TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Internasional
Home›Internasional›Dua Orang Alami Efek Samping Usai Terima Vaksin Covid-19 di Inggris

Dua Orang Alami Efek Samping Usai Terima Vaksin Covid-19 di Inggris

By Bagas F Sinaga
10 Desember 2020
551
0
Dua Orang Alami Efek Samping Usai Terima Vaksin Covid-19 di Inggris

TIKTAK.ID – Regulator obat Inggris pada Rabu (9/12/20), memperingatkan bahwa orang yang memiliki riwayat reaksi alergi yang serius tidak diperbolehkan menerima vaksin Pfizer-BioNTech yang baru karena hasil penyelidikannya menunjukkan dua reaksi merugikan yang terjadi pada hari pertama program vaksinasi massal di negara tersebut.

Dilansir dari Associated Press, Badan Pengatur Produk Kesehatan dan Kesehatan Inggris (MHRA) sedang menyelidiki apakah reaksi dua orang itu terkait dengan vaksin atau tidak. Dua orang yang terkena efek samping itu adalah anggota staf Layanan Kesehatan Nasional yang memiliki riwayat alergi, dan keduanya kini dalam masa pemulihan. Pihak berwenang belum merinci seperti apa reaksi mereka.

Sementara itu, regulator telah mengeluarkan peringatan bagi siapa saja yang mengalami reaksi alergi signifikan terhadap vaksin, obat atau makanan untuk tidak menerima suntikan vaksin Pfizer. Peringatan itu termasuk bagi siapa saja yang diminta untuk melakukan suntikan adrenalin atau orang lain yang memiliki reaksi alergi yang dapat berpotensi fatal.

“Seperti umumnya dengan vaksin baru, MHRA telah menyarankan dengan dasar pencegahan bahwa orang dengan riwayat reaksi alergi yang signifikan agar tidak menerima vaksinasi ini setelah dua orang dengan riwayat reaksi alergi yang signifikan merespons secara negatif kemarin,” kata Direktur medis NHS di Inggris, Profesor Stephen Powis dalam sebuah pernyataannya.

Badan pengawas medis juga mengatakan vaksinasi tidak boleh dilakukan di fasilitas yang tidak memiliki peralatan resusitasi.

Produsen Pfizer dan BioNTech mengatakan mereka kini sedang bekerja dengan penyelidik “untuk lebih memahami setiap kasus dan penyebabnya″.

Uji coba tahap akhir vaksin menemukan “tidak ada masalah keamanan yang serius”, kata perusahaan itu. Lebih dari 42.000 orang telah menerima dua dosis suntikan selama percobaan tersebut.

“Dalam uji klinis fase tiga yang penting, vaksin ini secara umum dapat ditoleransi dengan baik tanpa masalah keamanan serius yang dilaporkan oleh Komite Pemantau Data independen,” kata perusahaan tersebut.

Dokumen yang diterbitkan oleh kedua perusahaan tersebut menunjukkan bahwa orang dengan riwayat reaksi alergi parah dikeluarkan dari daftar uji coba, dan dokter disarankan untuk lebih memperhatikan reaksi tersebut pada peserta uji coba yang sebelumnya tidak diketahui memiliki alergi parah.

Bahkan dalam situasi non-darurat, otoritas kesehatan harus memantau dengan cermat vaksin dan obat-obatan baru karena penelitian pada puluhan ribu orang tidak dapat mendeteksi risiko langka yang akan memengaruhi 1 dari 1 juta orang.

Seorang profesor pengobatan eksperimental di Imperial College London, Dr. Peter Openshaw mengatakan ada kemungkinan “sangat kecil” timbul reaksi alergi terhadap vaksin apa pun.

MHRA minggu lalu memberikan otorisasi darurat kepada vaksin Pfizer-BioNTech, menjadikan Inggris negara pertama yang mengizinkan penggunaannya secara luas.

TagsBadan Pengatur Produk Kesehatan dan Kesehatan InggrisBerita Dunia Hari IniEfek SampingInggrisMHRAVaksin Covid-19vaksin Pfizer-BioNTech

Related articles More from author

  • AS Janji Hapus Sudan dari Daftar 'Negara Sponsor Terorisme' dengan Syarat Harus Bayar 335 Juta Dolar
    Internasional

    AS Janji Hapus Sudan dari Daftar ‘Negara Sponsor Terorisme’ dengan Syarat Harus Bayar 335 Juta Dolar

    20 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Bolsonaro: Negara yang Menerapkan Karantina itu 'Gila'
    Internasional

    Bolsonaro: Negara yang Menerapkan Karantina itu ‘Gila’

    31 Oktober 2020
    By Bagas F Sinaga
  • Menlu Kuba Dapuk AS sebagai Ancaman bagi Dunia Internasional
    Internasional

    Menlu Kuba Dapuk AS sebagai Ancaman bagi Dunia Internasional

    24 September 2020
    By William Putra Wijaya
  • Akibat Brexit, Warga Inggris di Spanyol dan Perancis Bingung Kelanjutan Hidup Mereka di Masa Depan
    Internasional

    Akibat Brexit, Warga Inggris di Spanyol dan Perancis Bingung Kelanjutan Hidup Mereka di Masa Depan

    8 Maret 2020
    By William Putra Wijaya
  • Mantan Bos FBI Sebut Penyerangan Capitol AS Serupa Teror 911
    Internasional

    Mantan Bos FBI Sebut Penyerangan Capitol AS Serupa Teror 911

    20 Januari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Intelijen Ukraina Diduga Terlibat Serangan Bom Mobil di Donetsk
    Internasional

    Intelijen Ukraina Diduga Terlibat Serangan Bom Mobil di Donetsk

    21 Februari 2022
    By William Putra Wijaya

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Kapolri Copot 10 Polisi Buntut Tragedi Kanjuruhan, Berikut Ini Daftarnya
    Nasional

    Kapolri Copot 10 Polisi Buntut Tragedi Kanjuruhan, Berikut Ini Daftarnya

  • ‘Bocoran’ Putusan Sengketa Pilpres Bikin Heboh, MK: Bukan dari Kami
    Nasional

    ‘Bocoran’ Putusan Sengketa Pilpres Bikin Heboh, MK: Bukan dari Kami

  • Bisnis Kopi dan Batagor, Ririn Ekawati: Enggak Ada Kata Gengsi
    Selebriti

    Bisnis Kopi dan Batagor, Ririn Ekawati: Enggak Ada Kata Gengsi

  • Reaksi Mahfud MD Dengar Pengacara Brigadir J Minta Petir Penyambar CCTV Diperiksa Polisi
    Nasional

    Reaksi Mahfud MD Dengar Pengacara Brigadir J Minta Petir Penyambar CCTV Diperiksa Polisi

  • Ini Alasan Vino G Bastian Main Bareng Marsha Timothy di Film ‘Qodrat’
    Selebriti

    Ini Alasan Vino G Bastian Main Bareng Marsha Timothy di Film ‘Qodrat’

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.