TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
InternasionalSelebriti
Home›Internasional›The Rolling Stones Ancam Trump ke Pengadilan Jika ‘Bandel’ Gunakan Lagunya untuk Kampanye Presiden

The Rolling Stones Ancam Trump ke Pengadilan Jika ‘Bandel’ Gunakan Lagunya untuk Kampanye Presiden

By
29 Juni 2020
620
0
The Rolling Stones Ancam Trump ke Pengadilan Jika 'Bandel' Gunakan Lagunya untuk Kampanye Presiden

TIKTAK.ID – Kelompok musik legendaris, The Rolling Stones memperingatkan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump untuk tak membawakan lagu-lagunya dalam kampanye pemilihan Presiden Amerika atau akan menghadapi tindakan hukum, tulis BBC.

Pernyataan itu disampaikan kuasa hukum Band asal London Inggris itu, BMI untuk menghentikan penggunaan musik mereka secara tidak sah dalam kampanye Trump.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Sabtu (27/6/20), perwakilan untuk kelompok itu mengatakan bahwa “langkah lebih lanjut untuk mengecualikan” Trump menggunakan bahan Rolling Stones dalam kampanye presiden di masa depan sangat diperlukan setelah “anjuran” yang disampaikan diabaikan.

BMI mengatakan akan melaporkan kampanye Trump atas nama Stones bahwa penggunaan lagu-lagu mereka tanpa izin merupakan pelanggaran lisensi, dan akan dikenakan tindakan hukum.

Salah satu lagu Band berlambang lidah menjulur ini yang berjudul “You Can’t Always Get What You Want” dinyanyikan dalam demonstrasi para pendukung Trump di Tulsa, Oklahoma pekan kemarin.

Lagu yang sama digunakan dalam kampanye Trump selama pemilu Amerika pada 2016.

“The Rolling Stones tidak mendukung Donald Trump,” tulis band itu melalui akun resmi Twitter-nya pada 2016.

Pada April lalu, kelompok musik yang digawangi oleh penyanyi 76 tahun, Sir Mick Jagger ini merilis single baru pertama mereka setelah delapan tahun absen dengan title “Living In A Ghost Town”.

Bukan hanya The Rolling Stone, pada awal bulan ini, keluarga musisi rock Tom Petty juga mengeluarkan surat penghentian kampanye Trump karena menggunakan lagunya “I Won’t Back Down” tanpa izin di demonstrasi pendukung Trump di Tulsa.

Dalam sebuah pernyataan yang diposting di Twitter, keluarga itu mengatakan bahwa almarhum artis itu “tidak pernah ingin lagu miliknya digunakan untuk kampanye kebencian”.

Petty meninggal pada tahun 2017 karena overdosis dan kecelakaan setelah mengonsumsi obat penghilang rasa sakit, dalam usia 66 tahun.

Langkah yang dilakukan The Rolling Stone dan Tom Petty ini mengikuti jejak penyanyi lain seperti Adele, Neil Young dan Steven Tyler yang melarang lagu-lagu dan musik mereka untuk kampanye presiden Trump.

Sementara, kampanye Presiden Amerika masih akan berlanjut dalam beberapa bulan lagi ketika Trump bersiap menghadapi calon presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden dalam pemilihan presiden November mendatang.

TagsBerita Dunia Hari IniDonald TrumpkampanyeKampanye PresidenPengadilanPilpres AmerikaThe Rolling Stones

Related articles More from author

  • Teks Lengkap Laporan Intelijen AS Muat Keterlibatan Bin Salman dalam Pembunuhan Jamal Khashoggi
    Internasional

    Teks Lengkap Laporan Intelijen AS Muat Keterlibatan Bin Salman dalam Pembunuhan Jamal Khashoggi

    2 Maret 2021
    By William Putra Wijaya
  • Kesaksian Dokter Turki: Jumlah Kasus Covid-19 Lebih Besar dari Laporan Pemerintah
    Internasional

    Kesaksian Dokter Turki: Jumlah Kasus Covid-19 Lebih Besar dari Laporan Pemerintah

    6 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Bom yang Digunakan Saudi Serang Yaman Ternyata Buatan AS
    Internasional

    Bom yang Digunakan Saudi Serang Yaman Ternyata Buatan AS

    25 Januari 2022
    By William Putra Wijaya
  • Parlemen Ekuador Setujui Penyidikan terhadap Presiden Guillermo terkait Pandora Papers
    Internasional

    Parlemen Ekuador Setujui Penyidikan terhadap Presiden Guillermo terkait Pandora Papers

    12 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • AS Ungkap Kemungkinan Saudi Berkawan dengan Israel
    Internasional

    AS Ungkap Kemungkinan Saudi Berkawan dengan Israel

    24 Oktober 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Beijing Siap Terima Penyelidikan Independen Terkait Asal-usul Virus Corona
    Internasional

    Beijing Siap Terima Penyelidikan Independen Terkait Asal-usul Virus Corona

    11 Mei 2020
    By Bagas F Sinaga

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • MUI Sumatera Utara Beri Fatwa Larangan Umat Islam Ucapkan Selamat Natal
    Nasional

    MUI Sumatera Utara Beri Fatwa Larangan Umat Islam Ucapkan Selamat Natal

  • Luhut Sebut Dirinya Tak Mungkin Maju Capres karena Bukan Orang Jawa
    Nasional

    Saat PDIP-Demokrat Kompak Kritik Tajam Luhut Soal Penundaan Pemilu

  • Gara-gara 'Amplop Kiai', Kader PPP Tuntut Suharso Mundur dari Ketum
    Nasional

    Gara-gara ‘Amplop Kiai’, Kader PPP Tuntut Suharso Mundur dari Ketum

  • Gerah Terus Dikritik PKS Soal Terlalu Sering Kunjungan ke Luar Negeri, Begini Tanggapan Prabowo
    Nasional

    Gerah Terus Dikritik PKS Soal Terlalu Sering Kunjungan ke Luar Negeri, Begini Tanggapan Prabowo

  • Survei Algoritma Soal Pilpres 2024: Pemilih Jokowi Cenderung Pilih Ganjar
    Nasional

    Survei Algoritma Soal Pilpres 2024: Pemilih Jokowi Cenderung Pilih Ganjar

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.