TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Lonjakan Covid-19 di DKI Bukan Salah Anies tapi Pemerintah Pusat

Lonjakan Covid-19 di DKI Bukan Salah Anies tapi Pemerintah Pusat

By Joni Sitohang
2 September 2020
489
0
Lonjakan Covid-19 di DKI Bukan Salah Anies tapi Pemerintah Pusat

TIKTAK.ID – DKI Jakarta tengah menarik perhatian lantaran lonjakan kasus positif Covid-19 selama beberapa hari baru-baru ini melewati angka 1000 kasus. Pada Minggu (30/8/20), temuan kasus positif sampai 1.114 orang dan 1.029 pada Senin (31/8/20). Sedangkan data terkini hingga Selasa (1/9/20) angka pasien positif Corona tercatat 914 orang.

Merespons persoalan itu, politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera menyatakan lonjakan angka kasus Covid-19 di Jakarta tidak dapat serta-merta dicap sebagai kesalahan Gubernur DKI, Anies Baswedan seluruhnya. Lantaran ia memandang pertambahan angka Covid-19 di Jakarta seyogiyanya juga menjadi tanggung jawab Pemerintah Pusat.

“Bukan salah para Gubernur lantaran sekuat apa pun mereka jaga daerah rembesan dari luar selalu ada. Pemerintah Pusat yang bertanggung jawab penuh,” sebut Mardani sebagaimana dilansir merdeka.com, Rabu (2/9/20).

Baca juga : Anggota MPR Fraksi Demokrat Sebut Krisis 2020 Beda Jauh dengan 1998, Maksudnya?

Bagi Mardani, ada kekeliruan dari Pemerintah Pusat sejak awal mula menerbitkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang tidak sesuai dalam membatasi keramaian dan kerumunan masyarakat.

“Bahkan kini kluster sudah menyebar bukan di kerumunan temporer seperti pasar, tempat ibadah dan lain-lain, namun perkantoran dan bahkan perumahan,” terang Mardani.

Di samping melaksanakan PSBB, ia pun mengkritisi tindakan Pemerintah Pusat yang sedari awal juga sudah keliru melangkah dalam melakukan pendekatan institusional melalui pembentukan Gugus Tugas Penanganan Covid-19 dan berubah menjadi Satuan Tugas Penanganan Covid-19.

Baca juga : Akhirnya, Pemerintah Turunkan Tarif Listrik Non-Subsidi Rp 22,5 per kWh

“Pendekatan institusinya juga salah, membuat institusi baru Gugus Tugas dan lain-lain diubah seperti apa pun tak punya belalai hingga level terbawah. Mestinya Kemendagri sampai level desa/kelurahan bisa optimal digerakkan sampai Kemenkes bisa menggerakkan infrastruktur kesehatannya sampai level Puskesmas,” terangnya.

Lebih jauh Mardani menjelaskan, permasalahan anggaran penanganan Covid-19 yang terbatas juga menjadi persoalan. Lantaran, ia menyaksikan hingga kini tidak ada pencairan anggaran yang jelas dari Pemerintah Pusat ke Pemerintah Daerah sebagai wujud bantuan penanganan Covid-19.

“Dengan gabungan strategi yang tak tepat, institusi terbatas, sampai anggaran yang kurang. Sementara wilayah dan beban kerja demikian besar, kondisi Covid-19 yang kian tak terkontrol, jadi (seharusnya) sudah bisa diprediksi,” imbuhnya.

TagsAniesCoronaCOVID-19DKI JakartaGubernur DKI JakartaMardani Ali SeraPKSVirus Corona

Related articles More from author

  • Warisan Ahok ini Bisa Jadi Sarana Pantau Perkembangan Corona
    Nasional

    Warisan Ahok ini Bisa Jadi Sarana Pantau Perkembangan Corona

    29 Maret 2020
    By Joni Sitohang
  • Kubu AMIN Siap Laporkan Jokowi ke Bawaslu, Soal Apa?
    Nasional

    Kubu AMIN Siap Laporkan Jokowi ke Bawaslu, Soal Apa?

    27 Januari 2024
    By Joni Sitohang
  • SBY Sudah Tahu Siapa yang Memfitnahnya Tunggangi Demo
    Nasional

    SBY Sudah Tahu Siapa yang Memfitnahnya Tunggangi Demo

    14 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • Puji PKS Capreskan Anies, Din Syamsuddin: Figur Tepat untuk Indonesia ke Depan
    Nasional

    Puji PKS Capreskan Anies, Din Syamsuddin: Figur Tepat untuk Indonesia ke Depan

    25 Mei 2023
    By Joni Sitohang
  • Survei Indopol: Duet Anies-AHY Rajai Simulasi Empat Poros
    Nasional

    Simulasi Duet Anies-AHY di Jakarta Unggul dari Ganjar-Erick dan Prabowo-Cak Imin

    15 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Partai Ummat Alihkan Dukungan ke Prabowo Jika Anies Batal Nyapres
    Nasional

    Partai Ummat Alihkan Dukungan ke Prabowo Jika Anies Batal Nyapres

    16 Juni 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Hidup Hanya dengan Satu Ginjal, Vidi Aldiano Terpaksa Hindari Minuman Favoritnya
    Selebriti

    Hidup Hanya dengan Satu Ginjal, Vidi Aldiano Terpaksa Hindari Minuman Favoritnya

  • Koalisi Sipil Gelar Aksi Solidaritas Susuri TKP Teror Air Keras Andrie Yunus
    Nasional

    Koalisi Sipil Gelar Aksi Solidaritas Susuri TKP Teror Air Keras Andrie Yunus

  • KIB Agendakan Silaturahmi Lebaran Pekan ini Bahas Capres 2024 dan Koalisi Besar
    Nasional

    KIB Agendakan Silaturahmi Lebaran Pekan ini Bahas Capres 2024 dan Koalisi Besar

  • Jerman Skors 10 Polisi yang Tergabung di Grup Percakapan Kelompok Neo-Nazi
    Internasional

    Jerman Skors 10 Polisi yang Tergabung di Grup Percakapan Kelompok Neo-Nazi

  • Teknologi Canggih yang Bakal Jadi Tren Pada Tahun 2020
    Teknologi

    Teknologi Canggih yang Bakal Jadi Tren Pada Tahun 2020

Artikel Terbaru

  • Layar 60Hz vs 120Hz: Mana yang Lebih Baik untuk HP Baru? 27 Oktober 2026
  • Skabies Kudis: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya di Rumah 27 Oktober 2026
  • KPK Panggil Bupati Sorong Selatan Jadi Saksi Kasus Pemerasan Bupati Pemalang Nonaktif, Ini Perannya 27 Oktober 2026
  • Cara Menyimpan Kontak Baru di HP dengan Benar dan Mudah 27 Oktober 2026
  • Ahmad Doli Tak Setuju Pansel KPU Dibentuk Sekarang, Ini Alasannya 27 Oktober 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (90)
  • Keuangan (22)
  • Kuliner (1,068)
  • Nasional (8,019)
  • Olahraga (1,146)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,287)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.