TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Tips & Tutorial
Home›Tips & Tutorial›Kenali Mitos dan Fakta Soal Cara Vaksin Bekerja

Kenali Mitos dan Fakta Soal Cara Vaksin Bekerja

By Hendra Setiawan
27 April 2025
180
0
Kenali Mitos dan Fakta Soal Cara Vaksin Bekerja

TIKTAK.ID – Salah satu mitos yang hingga kini masih banyak beredar di masyarakat yakni anggapan vaksinasi berarti memasukkan virus atau bibit penyakit ke dalam tubuh. Padahal, faktanya bukan demikian.

Vaksin memang dirancang untuk meniru infeksi. Akan tetapi hanya dalam bentuk antigen, yaitu bagian kecil dari patogen (seperti protein virus), bukan keseluruhan virus penyebab penyakit.

Tujuan utama vaksinasi sendiri yakni merangsang tubuh untuk membentuk antibodi — protein khusus yang dibuat oleh sel B, sejenis sel darah putih, ketika mendeteksi zat asing dan berbahaya (antigen) di dalam tubuh. Antibodi tersebut bakal menjadi bagian penting dari respons imun tubuh saat menghadapi infeksi di masa depan, sehingga penyakitnya tak akan menyebabkan keparahan.

Baca juga : Turunkan Risiko Diabetes Tipe 2 dengan Latihan Kekuatan

“Antibodi bersifat sangat spesifik terhadap antigen tertentu, namun supaya tubuh bisa memilikinya, sistem imun perlu ‘dilatih’ lebih dulu lewat vaksinasi. Dengan vaksin, tubuh diperkenalkan pada antigen sehingga dapat membentuk antibodi yang siap digunakan saat ada infeksi sungguhan,” ujar dr. Dirga Sakti Rambe, Sp.PD, seorang ahli vaksin, seperti dilansir Kompas.com.

Sebaliknya, bila seseorang membentuk antibodi lewat infeksi alami, maka ia harus terlebih dahulu mengalami penyakit tersebut. Hal itu dapat berisiko, lantaran infeksi bisa menyebabkan komplikasi, baik ringan maupun berat. Contohnya virus polio, mampu menyebabkan kelumpuhan permanen atau infeksi tuberkulosis yang bisa menimbulkan kerusakan paru-paru dan menyebar ke organ lain.

Dengan vaksinasi, maka tubuh memperoleh “latihan” guna mengenali dan melawan infeksi tanpa harus mengalami sakit yang berbahaya. Usai terbentuk, antibodi akan bekerja dengan cara mengikat antigen virus atau racun, sehingga tidak bisa menginfeksi sel tubuh, menetralkan patogen, menandai musuh agar bisa dihancurkan oleh sel-sel imun lainnya, dan mengaktifkan sistem pertahanan tubuh lainnya untuk melawan infeksi secara menyeluruh.

Baca juga : Tidur Tengkurap Mampu Redakan Ngorok? Ini Kata Dokter

Imunisasi adalah salah satu intervensi kesehatan paling efisien dalam mencegah penyakit. Berdasarkan data WHO, vaksinasi telah menyelamatkan sekitar 3,5 hingga 5 juta jiwa setiap tahun dari penyakit-penyakit yang sebenarnya bisa dicegah.

Meski begitu, masih banyak orangtua yang ragu memberikan imunisasi kepada anaknya. Data WHO pada 2023 melaporkan, 14,5 juta anak di dunia tidak mendapatkan imunisasi sama sekali. Indonesia bahkan menempati peringkat keenam tertinggi, dengan 1,3 juta anak belum menerima imunisasi.

Adapun sejumlah alasan yang sering muncul antara lain kekhawatiran akan efek samping vaksin, anggapan bahwa imunisasi tidak penting, sampai penyebaran informasi yang salah di masyarakat.

TagsCara Kerja VaksinVaksin

Related articles More from author

  • Ganjar Sebut Keputusan Pemerintah Pusat Syaratkan Sertifikat Vaksin untuk Bepergian Tidak Adil, Ini Alasannya
    Nasional

    Ganjar Sebut Keputusan Pemerintah Pusat Syaratkan Sertifikat Vaksin untuk Bepergian Tidak Adil, Ini Alasannya

    12 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Komnas HAM Protes Syarat PCR Naik Pesawat Meski 2 Kali Vaksin
    Nasional

    Komnas HAM Protes Syarat PCR Naik Pesawat Meski 2 Kali Vaksin

    22 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Klaim Diplomasi Vaksin Indonesia Paling Maju
    Nasional

    Jokowi Klaim Diplomasi Vaksin Indonesia Paling Maju

    13 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Rusia Jadi Negara Pertama yang Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19
    Internasional

    Rusia Jadi Negara Pertama yang Setujui Penggunaan Vaksin Covid-19

    14 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Nunggu Program Vaksinasi, Pengajian Maulid Akbar Habib Luthfi Ditunda Kembali
    Nasional

    Nunggu Program Vaksinasi, Pengajian Maulid Akbar Habib Luthfi Ditunda Kembali

    18 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Wapres Ma'ruf Amin Wajibkan Vaksin: Kita Berdosa Kalau Belum Herd Immunity
    Nasional

    Wapres Ma’ruf Amin Wajibkan Vaksin: Kita Berdosa Kalau Belum Herd Immunity

    3 Februari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Manchester United Sudah Deal Secara Pribadi dengan Moussa Dembele
    Olahraga

    Manchester United Sudah Deal Secara Pribadi dengan Moussa Dembele

  • Usai Arahan Jokowi, Investigasi Kasus Tewasnya Laskar Masuki Babak Baru
    Nasional

    Usai Arahan Jokowi, Investigasi Kasus Tewasnya Laskar Masuki Babak Baru

  • Waspadai Psikosis Usai Persalinan, Penyebab Ibu Celakai Anak
    Tips & Tutorial

    Waspadai Psikosis Usai Persalinan, Penyebab Ibu Celakai Anak

  • Beberkan Hubungannya dengan Megawati Usai Gibran Dampingi Prabowo, Jokowi: Baik-baik Saja
    Nasional

    Beberkan Hubungannya dengan Megawati Usai Gibran Dampingi Prabowo, Jokowi: Baik-baik Saja

  • Begini Cara Kerja QR Code untuk Batasi Pengunjung Mal Jakarta Saat New Normal
    Teknologi

    Begini Cara Kerja QR Code untuk Batasi Pengunjung Mal Jakarta Saat New Normal

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.