TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Wapres Ma’ruf Amin Wajibkan Vaksin: Kita Berdosa Kalau Belum Herd Immunity

Wapres Ma’ruf Amin Wajibkan Vaksin: Kita Berdosa Kalau Belum Herd Immunity

By Joni Sitohang
3 Februari 2021
596
0
Wapres Ma'ruf Amin Wajibkan Vaksin: Kita Berdosa Kalau Belum Herd Immunity

TIKTAK.ID – Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyatakan vaksinasi virus Corona (SARS-CoV-2) hukumnya wajib. Ia mengatakan tidak akan gugur kewajiban itu sebelum terjadi kekebalan kelompok atau herd immunity terhadap virus penyebab Covid-19 itu.

Menurut Ma’ruf, dari total jumlah 270 juta penduduk di Tanah Air atau sekitar 182 juta orang, mesti menjalani vaksinasi.

“Kewajiban bervaksin tidak akan gugur sebelum terjadinya vaksinasi hingga 182 juta penduduk. Artinya kita masih tetap berdosa [apabila tidak mau divaksinasi], jika belum terjadi herd immunity itu,” tegas Ma’ruf melalui keterangan video yang diterbitkan Setwapres, Senin (1/2/21) malam, seperti dilansir CNN Indonesia.

Baca juga : Soal Logo Baru PKS, Anies Baswedan: Kedatangannya Bawa Cahaya

Ma’ruf menjelaskan, melakukan vaksinasi Covid-19 hingga menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi adalah upaya menghindar dari bahaya dan kerusakan akibat wabah virus Corona. Ia pun menyebut para ulama juga sudah bersepakat bahwa pelbagai kegiatan itu merupakan suatu kewajiban.

“Jadi kita wajib menjaga dari segala macam bahaya yang diduga, dan Covid-19 ini juga bahaya. Bahkan bukan lagi diduga, tetapi sudah diyakini. Diduga saja sudah wajib, apalagi sudah diyakini,” terang Ma’ruf.

Kemudian Ma’ruf meyakinkan bahwa seluruh kegiatan pencegahan di tengah pandemi Covid-19 berdasarkan hasil penelitian ilmiah ilmu kedokteran. Ia menilai ilmu kedokteran merupakan bagian dari ilmu tata aturan dan tata nilai yang telah ditetapkan oleh Tuhan Yang Mahakuasa.

Baca juga : Pengamat: Langkah AHY Bersurat ke Jokowi, Bisa Redam Kudeta tapi Bukan Jaminan Rongrongan Berakhir

Untuk itu, ia mengklaim orang yang mengingkari ilmu kedokteran sama halnya mengingkari tata aturan kehidupan di dunia yang telah ditetapkan Tuhan.

“Siapa yang mengatakan bahwa ilmu kedokteran itu tidak ada faedah dan manfaatnya, berarti dia telah menolak penciptanya dan pembuat syariatnya, yakni Allah SWT. Ucapan orang yang seperti itu tidak boleh diperhatikan atau tidak perlu dihiraukan,” tutur Ma’ruf.

Lebih lanjut, Ma’ruf mengimbau masyarakat agar mengikuti anjuran para ulama dengan mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19 dan turut menjalani vaksinasi.

Baca juga : Silaturahmi ke Mahkamah Agung, Kapolri Bahas Tilang Elektronik

“Menghindari penularan wabah [Covid-19] yang sangat berbahaya itu melalui 3M, vaksinasi, dan penerapan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat). Tiga hal itu adalah suatu kewajiban yang harus dilakukan oleh umat Islam khususnya dan masyarakat pada umumnya,” jelasnya.

TagsCoronaCOVID-19Maruf AminPPKMVaksinVaksin Covid-19Virus Corona

Related articles More from author

  • Jokowi Beberkan 3 Manfaat UU Cipta Kerja untuk Rakyat, Apa Saja?
    Nasional

    Jokowi Beberkan 3 Manfaat UU Cipta Kerja untuk Rakyat, Apa Saja?

    19 Oktober 2020
    By Joni Sitohang
  • 5 Langkah ini Bisa Hindarkan Kita dari Virus Corona
    Tips & Tutorial

    5 Langkah ini Bisa Hindarkan Kita dari Virus Corona

    4 April 2020
    By Hendra Setiawan
  • Prabowo Alihkan Anggaran Kementerian Pertahanan Demi Beli Ventilator Karya Anak Negeri
    Nasional

    Prabowo Alihkan Anggaran Kementerian Pertahanan Demi Beli Ventilator Karya Anak Negeri

    7 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Perintah Jokowi ke Kapolri untuk Penimbun Masker
    Nasional

    Perintah Jokowi ke Kapolri untuk Penimbun Masker

    4 Maret 2020
    By Johan Arif
  • Nasional

    Drone Emprit Temukan Sejumlah Nama Menteri Paling Sering Disebut Terkait Reshuffle, Kok Ada Nama Ahok?

    8 Juli 2020
    By Joni Sitohang
  • Ahli Sebut Pandemi di Masa Datang Bakal 'Lebih Mematikan'
    Nasional

    Ahli Sebut Pandemi di Masa Datang Bakal ‘Lebih Mematikan’

    10 Desember 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Prabowo Sudah Dua Kali Sambangi Rusia Selama 2020 ini, Ada Apa?
    Nasional

    Prabowo Sudah Dua Kali Sambangi Rusia Selama 2020 ini, Ada Apa?

  • TIKTAK.ID - Sejak 2019 Startup AI Sudah Prediksi Penyebaran Virus Corona
    Internasional

    Sejak 2019 Startup AI Sudah Prediksi Penyebaran Virus Corona

  • Listyo Sigit Sambangi AHY, Pengamat Sebut Lobi Politik yang Tidak Etis
    Nasional

    Listyo Sigit Sambangi AHY, Pengamat Sebut Lobi Politik yang Tidak Etis

  • Kali ini, Giliran GUSDURian Kecam Aksi Brutal Laskar Intoleran Solo
    Nasional

    Kali ini, Giliran GUSDURian Kecam Aksi Brutal Laskar Intoleran Solo

  • Nasional

    Anies Potong 25 Persen Tunjangan PNS DKI Akibat Covid-19

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.