
TIKTAK.ID – Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri meminta Presiden Joko Widodo atau Jokowi segera menunjuk dua anggota Dewan Pengarah BPIP yang baru. Dua anggota tersebut perlu mengisi posisi yang ditinggalkan Ma’ruf Amin dan Mahfud MD.
“Sampai sekarang, mohon maaf Pak Jokowi, belum ada penggantinya. Saya berulang kali mengingatkan beliau, kami masih kurang,” kata Megawati dalam acara Presidential Lecture Internalisasi dan Pembumian Pancasila, di Istana Negara, Jakarta, dilansir Kompas.com, Selasa (3/12/19).
Baca juga: Sandiaga Uno: Pengangguran di DKI 6 Bulan Terakhir Naik 50 Ribu Jiwa
Megawati menegaskan tugas BPIP tidak mudah. Oleh karena itu, Megawati berharap Jokowi bisa segera mengisi pos yang ditinggalkan Ma’ruf dan Mahfud.
“Tugas yang diberikan pada kami berat sekali. Bagaimana ideologi Pancasila itu yang sudah ada di dalam sanubari kita tapi karena perjalanan waktu Pancasila itu dibelokkan,” jelas Megawati.
Ma’ruf Amin sudah tak lagi menjabat anggota Dewan Pengarah BPIP setelah dilantik sebagai Wakil Presiden. Sementara Mahfud juga sudah menjabat sebagai Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan.
Halaman selanjutnya…
Johan Arif adalah seorang penulis dan pemerhati dinamika sosial-politik yang berfokus mengamati perkembangan isu-isu nasional terkini. Lewat karya-karyanya, Johan menyajikan ulasan kritis dan tajam mengenai panggung politik, kebijakan publik, pergerakan tokoh figur publik, hingga fenomena-fenomena viral yang menyita perhatian publik.
Dengan pendekatan jurnalistik yang lugas dan objektif, Johan berusaha membedah latar belakang di balik setiap peristiwa hangat agar pembaca mendapatkan sudut pandang yang utuh dan berimbang. Fokus penulisan Johan adalah menghadirkan literasi politik dan sosial yang mudah dicerna, sekaligus mengajak masyarakat untuk lebih responsif dan kritis terhadap situasi yang terjadi di sekitarnya.










