
TIKTAK.ID – Pasca pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024, Jokowi didesak awak media bocorkan sosok para calon menterinya di kabinet Jokowi jilid 2. Kepada wartawan yang mengerubutinya saat baru tiba di Istana usai acara pelantikan di gedung parlemen, Minggu (20/10/19), Jokowi minta media sabar menunggu pengumuman resmi yang akan disampaikan Senin (21/10/19) pagi.
Sedikit bocoran tentang komposisi menteri barunya, Jokowi menyebutkan bahwa porsi menteri dari kader partai lebih sedikit dibandingkan kalangan profesional. Yakni 45% kader partai berbanding 55% kalangan profesional. Dari jumlah itu, hanya sekitar 16 orang menteri yang akan diambil dari kalangan parpol.
Di antara clue yang juga bocor ke awak media, Jokowi pastikan bakal ada putra Papua dalam jajaran kabinet barunya ini, meski tanpa merinci berapa jumlahnya. Jika merujuk pada komposisi menteri di kabinet Jokowi jilid 1, ada satu orang asal Papua, yaitu menteri Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise.

Menteri dari kubu Prabowo-Sandi
Tak menampik beredarnya isu calon menteri dari kubu Prabowo-Sandi yang menjadi rivalnya saat kontestasi pilpres kemarin, Jokowi justru menjawab diplomatis bahwa semua itu sangat mungkin terjadi.
Seperti ramai pemberitaan banyak media, jelang pelantikan, Jokowi memang sempat bertemu para ketua umum partai yang selama ini menjadi seterunya waktu pilpres dan memaparkan pertemuan yang dilakukan di istana secara terpisah itu dalam rangka menjajaki peluang koalisi dengan mereka.
Rusli Qomar adalah seorang penulis yang berdedikasi mengulas berbagai isu seputar dunia kesehatan dan kesejahteraan (wellness). Melalui karya-karyanya, Rusli aktif menyajikan informasi yang edukatif mengenai pencegahan dan penanganan penyakit, serta membagikan tips gaya hidup sehat yang relevan dengan kebutuhan masyarakat modern.
Dengan gaya penulisan yang lugas, terstruktur, dan berbasis pada referensi tepercaya, Rusli berkomitmen untuk menyederhanakan istilah-istilah medis yang rumit agar mudah dipahami oleh pembaca umum. Fokus utamanya adalah mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan preventif, pemenuhan nutrisi harian, serta menjaga keseimbangan fisik dan mental









