TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Tips & Tutorial
Home›Tips & Tutorial›Hai Perempuan, Mulai Sekarang Jangan Lagi Asal Cukur Rambut Kemaluan

Hai Perempuan, Mulai Sekarang Jangan Lagi Asal Cukur Rambut Kemaluan

By Hendra Setiawan
2 Maret 2020
1357
0
Hai Perempuan, Mulai Sekarang Jangan Lagi Asal Cukur Rambut Kemaluan

TIKTAK.ID – Riset membuktikan bahwa sebagian besar perempuan lebih sering mencukur rambut kemaluan mereka. Faktor higienitas biasanya menjadi alasan utama. Namun, terlepas dari faktor higienitas, menurut para ahli rambut kemaluan memiliki beberapa manfaat dan kegunaan.

Seperti dikutip dari laman Greatist, teori pertama menyebutkan rambut kemaluan yang muncul pada masa pubertas jadi pertanda bahwa seseorang sudah bisa bereproduksi. Rambut-rambut tersebut juga akan melindungi kulit dari gesekan yang timbul ketika melakukan hubungan intim.

Sedangkan teori kedua mengaitkannya dengan produksi keringat dalam tubuh. Kelenjar apocrine yang terdapat pada area ketiak dan kemaluan mengeluarkan zat pheromone dalam bentuk keringat dan bau tubuh yang menarik lawan jenis.

Itulah sebabnya, para perempuan mengeluarkan pheromone yang berbeda ketika mengalami ovulasi untuk menarik lawan jenis.

Namun kembali ke soal pilihan, tetap saja rambut di area vital bagi perempuan kerap dianggap sebagai hal dilematis.

Beberapa dari mereka memutuskan untuk mencukurnya demi keindahan. Namun, beberapa juga membiarkannya tumbuh untuk alasan kesehatan.

Riset menunjukkan, mayoritas perempuan memutuskan untuk mencukur rambut kemaluan atau bulu di area vagina mereka.

Padahal, tercatat sekitar 60 persen perempuan mengalami setidaknya satu komplikasi kesehatan karena mencukur rambut kemaluan.

Para ahli mengatakan mencukur bulu di area vital memang berpotensi mendatangkan efek negatif dan merugikan.

Dr Vanessa Mackar, Konsultan Obstetrician dan Ginekolog dari Royal College of Obstetricians and Gynecologists, Inggris, menyebut rambut kemaluan atau bulu di vagina dapat menjadi dasar untuk menjaga kebersihan.

“Rambut kemaluan menjadi penghalang alami untuk menjaga kebersihan, untuk mengurangi kontak dengan virus dan bakteri, dan untuk melindungi kulit halus vulva,” katanya.

Baca juga: 6 Manfaat Kesehatan yang Bisa Diperoleh Wanita dari Konsumsi Air Kelapa

Menurut dia, rambut kemaluan juga mencegah partikel asing seperti debu dan bakteri patogen agar tak gampang masuk ke tubuh.

Selain itu, rambut di area vagina juga membantu mengontrol kelembaban area sehingga menurunkan risiko infeksi jamur.

Sayangnya, sebagian besar orang memilih mencukur rambut kemaluan mereka. Padahal, mencukur rambut kemaluan berpotensi menimbulkan rasa gatal atau kemerahan pada area kemaluan.

Dampak lainnya, rambut yang tumbuh setelah dicukur atau di-wax akan cenderung tumbuh ke arah dalam (ingrown hair) sehingga menyebabkan peradangan dan muncul bercak-bercak pada kulit.

Selain itu, kulit akan mengalami abrasi (penipisan akibat benda tajam) secara perlahan yang berpotensi mudah tertular atau menularkan Penyakit Menular Seksual (PMS).

Mencukur rambut kemaluan, baik dengan pisau cukur atau waxing, kata Mackar, dapat berisiko iritasi dan membuat folikel rambut yang tertinggal terinfeksi. Selain itu bisa juga meninggalkan luka mikroskopis.

“Ketika iritasi itu dikombinasikan dengan lingkungan yang hangat dan lembab di area kemaluan, ini mendatangkan risiko berkembangnya bakteri patogen yang dapat menyebabkan penyakit,” tambah dia.

Rambut kemaluan di daerah genital juga membantu meminimalkan kontak kulit dengan seseorang yang mungkin sudah memiliki penyakit menular seksual.

Ini terjadi karena rambut di area vital akan membantu mencegah kontraksi.

“Mencukurnya bisa sangat merugikan karena membuat wanita berisiko lebih tinggi terkena penyakit kelamin, seperti kutil kelamin,” kata Mackay.

Baca juga: Hati-Hati, Gejala Sakit Jantung pada Wanita Sulit Dikenali

Hal ini juga dapat menyebabkan kerusakan ringan yang tidak nyaman, seperti luka bakar, kemerahan, lecet dan gatal.

