TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Golkar Tak Terima Bahlil Dikaitkan dengan Korupsi Pertamina

Golkar Tak Terima Bahlil Dikaitkan dengan Korupsi Pertamina

By Joni Sitohang
8 Maret 2025
298
0
Golkar Tak Terima Bahlil Dikaitkan dengan Korupsi Pertamina

TIKTAK.ID – Kasus dugaan korupsi di lingkungan Pertamina yang kini sedang diusut oleh Kejaksaan Agung menjadi perhatian publik. Korupsi yang terjadi pada 2018-2023 lalu itu disinyalir telah merugikan keuangan negara mencapai Rp1 kuadriliun.

Kemudian Kejagung menetapkan sembilan tersangka dalam dugaan korupsi tersebut. Akan tetapi, dalam perkembangannya, beberapa pihak justru menyeret nama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia dalam pusaran mega korupsi tersebut.

Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar, Nurul Arifin, buka suara mengenai kasus korupsi yang menyeret nama Ketumnya tersebut. Nurul mengeklaim tuduhan tersebut salah alamat.

Baca juga : Kejagung Tepis Isu Bocornya Dokumen Hasil Sitaan di Rumah Riza Chalid

“Narasi yang menyebut Pak Bahlil ikut terlibat dalam kasus korupsi di Pertamina merupakan sebuah fitnah. Pak Bahlil saja baru menjabat sebagai Menteri ESDM pada Agustus 2024, sedangkan skandal korupsi itu terjadi pada 2018-2023,” ujar Nurul Arifin dalam keterangannya, pada Senin (3/3/25), seperti dilansir Sindonews.com.

Oleh sebab itu, Nurul menyebut Bahlil tidak memiliki keterlibatan dalam setiap keputusan yang dibuat dalam periode tersebut. Dia pun menegaskan, Bahlil telah menitahkan produksi minyak mentah dalam negeri harus diolah melalui fasilitas pengolahan minyak atau kilang dalam negeri, sehingga Kementerian ESDM sudah tidak mengizinkan lagi produksi minyak diekspor ke luar negeri.

“Justru Kementerian ESDM di bawah kepemimpinan Pak Bahlil sedang berbenah saat ini terkait tata kelola minyak mentah lewat izin impor BBM yang bakal dipersingkat menjadi enam bulan dari yang sebelumnya satu tahun. Tujuannya, evaluasi dapat mudah dilakukan setiap tiga bulan,” tutur Nurul.

Baca juga : Sejumlah Kepala Daerah Datangi Kediaman Jokowi Usai Retret

Nurul lantas berharap agar publik bisa lebih cerdas dan kritis dalam menilai kasus ini, sehingga tak ada salah persepsi dalam mengawal kasus korupsi yang merugikan rakyat tersebut.

“Ini menjadi pelajaran bagi kita bersama bahwa pihak terkait harus bertanggungjawab atas dugaan kasus korupsi ini. Ini saatnya bagi kita semua untuk berbenah, khususnya di lingkungan Pertamina agar bisa jauh lebih baik ke depan terkait pelayanan publik,” ucap Nurul.

Semantara itu, pengamat komunikasi dari London School of Public Relations (LSPR), Ari Junaedi menyatakan tak tepat bila Bahlil menjadi objek sasaran kemarahan masyarakat, khususnya warganet di media sosial, soal kasus korupsi di Pertamina tersebut. Ari menyatakan secara kronologi, kasus korupsi di Pertamina tidak berbarengan dengan masa jabatan Bahlil sebagai Menteri ESDM.

Baca juga : Puan Beberkan Pembicaraan dengan Prabowo, SBY dan Jokowi Saat Retret Kepala Daerah

“Tuduhan atau opini publik terhadap Bahlil dalam skandal korupsi di Pertamina ini menurut saya salah alamat. Buktinya, kita lihat saja periode jabatan Bahlil sebagai Menteri ESDM pada Agustus 2024, sedangkan korupsi terjadi pada 2018-2023,” terang Ari Junaedi.

TagsBahlil LahadaliaGolkarKejaksaan AgungMenteri ESDM

Related articles More from author

  • Golkar Nilai Airlangga Layak Jadi Suksesor Jokowi karena Berhasil Pulihkan Ekonomi
    Nasional

    Golkar Nilai Airlangga Layak Jadi Suksesor Jokowi karena Berhasil Pulihkan Ekonomi

    30 April 2022
    By Joni Sitohang
  • Golkar Solo Dukung Gibran Jadi Cagub Jateng 2024
    Nasional

    Golkar Solo Dukung Gibran Jadi Cagub Jateng 2024

    2 November 2022
    By Joni Sitohang
  • Cak Imin Siap Ajak Golkar Gabung Koalisi PKB-Gerindra
    Nasional

    Cak Imin Siap Ajak Golkar Gabung Koalisi PKB-Gerindra

    6 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Bahlil Bicara Peluang Jokowi Jadi Penasihat Khusus Prabowo
    Nasional

    Bahlil Bicara Peluang Jokowi Jadi Penasihat Khusus Prabowo

    17 April 2024
    By Joni Sitohang
  • Nasional

    Semprot Anies karena Jakarta Banjir Lagi, Golkar: Jangan Selalu Cari Pembelaan!

    9 Februari 2020
    By Rusli Qomar
  • Airlangga Tanggapi Pertemuan Puan-Luhut untuk Tarik Golkar Ikut Dukung Ganjar
    Nasional

    Airlangga Tanggapi Pertemuan Puan-Luhut untuk Tarik Golkar Ikut Dukung Ganjar

    29 September 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Usai Rapat Bareng Prabowo dan Erick Thohir, Jokowi Sebut Akan Pindahkan PT Pindad ke Subang
    Nasional

    Usai Rapat Bareng Prabowo dan Erick Thohir, Jokowi Sebut Akan Pindahkan PT Pindad ke Subang

  • Ahok Buka-bukaan Usai Viral Gaji Komut Pertamina Tembus Rp8 M
    Nasional

    Ahok Buka-bukaan Usai Viral Gaji Komut Pertamina Tembus Rp8 M

  • Jokowi Minta RI Siap jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036 di Ibu Kota Baru
    Nasional

    Jokowi Minta RI Siap jadi Tuan Rumah Olimpiade 2036 di Ibu Kota Baru

  • Maudy Koesnaedi Main Film 'Losmen Bu Broto', Adaptasi Sinetron Hits 80-an
    Selebriti

    Maudy Koesnaedi Main Film ‘Losmen Bu Broto’, Adaptasi Sinetron Hits 80-an

  • Survei Kepercayaan Publik: Jokowi 60 Persen, Terawan 45 Persen
    Nasional

    Survei Kepercayaan Publik: Jokowi 60 Persen, Terawan 45 Persen

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
© Copyright 2026 TIKTAK.ID. All rights reserved.