Nasional
Home›Nasional›Dianggap Sudah Tak Efektif, Dedi Mulyadi Minta PSBB Dihentikan

Dianggap Sudah Tak Efektif, Dedi Mulyadi Minta PSBB Dihentikan

By Johan Arif
13 Mei 2020
787
0
Dianggap Sudah Tak Efektif, Dedi Mulyadi Minta PSBB Dihentikan

TIKTAK.ID – Anggota DPR RI, Dedi Mulyadi meminta penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di sejumlah daerah dihentikan. Ia menilai PSBB itu sudah tidak efektif dalam menekan interaksi dan pergerakan masyarakat untuk mencegah penyebaran virus Corona (Covid-19).

“Kondisi sekarang sudah tidak efektif, jadi saya mengusulkan PSBB diganti dengan karantina komunal berbasis RW dan desa,” ujar Dedi dalam sambungan telepon dari Karawang, seperti dilansir Antara, Minggu (10/5/20).

Mantan Bupati Purwakarta tersebut mengatakan melalui karantina komunal, di setiap desa mulai tingkat RW disediakan tempat karantina, pos penjagaan, alat pelindung diri, ambulans dan alat pengukur suhu tubuh.

Baca juga: Pemerintah Berharap Minggu Keempat Mei Kasus Corona di Indonesia Mereda, Luhut: Tergantung pada Disiplin Kita

Selain itu, Dedi juga menyarankan agar tes swab dilakukan di tingkat RW. Dengan fasilitas tersebut, kata Dedi, setiap pengurus RW menutup sendiri daerahnya masing-masing sehingga saat ada orang yang masuk ke kampungnya akan diperiksa terlebih dahulu.

Dedi menyebut masyarakat desa dikenal mandiri dan mereka bisa menjaga kampungnya sendiri, membangun jalan sendiri, membangun pos ronda sendiri, bahkan bisa membuat sistem sendiri. Ia mencontohkan, konsep karantina komunal tersebut kini tengah dilaksanakan di Purwakarta.

Halaman selanjutnya…

1 2
Tagsanggota DPR RICOVID-19Dedi MulyadiPembatasan Sosial Berskala BesarPenyebaran Virus CoronaPSBB

Related articles More from author

  • Iuran BPJS Naik Lagi Saat Pandemi, Apa Alasannya?
    Nasional

    Iuran BPJS Naik Lagi Saat Pandemi, Apa Alasannya?

    13 Mei 2020
    By Joni Sitohang
  • Anies, RK dan Ganjar Kompak Larang Warga Mudik
    Nasional

    Anies, RK dan Ganjar Kompak Larang Warga Mudik

    28 Maret 2020
    By Joni Sitohang
  • Menguak Misi Sebenarnya Wacana Amendemen UUD 1945 yang Tuai Polemik
    Nasional

    Menguak Misi Sebenarnya Wacana Amendemen UUD 1945 yang Tuai Polemik

    23 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • 'Kecewa' dengan Menteri Jokowi, Sri Mulyani: Saya Pikir Mereka Semua seperti Saya, Ternyata...
    Nasional

    ‘Kecewa’ dengan Menteri Jokowi, Sri Mulyani: Saya Pikir Mereka Semua seperti Saya, Ternyata…

    20 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Pengamat Minta e-KTP Difungsikan Lebih Modern, Tak Perlu Fotokopi
    Nasional

    Pengamat Minta e-KTP Difungsikan Lebih Modern, Tak Perlu Fotokopi

    25 Juli 2021
    By Joni Sitohang
  • Fadli Zon Juluki Jokowi 'Duta Mal Indonesia', Ternyata Gara-gara Ini...
    Nasional

    Fadli Zon Juluki Jokowi ‘Duta Mal Indonesia’, Ternyata Gara-gara Ini…

    27 Mei 2020
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Survei SSC: Prabowo dan Ganjar Bersaing Ketat di Jatim
    Nasional

    Pengamat Sebut Gengsi Politik Bikin Duet Ganjar-Prabowo Mustahil Terealisasi di Pilpres 2024

  • Kabar Terkini Banjir Bandang dan Longsor Nganjuk, Tim SAR Surabaya Evakuasi 26 Korban Tertimbun
    Nasional

    Kabar Terkini Banjir Bandang dan Longsor Nganjuk, Tim SAR Surabaya Evakuasi 26 Korban Tertimbun

  • Ketahui Penyebab Nyeri Haid Menyakitkan
    Tips & Tutorial

    Ketahui Penyebab Nyeri Haid Menyakitkan

  • Respons Anies Saat Dituding Curi Start Kampanye Pilpres 2024
    Nasional

    Respons Anies Saat Dituding Curi Start Kampanye Pilpres 2024

  • Ini Sejumlah Temuan Polri dan PPATK Soal Penggelapan Dana Sosial ACT
    Nasional

    Ini Sejumlah Temuan Polri dan PPATK Soal Penggelapan Dana Sosial ACT

© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.