TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Didesak Tolak Putin Datang ke Indonesia, Luhut: G20 Bukan Forum Politik, Kita Lihat Saja Nanti

Didesak Tolak Putin Datang ke Indonesia, Luhut: G20 Bukan Forum Politik, Kita Lihat Saja Nanti

By Joni Sitohang
29 Maret 2022
288
0
Didesak Tolak Putin Datang ke Indonesia, Luhut: G20 Bukan Forum Politik, Kita Lihat Saja Nanti

TIKTAK.ID – Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa KTT G20 bukanlah sebuah forum politik sebagai respons desakan agar Indonesia tidak mengundang Presiden Rusia, Vladimir Putin lantaran invasi Ukraina. Sebab, dia menyebut KTT G20 adalah sebuah forum ekonomi.

“Kita lihat, kita tunggu, kita tunggu nanti. Sebab, G20 itu kan forum ekonomi jadi tidak ada forum politik. Kita lihat saja, karena masih terlalu dini untuk berkomentar,” ujar Luhut kepada wartawan di Nusa Dua, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (24/3/22), seperti dilansir CNN Indonesia.

“Kita lihat saja, itu kan saya bilang tadi. Ini kan forum ekonomi jadi nanti kita lihat,” sambung Luhut.

Baca juga : Jokowi Jengkel, Banyak Instansi Tak Mau Pakai Produk UMKM: Bodoh Banget Kita ini

Perlu diketahui, perwakilan Ukraina sempat mendesak Indonesia untuk menolak kedatangan Presiden Rusia, Vladimir Putin, dalam acara KTT G20 yang akan diselenggarakan di Bali pada akhir Oktober 2022.

Permintaan tersebut disampaikan oleh Duta Besar Ukraina untuk Indonesia, Vasyl Hamianin. Dia menyampaikan hal itu sebagai respons atas kabar dari Dubes Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva, yang mengungkapkan bahwa Putin berencana menghadiri KTT G20.

Hamianin menganggap kehadiran Putin di acara internasional adalah suatu penghinaan terhadap demokrasi, martabat manusia, dan supremasi hukum.

Baca juga : Dikenal Radikal, GP Ansor Tolak Ustaz Firanda Ceramah di HUT Wajo Sulsel

“Kami menyerukan seluruh negara demokratis agar membantu menyelamatkan dunia dari diktator Putin yang kejam. Boikot Rusia dan Putin di dalam semua kemungkinan platform internasional,” tegas Hamianin, Kamis (24/3/22).

Di sisi lain, pakar hubungan internasional dari Universitas Indonesia (UI), Hariyadi Wirawan menduga bila Putin tetap hadir dalam KTT G20, maka Amerika Serikat (AS) dan negara-negara sekutunya hanya akan mengirim delegasi saja. Sedangkan kepala negara atau kepala pemerintahan tidak akan hadir.

Hariyadi pun memprediksi AS dan negara-negara sekutunya bakal meminta Indonesia menunda pertemuan KTT G20 tersebut. Akan tetapi, dia berpendapat hal itu sulit terwujud karena anggota-anggota G20 lainnya seperti China, India, dan sejumlah negara di Benua Afrika tidak akan setuju dengan penundaan tersebut.

Baca juga : Soal Wacana Penundaan Pemilu, Begini Pernyataan Wapres Ma’ruf Amin

Lantas Hariyadi menyarankan Pemerintah Indonesia selaku Ketua Presidensi G20 untuk menjalankan tugasnya dengan tetap mengundang semua negara anggota. Namun dia mengingatkan, keputusan tersebut akan membuat pertemuan menjadi canggung dan tidak mencapai sasaran yang diharapkan.

TagsKTT G20LuhutLuhut Binsar PandjaitanMenteri Koordinator bidang Kemaritiman dan InvestasiPresiden RusiaUkrainaVladimir Putin

Related articles More from author

  • Flyer Deklarasi 'LBP for RI 1' Beredar, Jubir Tegaskan Luhut Tak Berniat Nyapres
    Nasional

    Flyer Deklarasi ‘LBP for RI 1’ Beredar, Jubir Tegaskan Luhut Tak Berniat Nyapres

    8 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Beijing Desak Pentagon Klarifikasi Soal Laboratorium Biologi AS di Ukraina
    Internasional

    Beijing Desak Pentagon Klarifikasi Soal Laboratorium Biologi AS di Ukraina

    31 Maret 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Ogah Lanjut Jadi Menteri, Luhut Pilih Jadi Penasihat
    Nasional

    Ogah Lanjut Jadi Menteri, Luhut Pilih Jadi Penasihat

    24 Mei 2024
    By Joni Sitohang
  • Usai Sowan ke Luhut Persoalkan Legalitas Kepemimpinan AHY di Partai Demokrat, Subur Sembiring Dilaporkan ke Polisi
    Nasional

    Usai Sowan ke Luhut Persoalkan Legalitas Kepemimpinan AHY di Partai Demokrat, Subur Sembiring Dilaporkan ke Polisi

    15 Juni 2020
    By Joni Sitohang
  • Ukraina Buka Kemungkinan Batal Menjadi Anggota NATO
    Internasional

    Ukraina Buka Kemungkinan Batal Menjadi Anggota NATO

    20 Februari 2022
    By Bagas F Sinaga
  • Usai dari Kremlin, Jokowi Nyatakan Siap Jembatani Komunikasi Putin dan Zelensky
    Nasional

    Usai dari Kremlin, Jokowi Nyatakan Siap Jembatani Komunikasi Putin dan Zelensky

    3 Juli 2022
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Ternyata Popularitas dan Elektabilitas dalam Politik Berbeda, Berikut Penjelasannya
    Nasional

    Ternyata Popularitas dan Elektabilitas dalam Politik Berbeda, Berikut Penjelasannya

  • Para Ilmuwan Temukan Varian Covid-19 Lebih Bahaya dari Delta
    Internasional

    Para Ilmuwan Temukan Varian Covid-19 Lebih Bahaya dari Delta

  • Terendus Ada di Luar Negeri, Demokrat Desak Negara Bantu KPK Tangkap Harun Masiku
    Nasional

    Terendus Ada di Luar Negeri, Demokrat Desak Negara Bantu KPK Tangkap Harun Masiku

  • DPC PPP Bekasi Pasang Billboard ‘Anies For Presiden 2024’, Begini Respons DPP
    Nasional

    DPC PPP Bekasi Pasang Billboard ‘Anies For Presiden 2024’, Begini Respons DPP

  • Jokowi Siap Bangun Superhub Ekonomi di IKN
    Nasional

    Jokowi Siap Bangun Superhub Ekonomi di IKN

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.