TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Hasto Perjelas Maksud Megawati Perintahkan Jokowi Bubarkan KPK

Hasto Perjelas Maksud Megawati Perintahkan Jokowi Bubarkan KPK

By Joni Sitohang
24 Agustus 2023
349
0
Hasto Perjelas Maksud Megawati Perintahkan Jokowi Bubarkan KPK

TIKTAK.ID – Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengeklaim pernyataan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri yang meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) membubarkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah dipelintir. Dia mengatakan sudah mengonfirmasi kepada Megawati soal pemberitaan sejumlah media massa tersebut.

“Itu dipelintir. Jadi pernyataan sebenarnya Bu Mega, beliaulah yang mendirikan KPK, upaya pemberantasan korupsi itu terus menerus dilakukan dengan segala upaya. Namun korupsi masih menjadi persoalan pokok bangsa kita,” ujar Hasto di Royal Ambarrukmo, pada Selasa (22/8/23) malam, seperti dilansir CNNIndonesia.com.

Hasto menjelaskan bahwa Megawati justru menegaskan dirinya yang meminta supaya KPK tidak sekadar sebuah komisi karena sifatnya ad hoc atau bukan lembaga permanen, sehingga memungkinkan dibubarkan sewaktu-waktu.

Baca juga : Jubir Tim 8 Koalisi Perubahan Sambut Baik Wacana Duetkan Anies-Ganjar

“Bu Mega menegaskan jangan hanya sekadar komisi. Sebab, komisi sifatnya bukan permanen,” tutur Hasto.

Menurut Hasto, Megawati hanya ingin gerakan pemberantasan korupsi di Tanah Air benar-benar mampu menekan angka serta perilaku korupsi anggaran negara.

“Harus ada upaya yang sungguh-sungguh, komitmen pemimpin nasional dan anak bangsa untuk mencegah korupsi. Karena beliau mendirikan KPK dalam suatu spirit untuk memenuhi amanat Reformasi,” terang Hasto.

Baca juga : Tak Tertarik Wacana Duet Ganjar-Anies, PKS: Kita Konsisten Capreskan Anies

Sementara itu, Megawati dalam acara Temu Kebangsaan Relawan Ganjar Pranowo di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo, menyampaikan keinginannya agar KPK dapat diubah menjadi lembaga yang lebih kuat.

“Ini (KPK) sifatnya hanya komisi. Menurut saya memang kurang kuat sehingga harus diubah,” jelas Megawati, Selasa sore.

Megawati mengaku mendirikan KPK ketika masih menjabat sebagai Presiden kelima RI. Dia memaparkan bahwa Menteri Sekretaris Negara pada Kabinet Gotong Royong periode 2001-2004, Bambang Kesowo kala itu mengajukan beleid pembentukan KPK dan memintanya untuk menekennya.

Baca juga : Beberkan Isi Pertemuan Puan-Luhut, Hasto PDIP: Keren Pertemuannya

Akan tetapi, Megawati tidak langsung menandatanganinya lantaran calon lembaga antirasuh tersebut berwujud komisi atau setara lembaga ad hoc yang tidak permanen.

“Tadinya saya tidak mau teken. Saya bilang, mengapa komisi? Itu sifatnya kan ad hoc, Mas (Bambang), kenapa enggak ada lain lagi ya yang bisa lebih mantap. Ad hoc itu kan suatu saat bisa dibubarkan dan itu Tap MPR,” ungkap Megawati.

TagsHastoHasto KristiyantoJokowiKPKMegawatiPDIP

Related articles More from author

  • Usulkan DPR Revisi UU ITE, Jokowi: Hapus Pasal-pasal Karet!
    Nasional

    Usulkan DPR Revisi UU ITE, Jokowi: Hapus Pasal-pasal Karet!

    17 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • Skenario Pilpres 2024: Jokowi Presiden, Prabowo Wapres
    Nasional

    Tolak Usulan Duet Prabowo-Jokowi untuk 2024, PKS: Masih Banyak yang Kredibel Pimpin Indonesia

    24 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Waketum Gerindra Sebut Prabowo Sejak 2014 Gagas Presidential Club
    Nasional

    Waketum Gerindra Sebut Prabowo Sejak 2014 Gagas Presidential Club

    11 Mei 2024
    By Joni Sitohang
  • Rocky Gerung Prediksi Anies Bakal Sering 'Diusik' KPK Jelang Pilpres
    Nasional

    Rocky Gerung Prediksi Anies Bakal Sering ‘Diusik’ KPK Jelang Pilpres

    25 September 2022
    By Joni Sitohang
  • PDIP Siap Panggil dan Disiplinkan Ganjar yang Bilang Siap Maju Capres 2024
    Nasional

    PDIP Siap Panggil dan Disiplinkan Ganjar yang Bilang Siap Maju Capres 2024

    24 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Bantah Bahas Pilpres Saat Temui Jokowi di Istana, Ganjar: Ekonomi Lagi Sulit
    Nasional

    Bantah Bahas Pilpres Saat Temui Jokowi di Istana, Ganjar: Ekonomi Lagi Sulit

    10 November 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Pembicaraan Damai antara Taliban dan Pemerintah Kabul Kembali Digelar
    Internasional

    Pembicaraan Damai antara Taliban dan Pemerintah Kabul Kembali Digelar

  • TIKTAK.ID - India Tembus Lima Besar Kekuatan Ekonomi Dunia
    Internasional

    India Tembus Lima Besar Kekuatan Ekonomi Dunia

  • OPPO Find N2 Flip Bangkitkan Nostalgia Ponsel Lipat Era 90'an
    Teknologi

    OPPO Find N2 Flip Bangkitkan Nostalgia Ponsel Lipat Era 90’an

  • TIKTAK.ID - Persoalkan Nepotisme dan Inkonsistensi Jokowi, PKS: Ipar Dilarang Nyalon Pilkada, Tapi Gibran Boleh
    Nasional

    Persoalkan Nepotisme dan Inkonsistensi Jokowi, PKS: Ipar Dilarang Nyalon Pilkada, Tapi Gibran Boleh

  • Petinggi PPP Tawari Sandiaga hingga Anies Jadi Caketum Partai, Tapi Jokowi ‘Restui’ Amran
    Nasional

    Petinggi PPP Tawari Sandiaga hingga Anies Jadi Caketum Partai, Tapi Jokowi ‘Restui’ Amran

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.