TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Istana: Jokowi Putar Otak untuk Lindungi Novel Baswedan dkk

Istana: Jokowi Putar Otak untuk Lindungi Novel Baswedan dkk

By Joni Sitohang
1 Oktober 2021
341
0
Jubir Jokowi Tampik Bahas Reshuffle Kabinet Saat Temui Bos Partai Koalisi

TIKTAK.ID – Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman mengklaim bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah memutar otak untuk melindungi 56 orang pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari pemecatan.

Fadjroel mengaku Jokowi mencari cara yang tidak menabrak perundang-undangan. Untuk itu, kata Fadjroel, Jokowi memilih opsi perekrutan 56 orang pegawai KPK menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) Polri.

“Beliau mencari cara dan memutar otak, bagaimana kewajiban beliau sebagai Kepala Negara, karena beliau bukan hanya Kepala Pemerintahan. Bagaimana agar bisa tetap melindungi teman-teman yang 56 ini,” ujar Fadjroel melalui program Newsroom di CNNIndonesiaTV, Rabu (29/9/21), seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Baca juga : Di Mata Najwa, Haris Azhar Dituding Minta Saham Freeport ke Luhut

Menurut Fadjroel, opsi tersebut diajukan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Dia pun menyebut Jokowi menyetujui opsi itu dengan syarat tetap memegang prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance).

Fadjroel menjelaskan, opsi ini adalah bentuk keberpihakan Jokowi terhadap pemberantasan korupsi. Dia mengatakan Jokowi mendukung penuh upaya pemberantasan korupsi.

“Kita semua adalah pejuang antikorupsi dan Presiden Jokowi juga mewakafkan hidupnya untuk antikorupsi,” tutur Fadjroel.

Baca juga : Resmi Diberhentikan KPK, Bagaimana Nasib Novel Baswedan dkk Selanjutnya?

Di sisi lain, Direktur Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Universitas Andalas Feri Amsari, menilai Jokowi menyadari Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) hanya alat yang digunakan oleh KPK untuk menyingkirkan 56 pegawai berintegritas.

Feri menganggap hal itu terlihat dari sikap Jokowi yang menyetujui wacana Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk merekrut 56 pegawai itu menjadi ASN di Polri.

“Dengan ditariknya pegawai KPK, jelas bahwa TWK hanya modus untuk menyingkirkan pegawai. Pemerintah di bawah Presiden Jokowi pun mengetahui hal itu,” ucap Feri, mengutip Kompas.com, Rabu (28/9/21).

Baca juga : Disebut Diam Soal Kasus Rizieq Shihab, Begini Penjelasan Mahfud MD

Seperti diketahui, pimpinan KPK memecat 56 orang pegawai yang tidak lolos TWK, dan berlaku pada 30 September. Kemudian menjelang pemecatan, Kapolri menyampaikan usulan untuk merekrut Novel Baswedan dkk. sebagai ASN Polri.

“Pada tanggal 27, kami mendapatkan surat jawaban dari Pak Presiden melalui Mensesneg, secara tertulis. Prinsipnya, beliau sudah menyetujui 56 orang pegawai KPK tersebut untuk menjadi ASN Polri,” ungkap Listyo dalam rekaman konferensi pers di Papua dari Divisi Humas Polri, Selasa (29/9/21).

TagsFadjroel RachmanJokowiKPKListyo Sigit PrabowoNovel Baswedantes wawasan kebangsaanTWK

Related articles More from author

  • Petinggi PDIP: Oligarki Ngotot Renggangkan Hubungan Megawati-Jokowi
    Nasional

    Petinggi PDIP: Oligarki Ngotot Renggangkan Hubungan Megawati-Jokowi

    5 Juni 2022
    By Joni Sitohang
  • KPK Ungkap Alasan Periksa Eks Penyidik dalam Kasus Hasto
    Nasional

    KPK Ungkap Alasan Periksa Eks Penyidik dalam Kasus Hasto

    13 Januari 2025
    By Joni Sitohang
  • Menilik Peluang Jokowi, Prabowo dan Anies di Pilpres 2024
    Nasional

    Menilik Peluang Jokowi, Prabowo dan Anies di Pilpres 2024

    10 Mei 2021
    By Johan Arif
  • (Cek Hoaks atau Fakta) Saudi Desak Jokowi Lengserkan Anies Baswedan dari Jabatan Gubernur DKI
    Nasional

    (Cek Hoaks atau Fakta) Saudi Desak Jokowi Lengserkan Anies Baswedan dari Jabatan Gubernur DKI

    30 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Roy Suryo Sibuk Soroti Panci di Video Ucapan Lebaran Jokowi, Gus Nadir: Gak Penting!
    Nasional

    Roy Suryo Sibuk Soroti Panci di Video Ucapan Lebaran Jokowi, Gus Nadir: Gak Penting!

    26 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Anies Sebut Jabatan Presiden dan Gubernur Sama Saja, Apa Maksudnya?
    Nasional

    Permintaan Anies Baswedan Karantina Jakarta Ditolak Jokowi

    31 Maret 2020
    By Johan Arif

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pengguna Apple Watch SE di Korea Selatan Laporkan Alami Overheating
    Teknologi

    Pengguna Apple Watch SE di Korea Selatan Laporkan Alami Overheating

  • Ternyata Buah Durian Punya Beragam Manfaat untuk Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Ternyata Buah Durian Punya Beragam Manfaat untuk Kesehatan

  • Disebut Bakal Gantikan Koeman, Arteta Akui Masih Fokus di Arsenal
    Olahraga

    Disebut Bakal Gantikan Koeman, Arteta Akui Masih Fokus di Arsenal

  • Hanggini Jadi Hantu di Film Horor Komedi ‘After Life’
    Selebriti

    Hanggini Jadi Hantu di Film Horor Komedi ‘After Life’

  • Rusia Rencanakan Vaksinasi Covid-19 Massal pada Oktober Nanti
    Internasional

    Rusia Rencanakan Vaksinasi Covid-19 Massal pada Oktober Nanti

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.