TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Tolak Tudingan ‘Din Syamsuddin Radikal’, 14 Ribu Orang Lebih Sudah Teken Petisi

Tolak Tudingan ‘Din Syamsuddin Radikal’, 14 Ribu Orang Lebih Sudah Teken Petisi

By Joni Sitohang
15 Februari 2021
569
0
Tolak Tudingan 'Din Syamsuddin Radikal', 14 Ribu Orang Lebih Sudah Teken Petisi

TIKTAK.ID – Belasan ribu orang telah menandatangani petisi menolak mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin disebut sebagai tokoh radikal.

Seperti diketahui, Din dilaporkan oleh sejumlah alumni ITB yang tergabung dalam Gerakan Anti Radikalisme (GAR) ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). Pelaporan itu atas dugaan pelanggaran kode etik dan perilaku terkait radikalisme.

Kemudian petisi yang dimuat di laman change.org itu pun telah ditandatangani sekitar 14.267 orang hingga Senin (15/2/21) pukul 13.20 WIB. Petisi itu menargetkan sejumlah 15.000 orang turut berpartisipasi.

Baca juga : Sederet Fakta Soal Geger Uang Redenominasi Bergambar Jokowi

Seseorang bernama David membuat petisi online itu, dan ditujukan kepada GAR-ITB. Pada deskripsi petisi, ia mengklaim tudingan Din radikal merupakan tindakan yang absurd dan tidak masuk akal. Selain itu, pembuat petisi juga menulis mengenai beberapa pendapat tokoh seperti Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti hingga Azyumardi Azra tentang sosok Din.

“Pimpinan Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) dan Kementerian Agama hendaknya bisa menilai masalah ini secara objektif dan adil. Dengan begitu, maka dapat diciptakan suasana kepegawaian yang lebih kondusif terkait isu sosial politik”, begitu isi deskripsi petisi tersebut.

Sebelumnya, GAR-ITB melaporkan Din Syamsuddin ke KASN melalui surat terbuka nomor 10/Srt/GAR-ITB/I/2021. Pihak GAR-ITB mengaku bahwa surat itu telah diteken oleh sebanyak 1.977 alumni ITB lintas angkatan dan jurusan tertanggal 28 Oktober 2020 lalu.

Baca juga : Polda Aceh Ungkap Kasus Narkotika Jaringan Internasional Seberat 353 Kg

GAR-ITB melaporkan Din karena ia masih tercatat sebagai ASN dengan jabatan dosen di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta. Melalui laporan tersebut, Din diduga sudah melanggar kode etik sebagai ASN akibat sejumlah pernyataan dan tindakannya selama dua tahun terakhir.

Dari total sembilan pasal yang diduga dilanggar oleh Din, dua di antaranya tentang putusan Mahkamah Konstitusi terkait putusan hasil sengketa Pilpres 2019 dan kiprahnya di Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI).

Di sisi lain, merespons aduan terhadap Din, Ketua KASN Agus Pramusinto mengungkapkan telah melimpahkan laporan dugaan radikalisme itu ke Kementerian Agama (Kemenag), untuk diteruskan ke Satuan Tugas Penanganan Radikalisme ASN.

TagsAbdul Mu'tiDin SyamsuddinMuhammadiyahPetisiPP MuhammadiyahRadikal

Related articles More from author

  • Sebut Usulan Cak Imin Hapus Jabatan Gubernur ‘Kontraproduktif’, Muhammadiyah: Fokus Amankan Pemilu 2024
    Nasional

    Sebut Usulan Cak Imin Hapus Jabatan Gubernur ‘Kontraproduktif’, Muhammadiyah: Fokus Amankan Pemilu 2024

    8 Februari 2023
    By Joni Sitohang
  • Puluhan Ribu Tanda Tangan Petisi 'Bebaskan Siti Fadhilah Supari' Mendadak Hilang Misterius Saat Dekati Angka 50 Ribu
    Nasional

    Puluhan Ribu Tanda Tangan Petisi ‘Bebaskan Siti Fadhilah Supari’ Mendadak Hilang Misterius Saat Dekati Angka 50 Ribu

    19 April 2020
    By Joni Sitohang
  • Klaim Tak Punya Wewenang Naikkan Gaji Guru, Mendikdasmen: Kami Tingkatkan Kesejahteraan Guru Lewat Sertifikasi
    Nasional

    Klaim Tak Punya Wewenang Naikkan Gaji Guru, Mendikdasmen: Kami Tingkatkan Kesejahteraan Guru Lewat Sertifikasi

    26 November 2024
    By Joni Sitohang
  • Kasus Bullying SMP Muhammadiyah
    Nasional

    Muhammadiyah Tak Terima Sekolahnya Bakal Ditutup Ganjar Pranowo Usai Kasus Bullying

    16 Februari 2020
    By Adam Humain
  • Din Syamsuddin: Jokowi Pernah Minta Bantuan Muhammadiyah untuk Hadapi Mafia di Berbagai Sektor
    Nasional

    Din Syamsuddin Beberkan Soal Kenapa Dirinya Tak Masuk Pengurus Baru MUI

    29 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Muhammadiyah: Jokowi Akan Jadi Negarawan Jika Benar-benar Komitmen Cukup Dua Periode
    Nasional

    Muhammadiyah: Jokowi Akan Jadi Negarawan Jika Benar-benar Komitmen Cukup Dua Periode

    27 Juni 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Diangkatnya Kaesang Jadi Ketum PSI Langgengkan Politik Dinasti, Pengamat: Jokowi Siapkan Sekoci
    Nasional

    Diangkatnya Kaesang Jadi Ketum PSI Langgengkan Politik Dinasti, Pengamat: Jokowi Siapkan Sekoci

  • Beijing Kecam Upaya AS Sanksi China Akibat Wabah Covid-19
    Internasional

    Beijing Kecam Upaya AS Sanksi China Akibat Wabah Covid-19

  • PDIP Ungkap Indikasi Pencaplokan Partai Jelang Kongres
    Nasional

    PDIP Ungkap Indikasi Pencaplokan Partai Jelang Kongres

  • KIB Siap Sampaikan Nama Capres yang Diusung ke Jokowi
    Nasional

    KIB Siap Sampaikan Nama Capres yang Diusung ke Jokowi

  • AHY Panggil Ribuan Kader Demokrat ke Jakarta, Bahas Kenaikan Harga BBM dan Capres
    Nasional

    Demokrat Beri Alasan Kenapa Koalisi Pengusung Anies Tak Segera Dideklarasikan

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.