TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›PDIP Beberkan Sempat Ada ‘Utusan’ yang Minta Hasto Mundur dan Jokowi Tak Dipecat

PDIP Beberkan Sempat Ada ‘Utusan’ yang Minta Hasto Mundur dan Jokowi Tak Dipecat

By Joni Sitohang
17 Maret 2025
142
0
PDIP Beberkan Sempat Ada ‘Utusan’ yang Minta Hasto Mundur dan Jokowi Tak Dipecat

TIKTAK.ID – Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Deddy Yevri Sitorus, mengeklaim ada utusan yang meminta supaya pemecatan Joko Widodo (Jokowi) dari partai dibatalkan, dan mencopot Hasto Kristiyanto sebagai Sekretaris Jenderal PDIP.

Pesan itu disampaikan oleh utusan tersebut dan disampaikan langsung kepada jajaran pengurus PDIP pada 14 Desember 2024 lalu.

“Perlu diketahui bahwa sekitar tanggal 14 Desember itu ada utusan yang menemui kami, untuk memberi tahu bahwa Sekjen harus mundur, lalu jangan pecat Jokowi,” ujar Deddy, seperti dilansir Kompas TV, pada Kamis (13/3/25).

Baca juga : Ahok Ngaku Senang Bisa Bantu Kejagung dan Siap Sampaikan Apa yang Diketahui Soal Korupsi Pertamina

Tak hanya itu, Ketua DPP PDI Perjuangan ini mengatakan utusan tersebut juga menyampaikan pernyataan mengenai 9 kader PDIP yang menjadi target dari aparat penegak hukum.

“Terdapat sekitar 9 orang dari PDIP yang menjadi target dari pihak kepolisian dan KPK,” jelas Deddy.

Untuk itu, Deddy meyakini kalau kasus yang menyeret Hasto ini adalah bentuk politisasi hukum. Deddy menilai pernyataan tersebut bukan diungkap tanpa sebab, mengingat ada anggota Komisi II DPR RI itu yang menyatakan jika utusan tersebut merupakan orang yang sangat berwenang.

Baca juga : Janji Program Sarapan Gratis Pramono-Rano Batal Terealisasi Usai Tak Direstui Pusat

“Itulah juga yang menjadi keyakinan kami bahwa seutuhnya persoalan ini termasuk persoalan yang dilandasi oleh itikad tidak baik oleh kesewenang-wenangan,” ucap Deddy.

“Kasus mas Hasto jelas merupakan kasus politisasi hukum, kriminalisasi jahat dan itulah kenapa kami sebagai partai baik DPP maupun Fraksi bakal bersama-sama melawan kesewenang-wenangan ini,” imbuh Deddy.

Di sisi lain, Jokowi telah membantah Deddy. Dia menyebut tudingan itu tidak masuk akal.

Baca juga : Sambut Rencana Pemerintah Bangun Pusat AI di Papua, Menantu Amien Rais Gagas Pusakantara

“Saya tegaskan bahwa tidak ada itu,” terang Jokowi di kediamannya di Kelurahan Sumber, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jawa Tengah, pada Jumat (14/3/25), mengutip Tempo.co.

Jokowi lantas meminta nama orang yang diutus disebutkan supaya jelas.

“Ya mestinya disebutkan siapa agar jelas,” lanjut Jokowi.

Ayah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka ini pun menegaskan kalau tidak ada utusan tersebut. Dia justru mempertanyakan apa kepentingan dirinya bila mengirim utusan itu ke PDIP. Dia menganggap secara logika, hal itu tidak masuk akal.

Baca juga : Ini Pembelaan Pramono Usai Diprotes Pantau Banjir Jakarta Naik Helikopter

“Kepentingan saya apa mengutus untuk itu, coba logikanya,” kata Jokowi.

TagsDeddy yevry SitorusHasto KristiyantoJokowiKPKPDIP

Related articles More from author

  • Sederet Fakta Soal Geger Uang Redenominasi Bergambar Jokowi
    Nasional

    Sederet Fakta Soal Geger Uang Redenominasi Bergambar Jokowi

    15 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Di Tengah Isu Reshuffle Kabinet, Jokowi Kunker ke Jabar-Jateng
    Nasional

    Di Tengah Isu Reshuffle Kabinet, Jokowi Kunker ke Jabar-Jateng

    22 April 2021
    By Johan Arif
  • Fakta Utang RI yang Mencapai 6.074 Triliun dan Ketahanan Ekonomi Era Jokowi
    Nasional

    Fakta Utang RI yang Mencapai 6.074 Triliun dan Ketahanan Ekonomi Era Jokowi

    19 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Benarkah Sepucuk Senjata Mengarah ke Perut Jokowi Saat Pimpin Upacara 17 Agustus 2020?
    Nasional

    Benarkah Sepucuk Senjata Mengarah ke Perut Jokowi Saat Pimpin Upacara 17 Agustus 2020?

    27 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Soal Jokowi Kumpulkan Relawan di Istana, PDIP Anggap Biasa, PKS Sebut Tak Etis
    Nasional

    Soal Jokowi Kumpulkan Relawan di Istana, PDIP Anggap Biasa, PKS Sebut Tak Etis

    2 Agustus 2022
    By Joni Sitohang
  • Respons Soal Anomali Quick Count, Akademisi UGM: Harusnya PDIP Pecat Jokowi
    Nasional

    Respons Soal Anomali Quick Count, Akademisi UGM: Harusnya PDIP Pecat Jokowi

    23 Februari 2024
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ahok Tolak Tawaran Fasilitas Kacamata 120 Juta dan Batik 20 Juta dari Pertamina
    Nasional

    Ahok Tolak Tawaran Fasilitas Kacamata 120 Juta dan Batik 20 Juta dari Pertamina

  • Bebaskan Pilihan Politik Kaesang, Jokowi: Saya Enggak Akan Ikut-ikut
    Nasional

    Bebaskan Pilihan Politik Kaesang, Jokowi: Saya Enggak Akan Ikut-ikut

  • Jubir PA 212 Bakal Jalani Pemeriksaan Polisi Soal Mimpi Jumpa Nabi
    Nasional

    Jubir PA 212 Bakal Jalani Pemeriksaan Polisi Soal Mimpi Jumpa Nabi

  • Berikut ini Sejumlah Peningkatan Kemampuan S Pen pada Galaxy Note20 Series
    Teknologi

    Berikut ini Sejumlah Peningkatan Kemampuan S Pen pada Galaxy Note20 Series

  • Demo Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Sumut: Jokowi Khianati Rakyat
    Nasional

    Demo Kenaikan Harga BBM, Mahasiswa Sumut: Jokowi Khianati Rakyat

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.