TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Ekonom Senior: Gara-gara Jokowi Cetak Utang Menggunung, Indonesia Tanggung Beban Bayar 1000 Triliun per Tahun

Ekonom Senior: Gara-gara Jokowi Cetak Utang Menggunung, Indonesia Tanggung Beban Bayar 1000 Triliun per Tahun

By Joni Sitohang
7 September 2020
868
0
Ekonom Senior: Gara-gara Jokowi Cetak Utang Menggunung, Indonesia Tanggung Beban Bayar 1000 Triliun per Tahun

TIKTAK.ID – Berdasar data valid, utang pemerintahan Joko Widodo tercatat 300 persen lebih besar dibanding APBN era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Demikian kata ekonom senior Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Didik J. Rachbini saat acara diskusi online series 3 bertema “Politik APBN dan Masa Depan Ekonomi” yang diselenggarakan INDEF, Rabu (2/9/20).

Dalam pemaparannya, di awal Presiden Jokowi menjabat pada 2014 telah melakukan penerbitan utang sebesar Rp660,8 triliun dengan membayar utang pada tahun 2014 sebesar Rp253,5 triliun.

Baca juga : Tingkatkan Pengamanan Pilkada Serentak 2020, Polda Jateng Beri Atensi Lebih di Wilayah Kontestasi Anak Jokowi?

Hal itu semakin meningkat setiap tahunnya. Pada 2019, pemerintahan Jokowi melakukan penerbitan utang sebesar Rp921,5 triliun dengan membayar utang pada 2019 sebesar Rp475,2 triliun.

“Kemudian utang pokok yang sudah dilaksanakan 2019 kita lihat, Indonesia membayar 475 (triliun rupiah) utang pokok, kemudian membayar bunganya itu 275 (triliun rupiah) itu (jadi) 750 (triliun rupiah). Jadi setiap tahun pemerintahan Joko Widodo ini sekarang membayar utang Rp750 triliun setiap tahun,” ujar Didik J. Rachbini.

Didik pun memprediksi beberapa tahun kemudian, Indonesia akan membayar utang lebih dari Rp1.000 triliun per tahunnya.

Baca juga : Ahok Buka-bukaan Soal Rencana Subsidi Gas

“Nah seribu triliun lebih itu sama dengan 200 persen anggaran seluruh anggaran APBN Presiden Susilo Bambang Yudhoyono,” kata Didik.

Sedangkan pada 2020, kata Didik, rancangan APBN 2020 Pemerintah akan menurunkan penerbitan utang sebesar Rp651 triliun.

Halaman selanjutnya…

1 2
TagsAPBNDPRIndefJokowiMenteri KeuanganSBYSri Mulyani

Related articles More from author

  • TIKTAK.ID - Bahas Banjir Bersama Anies, Jokowi: Jakarta Bukan Daerah yang Berdiri Sendiri
    Nasional

    Bahas Banjir Bersama Anies, Jokowi: Jakarta Bukan Daerah yang Berdiri Sendiri

    9 Januari 2020
    By Adam Humain
  • Dituding Rocky Gerung Mirip Pemerintahan Orde Baru, Jubir Jokowi Jawab Begini
    Nasional

    Jubir Jokowi Tuduh Pihak yang Tolak Ibu Kota Baru Suka Kebiasaan Lama

    3 Oktober 2021
    By Joni Sitohang
  • Surya Paloh dan Sohibul Iman
    Nasional

    Ketimbang Main Dua Kaki, Nasdem Diminta Tarik Menterinya dari Kabinet

    11 November 2019
    By Adam Humain
  • Soal Isu Reshuffle Kabinet, Sandiaga: Kita Pembantu Presiden Siap Di-reshuffle Kapan pun
    Nasional

    Soal Isu Reshuffle Kabinet, Sandiaga: Kita Pembantu Presiden Siap Di-reshuffle Kapan pun

    22 Juni 2024
    By Joni Sitohang
  • Tanggapi Kelanjutan Tragedi Kanjuruhan, Mahfud MD: Kalau Mau Saya, Hukum Mati Aja
    Nasional

    Soal Isu Reshuffle Rabu Pon, Mahfud MD: Nggak Ada Agenda di Istana, Jokowi ke Bali

    2 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • TIKTAK.ID - Apa Kaitan Mitos Rabu Pon bagi Presiden Jokowi dengan Reshuffle Kabinet?
    Nasional

    Apa Kaitan Mitos Rabu Pon bagi Presiden Jokowi dengan Reshuffle Kabinet?

    19 Desember 2020
    By Adam Humain

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Millenia 'Olive TOP' Patricia Buka Rahasianya Pilih Jadi Mualaf di Usia Muda
    Selebriti

    Millenia ‘Olive TOP’ Patricia Buka Rahasianya Pilih Jadi Mualaf di Usia Muda

  • Pengamat Ungkap Risiko Berat di Pilpres 2024 Jika Munaslub Golkar Terjadi
    Nasional

    Pengamat Ungkap Risiko Berat di Pilpres 2024 Jika Munaslub Golkar Terjadi

  • Jika Axiata Caplok Operator Seluler Indonesia, Kominfo akan Evaluasi Izin Penggunaan Frekuensinya
    Teknologi

    Jika Axiata Caplok Operator Seluler Indonesia, Kominfo akan Evaluasi Izin Penggunaan Frekuensinya

  • Luhut dan Megawati Dapat Jabatan Baru dari Jokowi, Apa Saja Tugasnya?
    Nasional

    Luhut dan Megawati Dapat Jabatan Baru dari Jokowi, Apa Saja Tugasnya?

  • Jadi Pelatih Tunggal Putri, Indra Widjaja: Saya Tidak Akan Lembek
    Olahraga

    Jadi Pelatih Tunggal Putri, Indra Widjaja: Saya Tidak Akan Lembek

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.