TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Kudeta Militer Sudan Dijawab Protes Rakyat Sipil

Kudeta Militer Sudan Dijawab Protes Rakyat Sipil

By William Putra Wijaya
29 Oktober 2021
531
0
Kudeta Militer Sudan Dijawab Protes Rakyat Sipil

TIKTAK.ID – Militer Sudan menggulingkan pemerintahan yang sah dan merebut pemerintahan transisi. Kudeta itu memicu protes rakyat Sudan dengan turun ke jalan dan menentang kudeta tersebut. Akibatnya betrokan pun tak terelakkan, sedikitnya tiga orang tewas dan 80 lainnya luka-luka.

Ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan-jalan di Ibu Kota, Khartoum, dan kota kembarnya Omdurman menyusul penangkapan Perdana Menteri Abdalla Hamdok dan pejabat senior lainnya oleh pasukan keamanan di negara itu, pada Senin dini hari (25/10/21), seperti yang dilaporkan Al Jazeera.

Pemimpin kudeta tersebut, Jenderal Abdel Fattah al-Burhan, membubarkan Dewan Berdaulat militer-sipil yang telah dibentuk untuk membimbing negara menuju demokrasi setelah penggulingan pemimpin lama Omar al-Bashir dalam pemberontakan dua tahun lalu.

Al-Burhan, yang juga Kepala Dewan Pemerintahan Pembagian Kekuasaan, menyatakan keadaan darurat di seluruh negeri, mengatakan bahwa Angkatan Bersenjata perlu memastikan keamanan dan berjanji untuk mengadakan pemilihan pada Juli 2023 serta menyerahkan kekuasaan kepada Pemerintah sipil terpilih.

“Apa yang dialami negara saat ini merupakan ancaman dan bahaya nyata bagi impian para pemuda dan harapan bangsa,” katanya.

Abdalla Hamdok yang merupakan seorang ekonom dan mantan pejabat senior PBB yang diangkat sebagai Perdana Menteri teknokratis pada 2019, dipindahkan ke lokasi yang dirahasiakan setelah ia menolak mengeluarkan pernyataan untuk mendukung kudeta, kata Kementerian Informasi.

Ribuan orang Sudan yang menentang kudeta tersebut turun ke jalan dan menghadapi tembakan tentara di dekat markas militer di Khartoum.

Di kota kembar Khartoum, Omdurman, pengunjuk rasa membarikade jalan-jalan dan meneriakkan dukungan untuk Pemerintahan sipil.

Pasukan Kebebasan dan Perubahan, koalisi oposisi utama Sudan, menyerukan pembangkangan sipil dan protes di seluruh negeri dan menuntut agar Dewan Militer transisi menyerahkan kekuasaan kembali ke Pemerintah sipil.

Seorang aktivis Sudan untuk hak-hak perempuan di Tanduk Afrika, Hala al-Karib mengatakan bahwa Sudan sedang melalui “saat-saat yang sangat suram dalam sejarahnya” karena berada di “persimpangan jalan”.

Dia meminta masyarakat internasional untuk menekan militer agar menghormati Konstitusi dan kesepakatan dengan Dewan Sipil.

“Militer telah mencemarkan kesepakatannya dengan Pemerintah sipil dengan menahan perdana menteri dan beberapa menteri Kabinet,” kata al-Karib. “Orang-orang Sudan tidak tahu apakah mereka aman atau tidak.”

Negara itu berada di ujung tanduk sejak bulan lalu, ketika plot kudeta yang gagal dan dituduhkan pada pendukung al-Bashir memicu tuduhan antara militer dan warga sipil di Kabinet transisi.

Dalam beberapa pekan terakhir, koalisi kelompok pemberontak dan partai politik bersekutu dengan militer dan memintanya untuk membubarkan Pemerintah sipil, sementara menteri Kabinet ikut bagian dalam protes terhadap prospek kekuasaan militer.

Kudeta juga terjadi hanya beberapa minggu sebelum militer seharusnya menyerahkan kepemimpinan Dewan yang menjalankan negara itu kepada warga sipil.

TagsAfrikaBerita Dunia Hari IniKhartoumKudeta militerOmdurmanSudan

Related articles More from author

  • Positif Covid, Trump dan Istrinya Dikarantina
    Internasional

    Positif Covid, Trump dan Istrinya Dikarantina

    3 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Israel Kembali Gempur Jalur Gaza
    Internasional

    Israel Kembali Gempur Jalur Gaza

    18 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Amerika Serikat Tak Terima Iran Terbebas dari Embargo Senjata PBB
    Internasional

    Amerika Serikat Tak Terima Iran Terbebas dari Embargo Senjata PBB

    19 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Ini Penyebab Ratu Inggris Hengkang dari Istana dan Isolasi Dirinya di Kastil Windsor
    Internasional

    Ini Penyebab Ratu Inggris Hengkang dari Istana dan Isolasi Dirinya di Kastil Windsor

    23 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Biden Bakal Salahkan Trump Soal Aksi Kerusuhan di Parlemen AS Tahun Lalu
    Internasional

    Biden Bakal Salahkan Trump Soal Aksi Kerusuhan di Parlemen AS Tahun Lalu

    12 Januari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Berselisih dengan Presiden Soal Penanganan Corona, Menteri Kesehatan Brasil Pilih Lepaskan Jabatannya
    Internasional

    Berselisih dengan Presiden Soal Penanganan Corona, Menteri Kesehatan Brasil Pilih Lepaskan Jabatannya

    17 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Hoax WA Himbauan Gubernur Jakarta
    Nasional

    (CEK HOAKS ATAU FAKTA): Arahan dan Imbauan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan Terkait Virus Corona

  • TIKTAK.ID - TIKTAK.ID - [CEK FAKTA ATAU HOAKS] Foto 'Karena Virus Corona, Ka’bah Sepi Orang Thawaf'
    Nasional

    [CEK FAKTA ATAU HOAKS] Foto ‘Karena Virus Corona, Ka’bah Sepi Orang Thawaf’

  • Nasional

    Semprot Anies karena Jakarta Banjir Lagi, Golkar: Jangan Selalu Cari Pembelaan!

  • Gagal di Rumah Sendiri, Indonesia Incar Gelar di Malaysia Open
    Olahraga

    Gagal di Rumah Sendiri, Indonesia Incar Gelar di Malaysia Open

  • Gatot Nurmantyo Beda Pandangan Soal Fatwa Batasi Salat Jemaah di Tengah Wabah Corona, Ini Tanggapan MUI
    Nasional

    Gatot Nurmantyo Beda Pandangan Soal Fatwa Batasi Salat Jemaah di Tengah Wabah Corona, Ini Tanggapan MUI

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.