TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Demokrat Ungkap Kejanggalan Rapat Pengesahan Omnibus Law, Digelar Mendadak dan Super Cepat

Demokrat Ungkap Kejanggalan Rapat Pengesahan Omnibus Law, Digelar Mendadak dan Super Cepat

By Joni Sitohang
6 Oktober 2020
554
0
Bakalan makin panas nih DPR sama tanggapan demokrat sama aksi puan di rapat Omnibus Law, coba deh baca.. https://www.tiktak.id/puan-matikan-mikrofon-legislator-demokrat-saat-bahas-omnibus-law-pengamat-kekanak-kanakan.html

TIKTAK.ID – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Herman Khaeron mengungkapkan, rapat paripurna yang salah satu agendanya mengesahkan Rancangan Undang-undang Omnibus Law Cipta Kerja (RUU Ciptaker) digelar secara tiba-tiba dan super cepat pada Senin (5/10/20).

Padahal, ia mengatakan Rapat Paripurna Penutupan Masa Sidang I Tahun Sidang 2020-2021 seharusnya digelar pada Kamis (8/10/20).

“Pada hari ini, Senin 5 Oktober 2020, sebenarnya tidak ada jadwal Paripurna DPR dan penutupan masa sidang pada 8 Oktober. Tetapi, tiba-tiba ada Bamus [Badan Musyawarah] dan Paripurna super cepat untuk mengesahkan RUU Ciptaker”, tulis pria yang akrab disapa Hero itu melalui akun Twitter-nya, @akang_hero, seperti dilansir CNNIndonesia.com, Senin (5/10/20).

Baca juga : Puan Matikan Mikrofon Legislator Demokrat Saat Bahas Omnibus Law, Pengamat: Kekanak-kanakan!

Hero pun menyatakan prihatin melihat situasi tersebut. Kemudian Hero mempertanyakan hal yang terjadi dengan tata laksana negara di Indonesia saat ini. Ia menilai RUU Ciptaker seharusnya tidak diputuskan secara tergesa-gesa bila benar-benar bertujuan untuk kesejahteraan rakyat.

“Jika yang dilakukan Pemerintah memang untuk rakyat, maka RUU Ciptaker tidak perlu tergesa-gesa diputuskan,” terang Ketua DPP Partai Demokrat itu.

Oleh sebab itu, Hero mengajak rakyat untuk melihat apakah UU Ciptaker dapat benar-benar memakmurkan rakyat dan menjaga kedaulatan Indonesia. Ia juga mengingatkan bahwa Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berhasil menjaga kestabilan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia tanpa sebuah regulasi yang bersifat omnibus law.

Baca juga : Presiden Baru PKS Tegaskan Istiqomah Jadi Oposisi Jokowi

“Pada era Presiden SBY tidak ada omnibus law, tapi ekonomi bisa tumbuh dan stabil,” ucap Hero.

Perlu diketahui, pengesahan rancangan regulasi ini dilakukan di tengah penjagaan aparat keamanan di depan Gedung DPR. Hal itu untuk mengantisipasi demonstrasi elemen buruh dan masyarakat sipil yang menolak RUU Ciptaker.

“Kepada seluruh anggota, saya memohon persetujuan dalam forum rapat paripurna ini. Bisa disepakati?” tanya Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin selaku pemimpin sidang paripurna di Kompleks DPR, Senayan, Jakarta.

“Setuju,” jawab mayoritas anggota yang hadir.

Baca juga : Sandiaga dan Megawati Turun Tangan Jadi Jurkam Putra Jokowi, Gerindra Solo: Ini Lobi Politik Tingkat Tinggi

Sebelumnya, Wakil Ketua Baleg DPR Achmad Baidowi menjelaskan, kasus Corona yang terus naik menjadi alasan mempercepat Paripurna Penutupan Masa Sidang I Tahun Sidang 2020-2021 dipercepat dari yang seharusnya Kamis (8/10/20) menjadi Senin (5/10/20).

“Tadi disepakati Bamus. Akibat laju Covid-19 di DPR terus bertambah, maka penutupan masa sidang dipercepat,” tutur Awiek melalui pesan singkat, Senin (5/10/20).

TagsDemokratDPROmnibus LawRUU Cipta KerjaSBY

Related articles More from author

  • Menyoal Kudeta Demokrat dan Berkarya, Gatot Nurmantyo: Politik Kita sudah Tak Sehat
    Nasional

    Menyoal Kudeta Demokrat dan Berkarya, Gatot Nurmantyo: Politik Kita sudah Tak Sehat

    8 Maret 2021
    By Johan Arif
  • Relawan KOBAR Pasang Baliho #2024SetiaBersamaJokowi di Riau, Begini Respons Demokrat
    Nasional

    Relawan KOBAR Pasang Baliho #2024SetiaBersamaJokowi di Riau, Begini Respons Demokrat

    10 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Anies Dapat Wejangan SBY Saat Silaturahmi Lebaran ke Rumah AHY
    Nasional

    Anies Dapat Wejangan SBY Saat Silaturahmi Lebaran ke Rumah AHY

    25 April 2023
    By Joni Sitohang
  • Risma, Susi dan Sahroni, Tokoh Potensial Pesaing Anies Baswedan di Pilkada DKI 2022
    Nasional

    Risma, Susi dan Sahroni, Tokoh Potensial Pesaing Anies Baswedan di Pilkada DKI 2022

    17 Januari 2021
    By Joni Sitohang
  • Ketum PB HMI: Cuitan Ferdinand Hutahaean Rusak Kebinekaan
    Nasional

    Ketum PB HMI: Cuitan Ferdinand Hutahaean Rusak Kebinekaan

    8 Januari 2022
    By Joni Sitohang
  • AHY Digugat Anak Buahnya Rp5 M, Demokrat: Kader Pembangkang
    Nasional

    AHY Digugat Anak Buahnya Rp5 M, Demokrat: Kader Pembangkang

    24 Maret 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Rapat dengan DPR, Risma Bersumpah Tidak Pernah Niat Blusukan atau Cari-Cari Gelandangan
    Nasional

    Rapat dengan DPR, Risma Bersumpah Tidak Pernah Niat Blusukan atau Cari-Cari Gelandangan

  • Koalisi Golkar-PAN-PPP Terancam Bubar Sebelum Berperang
    Nasional

    Koalisi Golkar-PAN-PPP Terancam Bubar Sebelum Berperang

  • Andika Perkasa Resmi Disetujui DPR Jadi Panglima TNI
    Nasional

    Andika Perkasa Resmi Disetujui DPR Jadi Panglima TNI

  • Sebut Gibran Ideal Dampingi Prabowo di 2024, Hashim: Tergantung Putusan MK
    Nasional

    Sebut Gibran Ideal Dampingi Prabowo di 2024, Hashim: Tergantung Putusan MK

  • TIKTAK.ID - Resmikan Masjid Cut Nyak Dien, Anies: Air Harus Kembali ke Tanah
    Nasional

    Resmikan Masjid Cut Nyak Dien, Anies: Air Harus Kembali ke Tanah

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.