TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Mahfud: Purbaya Tak Begitu Paham Masalah BLBI

Mahfud: Purbaya Tak Begitu Paham Masalah BLBI

By Johan Arif
15 Oktober 2025
95
0
Mahfud: Purbaya Tak Begitu Paham Masalah BLBI

TIKTAK.ID – Eks Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD menduga Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa tak begitu paham soal kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Mahfud menyampaikan hal itu untuk menanggapi pernyataan Purbaya mengenai Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI (Satgas BLBI) sebaiknya dibubarkan, lantaran membuat ribut dan menghasilkan sedikit uang.

“Jadi kita hanya memberi masukan. Namun supaya diingat, saya tetap berpikir kalau Pak Purbaya ini tak begitu paham masalah BLBI ini. Tidak paham masalah BLBI, sepertinya,” ujar Mahfud, seperti dikutip Kompas.com dari akun YouTube pribadinya, pada Rabu (15/10/25).

Baca juga : Menteri Agama: Kejahatan Seksual di Pesantren Terlalu Dibesar-besarkan

Mahfud mengakui kalau Purbaya sebagai Menteri Keuangan memiliki hak untuk memilih sebuah kebijakan, tapi ia hanya memberikan peringatan.

Mahfud menjelaskan, BLBI adalah utang resmi dari obligor dan debitur dengan jaminan serta surat pengakuan resmi kepada negara. Mulanya, kata Mahfud, nilai tersebut mencapai Rp440 triliun dan menjadi Rp141 triliun usai dikorting negara.

“Sudah disahkan secara hukum oleh Mahkamah Agung,” ucap Mahfud.

Baca juga : Ratusan Siswa SMPN 1 Cisarua Keracunan MBG, Ini Respons Kepala Dapur SPPG

Kemudian Pakar Hukum Tata Negara ini menyebut hingga kini Satgas BLBI sudah merampas uang dan aset dari para debitur sebesar Rp41 triliun. Dia mengaku nilai pengembalian tersebut terkumpul saat dirinya memimpin Satgas BLBI pada masa Pemerintahan Presiden RI Ke-7, Joko Widodo (Jokowi).

Mahfud pun khawatir bakal timbul ketidakadilan, jika tugas Satgas BLBI menagih utang itu tidak dilanjutkan lantaran ada pengemplang utang yang ditagih dan bersedia membayar, tapi tetap tidak membayar.

“Hal itu dapat menimbulkan ketidakadilan bagi mereka. Loh, saya kok ditagih, dirampas, lalu dilelang? Kok yang lain tidak?” terang Mahfud.

Baca juga : Dana Reses DPR Naik 75 Persen, Jadi Rp702 Juta

Menurut Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini, persoalan penagihan BLBI bukan sekadar utang, tapi keputusan hukum dan hak negara dari para pengusaha yang mengajukan utang.

“Itu utang, loh, tidak bisa lalu sudah biarkan, karena itu kan utang kepada negara,” tegas Mahfud.

Perlu diketahui, Purbaya berencana membubarkan Satgas BLBI yang dibentuk dan sempat dipimpin Mahfud MD. Pasalnya, Purbaya menganggap kinerja Satgas BLBI tidak maksimal dalam mengejar pengembalian aset dari debitur atau obligor. Ia bahkan menuding kinerja mereka tidak sebanding dengan keributan yang dibuat.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsBLBImahfud mdMenteri KeuanganPurbaya Yudhi Sadewa

Related articles More from author

  • Sebut Pemerintah Tak Fair Bubarkan FPI, Tim Hukum Ungkit Aksi Sosial Saat Bencana
    Nasional

    Sebut Pemerintah Tak Fair Bubarkan FPI, Tim Hukum Ungkit Aksi Sosial Saat Bencana

    31 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Prabowo PT Asabri
    Nasional

    Pelajari Laporan Kasus Asabri, Prabowo: Prajurit dan Pensiunan Harap Tenang!

    14 Januari 2020
    By Adam Humain
  • Kepala Daerah Wajib Penuhi Syarat dari Purbaya Jika Ingin Tambah Dana TKD
    Nasional

    Kepala Daerah Wajib Penuhi Syarat dari Purbaya Jika Ingin Tambah Dana TKD

    22 Oktober 2025
    By Johan Arif
  • Habib Rizieq Dianggap Hina Peradilan, Begini Penjelasan Mahfud MD
    Nasional

    Habib Rizieq Dianggap Hina Peradilan, Begini Penjelasan Mahfud MD

    22 Maret 2021
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Bertemu Lembaga Persahabatan Ormas Islam, Mahfud Soroti Khilafah dan Islamofobia
    Nasional

    Bertemu Lembaga Persahabatan Ormas Islam, Mahfud Soroti Khilafah dan Islamofobia

    3 Januari 2020
    By Burhan Adiatma
  • Mahfud Jelaskan Indonesia Darurat Militer yang Dimaksud Muhadjir
    Nasional

    Mahfud Jelaskan Indonesia Darurat Militer yang Dimaksud Muhadjir

    18 Juli 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Jokowi Akui Angka Kematian Corona di Indonesia Lebih Tinggi dari Rata-rata Global
    Nasional

    Jokowi Akui Angka Kematian Corona di Indonesia Lebih Tinggi dari Rata-rata Global

  • Jokowi Bicara Soal Vaksin Terbaik untuk Covid-19
    Nasional

    Pemilu 2024 Kian Dekat, Jokowi Beri 3 Pesan Khusus untuk Menteri

  • Ajak Masyarakat Bersahabat dengan New Normal, Yusuf Mansyur: Jangan Baper Jangan Pundung
    Nasional

    Ajak Masyarakat Bersahabat dengan New Normal, Yusuf Mansyur: Jangan Baper Jangan Pundung

  • TikTok Shop Dilarang Transaksi Jual-Beli, Hanya Boleh Promosi
    Nasional

    TikTok Shop Dilarang Transaksi Jual-Beli, Hanya Boleh Promosi

  • AHY: Ada Pihak yang Tak Ingin Koalisi Demokrat-NasDem-PKS Terjadi
    Nasional

    AHY: Ada Pihak yang Tak Ingin Koalisi Demokrat-NasDem-PKS Terjadi

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.