
Kemudian pasien yang sudah terinfeksi akan mempunyai keluhan seperti sesak, batuk, demam, dan ngos-ngosan. Sebenarnya, gejala seperti itu sangatlah umum, cukup ringan, dan tidak menimbulkan komplikasi.
Setelah itu, tim peneliti melakukan observasi kepada 6 anggota keluarga ketika tengah melakukan perjalanan ke China pada 15-16 Januari. Kemudian mereka menemukan salah sati dari anggota keluarga tersebut yang tidak menunjukkan gejala terjangkit virus Corona.
Baca juga: Penting untuk Diketahui, Ini Gejala dan Ciri-ciri Terjangkit Virus Corona
Namun, setelah melakukan pemeriksaan pada paru-paru, terlihat ada gangguan pernapasan yang dialami. Padahal, ia sama sekali tidak mengalami gejala umum virus tersebut, seperti flu, batuk, dan demam. Maka dari itu, para peneliti masih melakukan penelitian gejala infeksi virus tersebut yang sudah tersebar di berbagai negara. Sebab, sebagain besar gejala awalnya adalah flu, demam, sesak napas, dan batuk.
Para peneliti dari Hongkong menjelaskan bahwa orang yang terkena virus Corona bisa saja sakit tanpa gejala umum tersebut. Namun yang jelas, pengidapnya akan mengalami gangguan pernapasan. Sehingga, mereka menyarankan agar tidak melakukan kontak fisik dengan orang yang sudah terinfeksi. Selain itu, dianjurkan juga untuk sering mencuci tangan dengan sabun paling tidak selama 20 detik.










