
TIKTAK.ID – Dulunya, di mata Presiden Joko Widodo (Jokowi), transparansi data terkait virus Corona mengandung akibat buruk karena bisa menimbulkan kepanikan warga. Namun kini, Jokowi menilai data Corona perlu dibuka ke publik.
Pada 13 Maret, Jokowi menjelaskan perihal sebab tidak dibukanya peta sebaran data terkait wabah Covid-19. Jokowi menilai data itu bersifat meresahkan.
“Sebetulnya kita ingin menyampaikan, tapi kita juga berhitung mengenai kepanikan dan keresahan di masyarakat, juga efek nantinya pada pasien apabila sembuh,” ujar Jokowi di Bandara Soekarno-Hatta, Jumat (13/3/20), seperti dilansir Detik.com.
Baca juga: Jokowi Diimbau Temui SBY dan Tokoh Lain, Untuk Apa?
Meski demikian, Jokowi mengatakan bukan berarti Pemerintah tidak memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini.
Kemudian suara-suara meminta transparansi data Corona pun bergema. Mulai dari Kepala Daerah, organisasi profesi, hingga pemerhati hak asasi manusia.
Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan HB X meminta Jokowi membuka data zona merah virus Corona. Namun, Sultan menyatakan pada saat itu, Senin (30/3/20), Pemerintah tak mau menjawab permintaannya. Padahal, Sultan beranggapan data zona merah diperlukan DIY untuk mengantisipasi persebaran virus Corona dari kasus impor (imported case) luar daerah.
Baca juga: Wow! Tiap Peserta Kartu Prakerja Jokowi Bakal Dapat Rp 3,55 Juta
Halaman selanjutnya…
Rusli Qomar adalah seorang penulis yang berdedikasi mengulas berbagai isu seputar dunia kesehatan dan kesejahteraan (wellness). Melalui karya-karyanya, Rusli aktif menyajikan informasi yang edukatif mengenai pencegahan dan penanganan penyakit, serta membagikan tips gaya hidup sehat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Dengan gaya penulisan yang lugas, terstruktur, dan berbasis pada referensi tepercaya, Rusli berkomitmen untuk menyederhanakan istilah-istilah medis yang rumit agar mudah dipahami oleh pembaca umum. Fokus utamanya adalah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan preventif, pemenuhan nutrisi harian, serta menjaga keseimbangan fisik dan mental