Selain memiliki efek negatif, mencukur dapat meningkatkan kecepatan dan ketebalan pertumbuhan.

Menghindari risiko ini, beberapa wanita mungkin lebih memilih untuk mengeringkan rambut kemaluan mereka ketimbang mencukurnya. Cara ini dianggap dapat mengurangi pertumbuhan rambut secara keseluruhan.

Namun, mencukur dan mengeringkan rambut kemaluan juga tak dapat menyelesaikan masalah, karena kedua metode tersebut dapat menyebabkan rambut tumbuh ke dalam.

Dan, ketika rambut tumbuh ke dalam kulit, ini dapat menyebabkan benjolan kecil di area vagina.

Rambut yang tumbuh ke dalam memang tidak berbahaya dan akan hilang dengan sendirinya.

Menarik rambut kemaluan pun dapat menyebabkan kerusakan kulit dan infeksi. Bahkan, dapat menimbulkan rasa sakit yang berakibat pada infeksi atau radang, yang dikenal dengan folikulitis.

Dalam banyak kasus, folikulitis akan hilang dengan sendirinya. Namun, jika terjadi dalam kondisi parah, dokter biasanya memberikan antibiotik untuk mengobati kondisi tersebut.

TagsTips KesehatanTips Wanita

Related articles More from author

  • Banyak Tidur Bikin Kurus, Gimana Caranya?
    Tips & Tutorial

    Banyak Tidur Bikin Kurus, Gimana Caranya?

    2 April 2020
    By Hendra Setiawan
  • Kenali Manfaat Kelor untuk Kesehatan
    Tips & Tutorial

    Kenali Manfaat Kelor untuk Kesehatan

    14 Maret 2023
    By Hendra Setiawan
  • Ketahui Waktu Normal Wanita Alami Menstruasi
    Tips & Tutorial

    Ketahui Waktu Normal Wanita Alami Menstruasi

    2 Desember 2021
    By Hendra Setiawan
  • Kenali Pemicu Tantrum pada Orang Dewasa
    Tips & Tutorial

    Kenali Pemicu Tantrum pada Orang Dewasa

    8 Januari 2023
    By Hendra Setiawan
  • Begini Dampak Rutin Berolahraga terhadap Kesehatan Otak
    Tips & Tutorial

    Tips Jitu Atasi Stres

    2 Juni 2022
    By Hendra Setiawan
  • Seberapa Banyak Porsi Olahraga untuk Kesehatan Jantung Kita?
    Tips & Tutorial

    Seberapa Banyak Porsi Olahraga untuk Kesehatan Jantung Kita?

    20 Januari 2021
    By Hendra Setiawan

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Gregoria Mariska Akui Tak Bisa Ikuti Irama Lawan di China Open
    Olahraga

    Gregoria Mariska Akui Tak Bisa Ikuti Irama Lawan di China Open

  • Shin Tae Yong Larang Timnas U-19 Konsumsi Dua Makanan ini
    Olahraga

    Shin Tae Yong Larang Timnas U-19 Konsumsi Dua Makanan ini

  • Pakai Gojek di Singapura, Thailand, dan Vietnam Tak Perlu Ganti Aplikasi
    Teknologi

    Pakai Gojek di Singapura, Thailand, dan Vietnam Tak Perlu Ganti Aplikasi

  • Kemlu RI Berhasil Pulangkan 158 Pekerja Migran Indonesia termasuk ABK dari Berbagai Titik di Pasifik
    Nasional

    Kemlu RI Berhasil Pulangkan 158 Pekerja Migran Indonesia termasuk ABK dari Berbagai Titik di Pasifik

  • Selama Lockdown, Polusi Udara di Kota-Kota Eropa Turun Drastis
    Internasional

    Selama Lockdown, Polusi Udara di Kota-Kota Eropa Turun Drastis

Artikel Terbaru

  • Cara Menggunakan WhatsApp Web di Laptop dengan Mudah 2026 30 September 2026
  • HP vivo Y29 Spesifikasi Lengkap, Harga, dan Kelebihannya 29 September 2026
  • Kejagung Segel Perusahaan Milik Don Ritto di SCBD Terkait Kasus Febrie 29 September 2026
  • Android vs iPhone: Mana yang Lebih Cocok untuk Kamu? 29 September 2026
  • Cara Mengatasi Varises secara Alami dan Kapan ke Dokter 29 September 2026

Kategori

  • Berita Unik (100)
  • Internasional (1,531)
  • Kesehatan (59)
  • Keuangan (10)
  • Kuliner (1,058)
  • Nasional (7,945)
  • Olahraga (1,135)
  • Opini (2)
  • Selebriti (1,175)
  • Teknologi (1,225)
  • tips (15)
  • Tips & Tutorial (1,294)
  • Viral (82)

Cari Artikel

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.