
TIKTAK.ID – Seorang pejabat yang mengetahui isi rapat internal di Istana menyebut Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyindir gaya komunikasi Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mengenai virus Corona.
Dalam rapat yang digelar sehari setelah pengumuman adanya kasus positif terjangkit Corona, pada Selasa (3/3/20) pekan lalu, Jokowi mengaku gusar dengan gaya komunikasi Terawan.
Mengutip Majalah Tempo edisi pekan ini, Terawan merupakan orang yang pertama kali membeberkan lokasi tinggal dua pasien Corona, yang membuat rumah mereka diberi garis polisi.
Pernyataan mantan Kepala Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto itu dinilai memancing kegaduhan. Dalam rapat internal di Istana, disebutkan bahwa berdasarkan sejumlah indikator di media sosial, hasilnya sentimen masyarakat justru negatif alias menjadi panik dalam menanggapi ucapan Terawan.
Baca juga: Gawat! Ekonom Rizal Ramli Ramal Kondisi Krusial Berujung ‘Lengsernya Kekuasaan’ sebelum Lebaran
Tidak hanya setelah kasus pertama muncul, Jokowi sebelumnya dikabarkan juga sudah gusar dengan cara Kementerian Kesehatan menjawab keraguan tentang kehadiran virus Corona. Dua pejabat di Kementerian Kesehatan dan Istana mengatakan Jokowi sempat mempertanyakan informasi terbaru terkait dengan Corona di Indonesia dan protokol penanganannya.
Halaman selanjutnya…
Adam Humain adalah seorang pegiat dan pemerhati teknologi yang memiliki ketertarikan mendalam pada perkembangan ekosistem digital global dan lokal. Lewat tulisan-tulisannya, Adam mengulas berbagai topik hangat seputar inovasi teknologi, dinamika bisnis startup dan raksasa hulu (big tech), hingga profil serta pemikiran para tokoh pemrakarsa di balik revolusi industri 4.0.
Dengan pendekatan analitis namun tetap komunikatif, Adam berusaha menjembatani kompleksitas dunia teknologi agar mudah dipahami oleh publik awam, pelaku bisnis, maupun sesama antusias teknologi. Selain aktif mengamati tren AI, keamanan siber, dan ekonomi digital, ia kerap membagikan perspektifnya mengenai bagaimana teknologi membentuk lanskap sosial dan cara manusia berinteraksi di masa depan










