TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Dikenal Radikal, GP Ansor Tolak Ustaz Firanda Ceramah di HUT Wajo Sulsel

Dikenal Radikal, GP Ansor Tolak Ustaz Firanda Ceramah di HUT Wajo Sulsel

By Joni Sitohang
29 Maret 2022
336
0
Dikenal Radikal, GP Ansor Tolak Ustaz Firanda Ceramah di HUT Wajo Sulsel

TIKTAK.ID – Warga Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, yang juga merupakan Keluarga Besar Nahdlatul Ulama (NU), diketahui telah menolak kedatangan Ustaz Firanda Andirja Abidin dalam acara tablig akbar dan silaturahmi dengan Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman. Penolakan tersebut lantaran warga menuding Ustaz Firanda sebagai penceramah radikal.

“Kami menolak kehadiran Ustaz Firanda Andirja di Kabupaten Wajo karena berpotensi muncul gesekan di masyarakat,” ungkap Ketua GP Ansor Wajo, Muhammad Ihwan, seperti dilansir detikcom, pada Jumat (25/3/22).

Ihwan mengatakan, Ustaz Firanda kerap melakukan dakwah keras dan hampir seluruh praktik keagamaan dilencengkan. Untuk itu, dia tidak ingin kehadiran Ustaz Firanda malah memicu konflik di Wajo.

Baca juga : Soal Wacana Penundaan Pemilu, Begini Pernyataan Wapres Ma’ruf Amin

“Ustaz Firanda terindikasi ustaz radikal. Padahal Wajo itu lumbung pesantren, kota santri. Gudangnya ulama dengan karakter Nahdliyyin pasti bakal memunculkan riak-riak dan konflik di tengah masyarakat,” ucap Ihwan.

Kemudian Ihwan mendesak Pemerintah Kabupaten Wajo agar tidak sembarangan mengundang dan mengizinkan penceramah dengan ideologi maupun aliran yang tak diketahui. Pasalnya, dia menilai kehidupan beragama warga Wajo sudah harmonis dan kondusif, sehingga khawatir kedatangan Ustaz Firanda justru memberikan doktrin kepada warga.

“Kita sedini mungkin menolak sebelum hadir, apalagi Hari Jadi Wajo merupakan pesta untuk masyarakat Wajo. Kondisi keberagaman di Wajo sudah harmonis, kondusif, dan tidak ada masalah. Jadi dikhawatirkan kalau pengajiannya di masjid raya akan memberikan doktrin,” tutur Ihwan.

Baca juga : Sandiaga Uno Dapat Dukungan Nyapres dari Ijtima Ulama Jatim

“Bukan persoalan figurnya, melainkan mengenai prinsipnya dalam berdakwah, karena dia menghakimi golongan lain,” imbuh Ihwan.

Sementara itu, Kabag Administrasi Kesejahteraan Rakyat Setkab Wajo, Ernawati Aras menyatakan bahwa pihaknya masih belum bisa memastikan kedatangan Ustaz Firanda. Dia mengklaim kedatangan sang penceramah baru akan didiskusikan melalui rapat.

“Saya belum bisa berkomentar dulu, karena kita baru akan rapat,” terang Ernawati.

Baca juga : Bantah Klaim Israel Soal Kunjungan Resmi ke Indonesia, DPR Tegaskan Tetap Dukung Palestina

Perlu diketahui, dalam rangka menyukseskan salah satu rangkaian Hari Jadi Wajo ke-623 Tahun, bakal diselenggarakan Tablig Akbar dan silaturahmi dengan Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan. Untuk taklim dan kajian, rencananya dibawakan oleh Ustaz Firanda Andirja pada Senin 28 Maret mendatang.

TagsGP AnsorRadikal

Related articles More from author

  • GP Ansor Kutuk Tindakan Tak Manusiawi yang Menimpa Pekerja WNI di Kapal China
    Nasional

    GP Ansor Kutuk Tindakan Tak Manusiawi yang Menimpa Pekerja WNI di Kapal China

    7 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • MUI Ingatkan Pemerintah yang Bubarkan FPI: Bina dengan Merangkul, Bukan Memukul
    Nasional

    MUI Mendadak Minta Penjelasan Usai Jokowi Singgung ‘Penceramah Radikal’

    4 Maret 2022
    By Joni Sitohang
  • Ketum GP Ansor: Ganjar Perlu Didampingi Cawapres Berpengalaman dan Punya Kredibilitas Tinggi
    Nasional

    Ketum GP Ansor: Ganjar Perlu Didampingi Cawapres Berpengalaman dan Punya Kredibilitas Tinggi

    26 April 2023
    By Joni Sitohang
  • Mengenal Wahabi, Aliran Radikal yang Diminta PBNU Dilarang di RI
    Nasional

    Mengenal Wahabi, Aliran Radikal yang Diminta PBNU Dilarang di RI

    30 Oktober 2022
    By Joni Sitohang
  • Soal Islam Radikal, Wapres: Satu-Dua Kelompok Harus Diluruskan
    Nasional

    Soal Islam Radikal, Wapres: Satu-Dua Kelompok Harus Diluruskan

    18 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • MUI: Kelompok Radikal Sering Gunakan Bungkus Agama untuk Rebut Kekuasaan
    Nasional

    MUI: Kelompok Radikal Sering Gunakan Bungkus Agama untuk Rebut Kekuasaan

    26 Juni 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Aksi Teror Wina Picu Meningkatnya Islamofobia
    Internasional

    Aksi Teror Wina Picu Meningkatnya Islamofobia

  • Megawati Klaim Kantongi 10 Nama Tokoh yang Ingin Jadi Cawapres Dampingi Ganjar
    Nasional

    Megawati Klaim Kantongi 10 Nama Tokoh yang Ingin Jadi Cawapres Dampingi Ganjar

  • Persaingan Ponsel Fast Charging Saat Pandemi Covid-19
    Teknologi

    Persaingan Ponsel Fast Charging Saat Pandemi Covid-19

  • Bareskrim Tangkap Pelaku Penipuan Modus Email Bisnis yang Gasak Uang Korban 276 Miliar
    Nasional

    Bareskrim Tangkap Pelaku Penipuan Modus Email Bisnis yang Gasak Uang Korban 276 Miliar

  • Tragis! Tenaga Medis Diusir dari Kosan Terpaksa Nginap di RS Gara-gara Tangani Pasien Covid-19
    Nasional

    Tragis! Tenaga Medis Diusir dari Kosan Terpaksa Nginap di RS Gara-gara Tangani Pasien Covid-19

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.