Mata-mata
    Internasional

    NATO Usir 8 Delegasi Rusia yang Dianggap Mata-mata

    9 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Diduga Bocorkan Informasi Sangat Rahasia, Kepala Intelijen Denmark Ditangkap
    Internasional

    Diduga Bocorkan Informasi Sangat Rahasia, Kepala Intelijen Denmark Ditangkap

    12 Januari 2022
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ini Makna Tawa dan Senyum Jokowi Saat Sikapi BEM UI Menurut Pakar Gestur
    Nasional

    Ini Makna Tawa dan Senyum Jokowi Saat Sikapi BEM UI Menurut Pakar Gestur

  • Kenali Makanan yang Dijuluki ‘Superfood’ dan Manfaatnya untuk Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Kenali Makanan yang Dijuluki ‘Superfood’ dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Apple Watch Patenkan Strap yang Bisa Deteksi Gerakan
    Teknologi

    Apple Watch Patenkan Strap yang Bisa Deteksi Gerakan

  • Rizieq Shihab Desak Jokowi dan DPR Ikut Usut Kematian 6 Laskar FPI
    Nasional

    Rizieq Shihab Desak Jokowi dan DPR Ikut Usut Kematian 6 Laskar FPI

  • Lewat Tes Terbarunya, Presiden Brasil Kembali Dinyatakan Positif Covid-19
    Internasional

    Lewat Tes Terbarunya, Presiden Brasil Kembali Dinyatakan Positif Covid-19

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.