TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Tentara Myanmar Tembak Mati 18 Demonstran Anti-Kudeta Militer

Tentara Myanmar Tembak Mati 18 Demonstran Anti-Kudeta Militer

By William Putra Wijaya
4 Maret 2021
726
0
Tentara Myanmar Tembak Mati 18 Demonstran Anti-Kudeta Militer

TIKTAK.ID – Kelompok hak asasi manusia mengatakan bahwa pasukan keamanan Myanmar menembaki para demosntran yang menentang kudeta militer pada Rabu (3/3/21) dan menewaskan setidaknya 18 orang.

Peristiwa itu terjadi setelah negara tetangga menyerukan pengekangan dan membantu Myanmar untuk menyelesaikan krisis.

Saksi mata mengatakan, pasukan keamanan melepaskan sejumlah tembakan peringatan di beberapa kota. Hal itu menandakan tekad junta militer untuk membasmi protes terhadap kudeta 1 Februari yang menggulingkan Pemerintah terpilih Aung San Suu Kyi.

“Mengerikan, ini pembantaian. Tidak ada kata yang dapat menggambarkan situasi dan perasaan kami,” kata aktivis pemuda Thinzar Shunlei Yi kepada Reuters melalui aplikasi perpesanan.

Seorang Jubir Dewan Militer yang berkuasa tidak menanggapi permintaan komentar atas peristiwa itu.

Sekretaris gabungan kelompok hak asasi Tahanan Politik, Ko Bo Kyi mengatakan dalam sebuah postingannya di Twitter: “Sampai sekarang, militer telah menewaskan sedikitnya 18 orang”.

Di kota utama Yangon, saksi mata mengatakan sedikitnya delapan orang tewas, satu pada pagi hari dan tujuh lainnya ketika pasukan keamanan melepaskan tembakan berkelanjutan dengan senjata otomatis di sebuah lingkungan di utara kota pada sore hari.

“Saya mendengar begitu banyak tembakan terus menerus. Saya tiarap di tanah, mereka terus menembak,” kata pengunjuk rasa Kaung Pyae Sone Tun (23) kepada Reuters.

Seorang pemimpin demonstran, Htut Paing mengatakan rumah sakit di sana telah menginformasikan bahwa tujuh orang telah tewas. Administrator rumah sakit tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar.

Korban sebagian besar terjadi di pusat kota Monywa, di mana enam orang tewas, Monywa Gazette melaporkan.

Sedangkan yang lainnya tewas di berbagai tempat termasuk kota terbesar kedua Mandalay, kota utara Hpakant, dan pusat kota Myingyan.

Sementara dari catatan yang ada, sedikitnya 40 orang tewas sejak kudeta pada 1 Februari lalu.

Pasukan keamanan membubarkan protes di Yangon dan menahan sekitar 300 pengunjuk rasa, kantor berita Myanmar Now melaporkan.

Kekerasan itu terjadi sehari setelah Menteri Luar Negeri dari tetangga Asia Tenggara mendesak pengekangan namun gagal dan menyerukan untuk pembebasan Suu Kyi dan pemulihan demokrasi.

“Negara ini seperti Lapangan Tiananmen di sebagian besar kota,” kata Uskup Agung Yangon, Kardinal Charles Maung Bo, di Twitter, merujuk pada penindasan dengan kekerasan terhadap protes yang dipimpin mahasiswa di Beijing pada 1989.

Myanmar sebagian besar beragama Buddha tetapi memiliki sebagain kecil komunitas Kristen.

Militer membenarkan kudeta tersebut dengan menuduh telah terjadi kecurangan pemilih dalam pemungutan suara 8 November lalu. Partai Suu Kyi menang telak, dan mendapatkan masa jabatan kedua.

Komisi pemilihan mengatakan pemungutan suara itu adil.

Pemimpin Junta, Jenderal Senior Min Aung Hlaing telah berjanji untuk mengadakan pemilihan baru tetapi tidak diberi keterangan kapan hal itu akan dilakukan.

Suu Kyi (75) telah ditahan tanpa komunikasi sejak kudeta terjadi, namun sempat muncul di persidangan pengadilan melalui konferensi video minggu ini dan tampak dalam keadaan sehat, kata seorang pengacaranya.

TagsBerita Dunia Hari IniDemonstrasiKudeta militerMyanmarPenembakan

Related articles More from author

  • Tujuh Orang Tewas dalam Serangan Bersenjata ke Bursa Efek Pakistan
    Internasional

    Tujuh Orang Tewas dalam Serangan Bersenjata ke Bursa Efek Pakistan

    2 Juli 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Macron Sebut Australia ‘Pembohong’ Terkait Kesepakatan AUKUS
    Internasional

    Macron Sebut Australia ‘Pembohong’ Terkait Kesepakatan AUKUS

    2 November 2021
    By Bagas F Sinaga
  • 13 Orang Tewas Saat Polisi Peru Grebek Klub Malam
    Internasional

    13 Orang Tewas Saat Polisi Peru Grebek Klub Malam

    24 Agustus 2020
    By William Putra Wijaya
  • Selangkah Lagi Taliban Kuasai Kabul
    Internasional

    Selangkah Lagi Taliban Kuasai Kabul

    21 Agustus 2021
    By Bagas F Sinaga
  • Serangan Drone AS Tewaskan Warga Sipil Termasuk Tiga Anak Afghanistan
    Internasional

    Serangan Drone AS Tewaskan Warga Sipil Termasuk Tiga Anak Afghanistan

    6 September 2021
    By William Putra Wijaya
  • Yaman Balas Serang Abu Dhabi, Fasilitas Minyak Utama Terbakar
    Internasional

    Yaman Balas Serang Abu Dhabi, Fasilitas Minyak Utama Terbakar

    21 Januari 2022
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Menang Lawan Argentina, Seluruh Pemain Arab Saudi Dapat Rolls Royce dari Pangeran MbS
    Olahraga

    Menang Lawan Argentina, Seluruh Pemain Arab Saudi Dapat Rolls Royce dari Pangeran MbS

  • Ngaku Berotak Bodoh, Ternyata ini Gawai Favorit Jack Ma
    Selebriti

    Ngaku Berotak Bodoh, Ternyata ini Gawai Favorit Jack Ma

  • Kenali Penyebab Rambut Rontok Parah pada Wanita
    Tips & Tutorial

    Kenali Penyebab Rambut Rontok Parah pada Wanita

  • Tiket Ronaldo vs Messi Dilelang, Diyakini Bakal Tembus 15,2 Miliar
    Olahraga

    Tiket Ronaldo vs Messi Dilelang, Diyakini Bakal Tembus 15,2 Miliar

  • PKB Tawari Anies dan Ganjar Gabung Sambut Pilpres 2024
    Nasional

    Anies dan Ganjar Berpotensi Terlempar dari Bursa Capres

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.