
TIKTAK.ID – Belum selesai kasus gagal bayar polis asuransi Jiwasraya, muncul lagi perusahaan asuransi milik negara yang juga dicurigai tengah digerogoti korupsi. PT ASABRI (Persero) diduga digerogoti korupsi senilai Rp10 triliun. Hal inilah membuat pejabat terkait, Menko Polhukam, Mahfud MD dan Menteri BUMN, Erick Thohir tak habis pikir.
Asabri adalah Asuransi Sosial dan Pembayaran Pensiun khusus untuk Prajurit TNI, Anggota Polri, dan PNS Kementerian Pertahanan.
Kecurigaan berawal dari pernyataan Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD yang mendengar adanya dugaan korupsi Rp10 triliun.
Baca juga: Terlibat Suap PAW Anggota DPR dari PDIP, Komisioner KPU Wahyu Setiawan Pakai Kode ‘Siap Mainkan!’
“Saya mendengar isu korupsi di Asabri yang mungkin itu tidak kalah fantastis dengan kasus Jiwasraya, di atas Rp10 triliun,” ujar Mahfud di kantor Kemenko Polhukam, dilansir Tribunnews.com, Jumat (10/1/20).
Bahkan Mahfud mengungkapkan korupsi di BUMN yang berdiri sejak 1 Agustus 1971 itu sudah pernah terjadi sebelumnya saat ia menjabat Menteri Pertahanan era kepemimpinan Presiden Gus Dur.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










