TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›KPK Ungkap Nilai Pemerasan Noel Ebenezer Cs Capai Rp201 Miliar

KPK Ungkap Nilai Pemerasan Noel Ebenezer Cs Capai Rp201 Miliar

By Johan Arif
26 Desember 2025
37
0
KPK Ungkap Nilai Pemerasan Noel Ebenezer Cs Capai Rp201 Miliar

TIKTAK.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan bahwa dugaan pemerasan yang melibatkan mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan RI, Immanuel Ebenezer, mencapai Rp201 miliar.

“Dalam penyidikan perkara ini, dari identifikasi oleh penyidik lewat rekening para tersangka, dugaan tindak pemerasan yang dilakukan mencapai Rp201 miliar untuk periode 2020-2025,” ucap Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, melalui keterangan tertulis, pada Kamis (18/12/25), seperti dilansir CNN Indonesia.

Jumlah itu masih belum termasuk pemberian tunai ataupun dalam bentuk barang, seperti mobil, motor, fasilitas pemberangkatan ibadah haji, umroh, dan lain-lain.

Baca juga : FX Rudy Ajukan Pengunduran Diri dari Plt Ketua PDIP Jateng ke Megawati

Untuk diketahui, hari ini KPK resmi menyelesaikan penyidikan Noel dan 10 tersangka lainnya. Jaksa KPK memiliki waktu selama 14 hari kerja untuk menyelesaikan surat dakwaan mereka.

“Selanjutnya JPU punya waktu paling lama 14 hari kerja untuk menyusun surat dakwaan, kemudian berkas perkara bakal dilimpahkan ke Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) guna proses persidangan,” terang Budi.

Sementara itu, Noel menyatakan siap menghadapi persidangan kasus dugaan pemerasan dan/atau penerimaan gratifikasi mengenai pengurusan sertifikat K3.

Baca juga : Cak Imin: Pilkada Langsung Tak Produktif dan Efektif

“P21 (pelimpahan berkas perkara ke Jaksa Penuntut Umum) hari ini. Ya harus siap, masa tidak siap, petarung di mana pun harus siap,” tutur Noel di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, pada Kamis (18/12/25).

Sebelumnya, KPK memproses hukum Noel dan 10 orang tersangka lainnya melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) pada Agustus 2025. Penangkapan tersebut sempat membuat heboh publik.

Adapun tersangka lainnya ada Irvian Bobby Mahendro selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Direktorat Jenderal Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Ditjen Binwasnaker & K3).

Baca juga : Cak Imin: Pilkada Langsung Tak Produktif dan Efektif

Selain itu, terdapat Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja tahun 2022-sekarang Gerry Aditya Herwanto Putra, Sub Koordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 tahun 2020-2025 Subhan, Direktur Bina Kelembagaan tahun 2021-Februari 2025 Hery Sutanto, Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja tahun 2020-sekarang Anitasari Kusumawati, Direktur Jenderal Binwasnaker & K3 pada Maret 2025-sekarang Fahrurozi.

Kemudian Subkoordinator Sekarsari Kartika Putri, Koordinator Supriadi, Perwakilan PT Kem Indonesia Temurila, dan Miki Mahfud yang juga merupakan pihak dari PT Kem Indonesia.

Mereka dikenakan Pasal 12 huruf e dan/atau Pasal 12 B Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Johan Arif
Johan Arif

Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.

Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.

TagsBudi PrasetyoImmanuel EbenezerJaksa Penuntut UmumKPKNoel

Related articles More from author

  • KPK Ungkap Periksa 53 Saksi, 6 Ahli, Geledah dan Sita Barang Bukti Sebelum Tahan Hasto
    Nasional

    KPK Ungkap Periksa 53 Saksi, 6 Ahli, Geledah dan Sita Barang Bukti Sebelum Tahan Hasto

    26 Februari 2025
    By Joni Sitohang
  • Menantu Jokowi Datangi KPK, Diperiksa Soal Kasus Apa?
    Nasional

    Menantu Jokowi Datangi KPK, Diperiksa Soal Kasus Apa?

    2 Mei 2025
    By Johan Arif
  • Fahri Hamzah ke Novel Baswedan Cs: Waktu Nggak Lulus Baru Marah, Kan Gak Fair
    Nasional

    Fahri Hamzah ke Novel Baswedan Cs: Waktu Nggak Lulus Baru Marah, Kan Gak Fair

    13 Juni 2021
    By Johan Arif
  • Eks Petinggi KPK Bambang Widjojanto Bela Bendum PBNU Sekaligus Politikus PDIP yang Jadi Tersangka Korupsi
    Nasional

    Eks Petinggi KPK Bambang Widjojanto Bela Bendum PBNU Sekaligus Politikus PDIP yang Jadi Tersangka Korupsi

    14 Juli 2022
    By Joni Sitohang
  • Gerindra Sindir Partai yang 'Mengkarbit' Anak Ketumnya, Demokrat Malah Bangga
    Nasional

    Soal Pemanggilan Andi Arief, Demokrat Desak KPK Profesional dan Tak Jadi Alat Politik untuk Tekan Oposisi

    31 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Gibran Sambangi SBY di Cikeas, Agenda Apa?
    Nasional

    Gibran Sambangi SBY di Cikeas, Agenda Apa?

    8 September 2025
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pyongyang Balas Serangan Kata-Kata Trump
    Internasional

    Baku Umpat Kim Jong Un vs Donald Trump Terus Berlanjut

  • Munarman Bakal Dibela 212 Pengacara
    Nasional

    Sebut Banyak Kejanggalan, Laskar FPI Desak Kapolri Buka Lagi Kasus Unlawfull Killing

  • Na In Woo Dibidik Perani Drama Baru Sutradara 'River Where the Moon Rises'
    Selebriti

    Na In Woo Dibidik Perani Drama Baru Sutradara ‘River Where the Moon Rises’

  • Soal Pemutusan Listrik dan Air Penghuni Apartemen di DKI, Anies Bisa Apa?
    Nasional

    Soal Pemutusan Listrik dan Air Penghuni Apartemen di DKI, Anies Bisa Apa?

  • Kunjungi KSAU, Kapolri Harap Sinergitas dari Level Atas hingga Bawah Tegakkan Disiplin Prokes Masyarakat
    Nasional

    Kunjungi KSAU, Kapolri Harap Sinergitas dari Level Atas hingga Bawah Tegakkan Disiplin Prokes Masyarakat

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.