TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Luhut Dukung Edi Prabowo Ekspor Bibit Lobster, Susi Pudjiastuti dan Faisal Basri Menyebutnya Gila dan Tamak

Luhut Dukung Edi Prabowo Ekspor Bibit Lobster, Susi Pudjiastuti dan Faisal Basri Menyebutnya Gila dan Tamak

By Johan Arif
13 Desember 2019
1633
0
Luhut Dukung Edi Prabowo Ekspor Bibit Lobster, Susi Pudjiastuti dan Faisal Basri Menyebutnya Gila dan Tamak

TIKTAK.ID – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mendukung rencana Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo membuka opsi ekspor bibit lobster. Luhut menilai langkah tersebut lebih baik untuk mengurangi penyelundupan lobster.

“Lebih baik dikontrol, kan ujung-ujungnya pengawasan,” ujar Luhut di Jakarta, seperti dilansir Katadata.co.id, Kamis (12/12/19).

Luhut menjelaskan, polemik kebijakan ekspor bibit lobster telah berlangsung lama karena minimnya pengawasan. Ia mengklaim Edhy akan memperkuat prosesnya sehingga risiko penyelundupan dapat diminimalkan. Tak hanya itu, Luhut mengatakan ada dampak ekonomi yang besar dari rencana tersebut.

Menurut Luhut, peluang hidup benih lobster kurang dari 1% sehingga harus dimanfaatkan dengan baik oleh petani. Selain itu, lanjut Luhut, Pemerintah juga menggodok skema pembibitan yang ideal agar petani tetap mendapat pemasukan saat membesarkan bibit.

“Modelnya dibikin tambak oleh petani dulu enam bulan, dan petaninya mungkin diberi uang untuk hidup selama enam bulan,” ujar Luhut.

Baca juga: Pecat Ari Askhara, Erick Thohir Diminta Tunjuk Susi Pudjiastuti Jadi Dirut Garuda

Sebelumnya, Edhy membuka kembali opsi ekspor benih lobster yang sempat dilarang di era Susi Pudjiastuti. Pasalnya berdasarkan laporan dari tim Kementerian KKP, ekspor benih lobster ke Vietnam melalui pasar gelap masih terjadi.

“Dari total kebutuhan baby lobster mereka, 80 persen dari Indonesia. Celakanya, lewat Singapura,” ujar Edhy.

Benih lobster dijual dengan kisaran harga Rp 3.000 hingga 5.000 per ekor di Indonesia. Ketika besar, harga lobster melejit hingga Rp 139 ribu.

Sebelumnya, keputusan Edhy sempat dikritik oleh pengamat ekonomi Faisal Basri. Bahkan, Faisal menyebut keputusan Edhy itu hal yang gila.

“Jual jual, heh, lobster itu kita besarkan. Udah gila,” ujar Faisal Basri. “Mungkin kita yang berada di luar politik ini bisa matching-kan antara tuntutan dan tantangan yang kita hadapi dengan peluang-peluang yang ada. Ini pada akhirnya akan meningkatkan dosis pajak,” lanjutnya.

Baca juga: Pesan Khusus Luhut ke Prabowo: Kita Belum Berjaya di Laut

Sementara Susi Pudjiastuti tetap bersikeras menentang wacana ekspor benih lobster. Dalam akun Twitter pribadinya, Susi menyebutkan lobster sangat bernilai ekonomi tinggi sehingga kelestariannya perlu dijaga. Apalagi, Indonesia telah dianugerahi laut yang luas dan kaya sumber daya.

Dalam cuitannya, ia menyebut, hendaknya manusia tidak boleh tamak karena tergiur dengan harganya yang mahal itu, utamanya harga benih lobster yang melonjak drastis di pasar luar negeri.

Susi pun mengunggah video dirinya sedang makan lobster dan mengatakan, harga lobster yang dia makan dengan berat 400 sampai 500 gram harganya Rp 600.000 sampai Rp 800.000. Apalagi kalau lobster mutiara, bisa menembus harga Rp 4-5 juta.

Dia membandingkan dengan harga bibit yang dijual ke Vietnam yang hanya berkisar Rp 100.000 sampai Rp 130.000 per bibit.

Susi pun mengimbau para nelayan agar jangan bodoh, mudah tergiur melihat harga benih lobster yang sangat kecil mencapai Rp 100.000, karena jika dibesarkan, harganya bisa jauh lebih mahal dari itu.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsEdhy PrabowoEkspor bibit lobsterFaisal BasriLuhut Binsar PandjaitanMenko Kemaritiman dan InvestasiMenteri Kelautan dan PerikananPenyelundupan Lobstersusi pudjiastuti

Related articles More from author

  • 'Mahar' Unik Agar Diikuti Balik Akun Twitter Pribadi Susi Pudjiastuti
    Nasional

    ‘Mahar’ Unik Agar Diikuti Balik Akun Twitter Pribadi Susi Pudjiastuti

    30 Oktober 2019
    By Johan Arif
  • Susi Angkat Suara Terkait Klaim China Atas Pulau Natuna
    Nasional

    Soal Polemik Natuna, Prabowo Sebut China Sahabat, Susi: Maling Ikan Bukan Sahabat dan Tak Ada Hubungannya dengan Investasi

    5 Januari 2020
    By
  • Ogah Lanjut Jadi Menteri, Luhut Pilih Jadi Penasihat
    Nasional

    Ogah Lanjut Jadi Menteri, Luhut Pilih Jadi Penasihat

    24 Mei 2024
    By Joni Sitohang
  • Rocky Gerung Sebut Sikap Anies Lebih Baik Ketimbang 9 Menteri Jokowi, Soal Apa?
    Nasional

    Rocky Gerung Sebut Sikap Anies Lebih Baik Ketimbang 9 Menteri Jokowi, Soal Apa?

    6 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Susi Pudjiastuti Kritisi Soal Impor Garam, Edhy Prabowo Ngaku Terpaksa
    Nasional

    Susi Pudjiastuti Kritisi Soal Impor Garam, Edhy Prabowo Ngaku Terpaksa

    17 Januari 2020
    By Johan Arif
  • Flyer Deklarasi 'LBP for RI 1' Beredar, Jubir Tegaskan Luhut Tak Berniat Nyapres
    Nasional

    Flyer Deklarasi ‘LBP for RI 1’ Beredar, Jubir Tegaskan Luhut Tak Berniat Nyapres

    8 Agustus 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kim Tae Ri Latihan Anggar 6 Bulan untuk Syuting 'Twenty Five Twenty One'
    Selebriti

    Kim Tae Ri Latihan Anggar 6 Bulan untuk Syuting ‘Twenty Five Twenty One’

  • Dibandingkan Cara Kapolda Jatim Tegur Anak Buah yang Tidur Saat Rapat, Sikap Prabowo Tuai Pujian
    Nasional

    Relawan Sebut Prabowo Bisa Persatukan Masyarakat Indonesia

  • Hindari Makanan Pemicu Penumpukan Plak di Arteri ini
    Tips & Tutorial

    Hindari Makanan Pemicu Penumpukan Plak di Arteri ini

  • Didampingi Khofifah, Pertemuan Luhut dengan para Kiai di Surabaya Bahas Apa?
    Nasional

    Didampingi Khofifah, Pertemuan Luhut dengan para Kiai di Surabaya Bahas Apa?

  • Infinix GT 30 Pro vs Tecno Pova 7 Ultra, Duel Ponsel Gaming Kelas Menengah
    Teknologi

    Infinix GT 30 Pro vs Tecno Pova 7 Ultra, Duel Ponsel Gaming Kelas Menengah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.