TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Tips & Tutorial
Home›Tips & Tutorial›Kenali Perbedaan Depresi Klinis dan Depresi Situasional

Kenali Perbedaan Depresi Klinis dan Depresi Situasional

By Hendra Setiawan
15 Oktober 2021
635
0
Kenali Perbedaan Depresi Klinis dan Depresi Situasional

TIKTAK.ID – Semua orang pasti pernah merasakan kesedihan, tapi jika kesedihan dirasakan terus-menerus, dapat menjadi depresi.

Secara garis besar, depresi terbagi menjadi dua jenis, yaitu depresi klinis dan depresi situasional.

Seperti dilansir Kompas.com, depresi klinis merupakan kondisi serius yang bisa berdampak besar pada setiap bagian kehidupan. Sedangkan depresi situasional dikenal secara medis sebagai “gangguan penyesuaian dengan suasana hati yang tertekan”. Kondisi tersebut biasanya hilang pada waktu yang tepat dan membicarakan masalah akan memudahkan proses pemulihan.

Depresi klinis, atau secara medis dikenal dengan “gangguan depresi mayor”, bisa berkembang bila individu tidak kunjung pulih. Jenis depresi ini pun disebut-sebut sebagai kondisi kesehatan mental yang lebih parah.

Terdapat sejumlah perbedaan utama antara depresi klinis dan situasional, dan hal ini akan menentukan jenis perawatan yang dibutuhkan seseorang dan tingkat keparahan kondisinya. Meski demikian, tidak ada jenis depresi yang lebih “berat” dari yang lain, karena keduanya menghadirkan tantangan dan ancaman signifikan terhadap kesejahteraan seseorang.

Untuk itu, Anda perlu mengetahui jenis depresi mana yang menjadi akar dari suasana hati negatif yang terus-menerus, sehingga dapat mendukung pemulihan.

Depresi klinis
Depresi klinis sendiri cukup parah untuk mengganggu aktivitas sehari-hari. The Diagnostic and Statistic Manual of Mental Disorders, 5th Edition (DSM-V) diketahui mengklasifikasikan depresi klinis sebagai gangguan mood. Gangguan pada tingkat bahan kimia tertentu –atau disebut neurotransmiter– mungkin menjadi penyebabnya.

Akan tetapi, terdapat beberapa faktor lain yang cenderung berperan. Berikut ini di antaranya:

  1. Faktor genetik bisa memengaruhi respons individu terhadap suatu pengalaman atau peristiwa.
  2. Peristiwa besar dalam hidup bisa memicu emosi negatif, seperti kemarahan, kekecewaan, atau frustrasi.
  3. Ketergantungan alkohol dan obat-obatan mempunyai kaitan dengan depresi.

Depresi situasional
Depresi jenis ini merupakan bentuk depresi jangka pendek yang terjadi akibat peristiwa traumatis atau perubahan dalam kehidupan seseorang.

“Gangguan penyesuaian dengan suasana hati yang tertekan” menjadi nama lain untuk keadaan emosional ini.

Sejumlah contoh pemicu depresi situasional yakni perceraian, kehilangan pekerjaan, kematian seorang teman dekat, kecelakaan serius, serta perubahan hidup besar lainnya seperti pensiun.

TagsDepresi KlinisDepresi SituasionalKesehatan mentalTips Kesehatan

Related articles More from author

  • Agar Tak Salah Penanganan, Pahami Beda Nyeri Dada Antara Serangan Jantung dan Heartburn (Maag)
    Tips & Tutorial

    Agar Tak Salah Penanganan, Pahami Beda Nyeri Dada Antara Serangan Jantung dan Heartburn (Maag)

    19 Februari 2020
    By Hendra Setiawan
  • Tips Agar Tetap Bisa Berolahraga Saat Puasa
    Tips & Tutorial

    Tips Agar Tetap Bisa Berolahraga Saat Puasa

    17 April 2021
    By Hendra Setiawan
  • Ketahui Efek Begadang pada Wajah
    Tips & Tutorial

    Ketahui Efek Begadang pada Wajah

    30 November 2022
    By Hendra Setiawan
  • Begini Cara Atasi Masalah Kulit Wajah Akibat Pakai Masker
    Tips & Tutorial

    Begini Cara Atasi Masalah Kulit Wajah Akibat Pakai Masker

    28 Juni 2020
    By Hendra Setiawan
  • Konsumsi Makanan ini untuk Jaga Fungsi Ginjal
    Tips & Tutorial

    Konsumsi Makanan ini untuk Jaga Fungsi Ginjal

    29 Maret 2021
    By Hendra Setiawan
  • Meski Banyak Dikonsumsi, 5 Makanan ini Tak Pengaruhi Berat Badan
    Tips & Tutorial

    Meski Banyak Dikonsumsi, 5 Makanan ini Tak Pengaruhi Berat Badan

    25 April 2020
    By Hendra Setiawan

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • AirPods 3 Dijual di Indonesia, Tahan Keringat dan Air, Cocok Temani Olahraga
    Teknologi

    AirPods 3 Dijual di Indonesia, Tahan Keringat dan Air, Cocok Temani Olahraga

  • Jubir Menlu Rusia Ungkap Trik Propaganda AS Ciptakan Rusia sebagai Ancaman
    Internasional

    Jubir Menlu Rusia Ungkap Trik Propaganda AS Ciptakan Rusia sebagai Ancaman

  • Setelah Propaganda Soal 'Invasi' Tak Terbukti, Kini AS Tuduh Rusia Siapkan ‘Daftar Pembunuhan’ di Ukraina
    Internasional

    Setelah Propaganda Soal ‘Invasi’ Tak Terbukti, Kini AS Tuduh Rusia Siapkan ‘Daftar Pembunuhan’ di Ukraina

  • Netflix Sertakan Iklan Per Oktober 2022
    Teknologi

    Netflix Sertakan Iklan Per Oktober 2022

  • Hasil Musra NU Mojokerto Tuai Protes PBNU, Cak Imin Buka Suara
    Nasional

    Hasil Musra NU Mojokerto Tuai Protes PBNU, Cak Imin Buka Suara

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.