TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ini Pembelaan Pramono Usai Diprotes Pantau Banjir Jakarta Naik Helikopter

Ini Pembelaan Pramono Usai Diprotes Pantau Banjir Jakarta Naik Helikopter

By Joni Sitohang
15 Maret 2025
155
0
Ini Pembelaan Pramono Usai Diprotes Pantau Banjir Jakarta Naik Helikopter

TIKTAK.ID – Gubernur Jakarta, Pramono Anung, diketahui sempat memantau kondisi Jakarta pascabanjir pada Jumat (7/3/25). Pemantauan tersebut dilakukan Pramono dengan menggunakan helikopter AgustaWestland (AW) 196 milik aparat kepolisian.

Setelah itu, Pramono mengaku mendapat sejumlah protes dari masyarakat lantaran menggunakan helikopter ketika memantau banjir, alih-alih turun langsung ke lapangan becek-becekan. Menanggapi hal itu, Pramono mengeklaim punya alasan tersendiri untuk memantau kondisi wilayahnya menggunakan helikopter.

“Mengapa menggunakan helikopter? Ya kalau pakai helikopter kan memang kita ingin melihat tempat-tempat mana yang masih berpotensi terjadi penyumbatan atau enggak, sehingga dengan demikian tadi kami sudah keliling,” ujar Pramono, pada Jumat, seperti dilansir Republika.co.id.

Baca juga : PSI: Tak Ada Intervensi Politik dan Nepotisme Soal Kenaikan Pangkat Letkol Teddy

Dalam pemantauan tersebut, Pramono mengaku tak hanya melihat kondisi Jakarta pascabanjir. Ia turut memantau beberapa titik di Bekasi yang masih dilanda banjir.

“Saya sudah melihat secara keseluruhan, bahkan hingga ke Bekasi,” ucap Pramono.

Menurut Pramono, banjir di Bekasi adalah masalah yang serius. Sebab, kata Pramono, air yang merendam wilayah yang banjir itu tidak dapat dikeluarkan tanpa adanya intervensi penggunaan pompa.

Baca juga : Prabowo Terima Kunjungan Sekjen Partai Komunis Vietnam, Ada Agenda Apa?

“Masalah yang sangat serius ada di Bekasi, karena airnya tidak bisa dikeluarkan, pompanya tidak ada,” terang Pramono.

Lebih lanjut, Pramono mengaku bersyukur dapat melihat kondisi wilayahnya dari udara. Dia menjelaskan, hanya dengan begitu, ia mampu memotret kondisi wilayahnya secara keseluruhan, sehingga dapat menyiapkan antisipasi untuk menghadapi potensi cuaca ekstrem selanjutnya.

Terlebih, Pramono menyebut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah memprakirakan bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi pada 11-20 Maret 2025.

Baca juga : PDIP: Jokowi Lagi Getol Pencitraan, Bikin Kesan dan Opini Dirinya Masih Sangat Berpengaruh

“Mudah-mudahan bila sesuai dengan prediksi BMKG, kalau 11 Maret atau 12 Maret curah hujannya sama seperti yang kemarin, kita jauh lebih siap untuk mengatasi itu. Dengan demikian, antisipasi yang sudah dilakukan dan akan dilakukan oleh Pemerintah Jakarta lebih baik,” tutur Pramono.

Sekadar informasi, tindakan yang dilakukan ketika memantau banjir oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, kerap dibandingkan dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang turun langsung berbasah-bahasan saat meninjau banjr di Bekasi. Pada Minggu (9/3/25), Presiden Prabowo Subianto juga turut meninjau langsung kondisi banjir di Bekasi.

TagsBanjir JakartaBMKGPramonoPramono Anung

Related articles More from author

  • Polemik Banjir Jakarta: Dewi Tanjung Gelar Demo Gugat Anies, Fahira Idris Gelar Demo Bela Anies
    Nasional

    Polemik Banjir Jakarta: Dewi Tanjung Gelar Demo Gugat Anies, Fahira Idris Gelar Demo Bela Anies

    15 Januari 2020
    By Rusli Qomar
  • Wantimpres Jokowi Akui Kerja Anies Atasi Banjir Jakarta Jauh Lebih Baik Ketimbang Gubernur Sebelumnya
    Nasional

    Watimpres Jokowi Bela Anies Soal Banjir Jakarta, Ini Penjelasannya

    22 Februari 2020
    By Johan Arif
  • Respons BMKG Soal Suara Dentuman Keras di Bali
    Nasional

    Respons BMKG Soal Suara Dentuman Keras di Bali

    25 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Wulan Guritno Tuntut Penyelesaian Kasus Banjir
    Selebriti

    Kemang Jadi Langganan Banjir, Wulan Guritno Tuntut Pihak Terkait Hadirkan Solusi Terbaik

    27 Februari 2020
    By
  • Pramono Klaim Tak Berambisi Jadi Gubernur Jakarta Dua Periode
    Nasional

    Pramono Klaim Tak Berambisi Jadi Gubernur Jakarta Dua Periode

    15 Oktober 2025
    By Johan Arif
  • Jakarta Banjir Parah, 183 Ribu Orang Tandatangani Petisi Copot Anies Baswedan
    Nasional

    Jakarta Banjir Parah, 183 Ribu Orang Tandatangani Petisi Copot Anies Baswedan

    2 Januari 2020
    By Rusli Qomar

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Sandiaga-Ridwan Kamil Jajaki Peluang Duet di Pilpres 2024
    Nasional

    Sandiaga-Ridwan Kamil Jajaki Peluang Duet di Pilpres 2024

  • Huawei Rilis Jam Tangan dan Gelang Pintar
    Teknologi

    Huawei Rilis Jam Tangan dan Gelang Pintar

  • TIKTAK.ID - Dita Oepriarto Bersama Istri dan Tiga Anaknya Menjadi Pelaku Bom Bunuh Diri di Beberapa Gereja di Surabaya
    Nasional

    Tren Baru Terorisme Libatkan Keluarga

  • Zulfan Dicopot dari Ketua DPP NasDem Gara-gara Sebut ‘Anies Antitesis Jokowi’
    Nasional

    Zulfan Dicopot dari Ketua DPP NasDem Gara-gara Sebut ‘Anies Antitesis Jokowi’

  • Ronaldo Disebut Tolak Tawaran Rp4,5 triliun untuk Main di Arab Saudi
    Olahraga

    Ronaldo Disebut Tolak Tawaran Rp4,5 triliun untuk Main di Arab Saudi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.