TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›BNPT Bantah Tudingan Islamofobia Soal Data 198 Pesantren di Indonesia Terafiliasi Teroris

BNPT Bantah Tudingan Islamofobia Soal Data 198 Pesantren di Indonesia Terafiliasi Teroris

By Joni Sitohang
31 Januari 2022
492
0
BNPT Bantah Tudingan Islamofobia Soal Data 198 Pesantren di Indonesia Terafiliasi Teroris

TIKTAK.ID – Direktur Pencegahan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Brigjen Pol. R. Ahmad Nurwakhid menilai pengungkapan data 198 pondok pesantren di Indonesia terafiliasi jaringan teroris oleh BNPT bukan bentuk Islamofobia.

Dia menyampaikan hal itu untuk merespons reaksi pelbagai elemen organisasi masyarakat mengenai data BNPT yang mengklaim ada 198 pondok pesantren yang terindikasi terafiliasi dengan jaringan terorisme.

“Sangat tidak benar dan tidak beralasan narasi tuduhan terhadap BNPT yang seolah menggeneralisir dan menstigma negatif terhadap pondok pesantren yang ada di Indonesia. Apalagi menuduh data itu sebagai bagian dari bentuk Islamofobia,” ujar Ahmad melalui keterangan resminya, seperti dilansir CNN Indonesia, Minggu (30/1/22).

Baca juga : Barikade 98 Jatim Dukung Erick Thohir Maju Capres 2024

Menurut Ahmad, data-data pesantren itu adalah hasil kerja pemetaan dan monitoring BNPT dalam rangka pencegahan terorisme. Dia mengatakan bahwa data tersebut dapat meningkatkan kewaspadaan bagi semua stakeholder. Ahmad menjelaskan, selama ini BNPT menerapkan kebijakan dan strategi “Pentahelix” atau multi pihak dengan merangkul dan melibatkan lima elemen bangsa.

“Sejatinya, data yang disampaikan Kepala BNPT itu harus dibaca sebagai bentuk pertanggungjawaban kinerja sebuah institusi di depan Anggota Dewan yang memiliki tugas pencegahan radikal terorisme,” tutur Ahmad.

Kemudian Ahmad menyatakan berdasarkan data di Kementerian Agama, jumlah pesantren di seluruh Indonesia ada sebanyak 27.722. Dia melanjutkan, hal itu berarti 198 pesantren yang terindikasi terafiliasi jaringan terorisme hanya sekitar 0,007 persen. Untuk itu, kata Ahmad, 198 pesantren tersebut mesti memperoleh perhatian agar tidak meresahkan masyarakat.

Baca juga : Jokowi Kenalkan Konsep New Smart City IKN Nusantara

“Keberadaannya justru bakal mencoreng citra pesantren sebagai lembaga khas Nusantara yang setia membangun narasi Islam rahmatan lil alamin dan wawasan kebangsaan,” ucapnya.

Ahmad pun menganggap data yang dimiliki BNPT itu seharusnya tak dilihat sebagai stigmatisasi terhadap pesantren. Dia menerangkan, data itu harusnya bisa dilihat sebagai upaya BNPT menjaga citra baik pesantren dari keberadaan oknum yang punya keterkaitan dengan jaringan teror dan atau mengajarkan pemahaman yang radikal.

“Pesantren tidak hanya pilar peradaban Islam di Nusantara, melainkan fondasi bagi kemajuan negara dan bangsa ini. Khittah pesantren merupakan lembaga yang menjaga harmoni antara Islam dan kebangsaan,” tegas Ahmad.

TagsBNPTPesantrenTeroris

Related articles More from author

  • Saran SOKSI pada Jokowi Setelah FPI Dibubarkan
    Nasional

    Saran SOKSI pada Jokowi Setelah FPI Dibubarkan

    31 Desember 2020
    By Joni Sitohang
  • Polri Tangkap 26 Orang Teroris Afiliasi JAD-ISIS, Sebagian Besar Anggota FPI
    Nasional

    Polri Tangkap 26 Orang Teroris Afiliasi JAD-ISIS, Sebagian Besar Anggota FPI

    5 Februari 2021
    By Joni Sitohang
  • BNPT Deteksi Pihak-pihak yang Menggalang Simpatisan Terkait Isu Taliban
    Nasional

    BNPT Deteksi Pihak-pihak yang Menggalang Simpatisan Terkait Isu Taliban

    22 Agustus 2021
    By Joni Sitohang
  • Jokowi Perintahkan BNPT-Polri-BIN Selidiki Lagi Kasus Penyerangan Ulama sebelum Syekh Ali Jaber
    Nasional

    Jokowi Perintahkan BNPT-Polri-BIN Selidiki Lagi Kasus Penyerangan Ulama sebelum Syekh Ali Jaber

    18 September 2020
    By Joni Sitohang
  • Erdogan Samakan para Demonstran Gerakan LGBTQ dengan Teroris
    Internasional

    Erdogan Samakan para Demonstran Gerakan LGBTQ dengan Teroris

    5 Februari 2021
    By William Putra Wijaya
  • Akhirnya Terungkap, Dalang Kasus Penyerangan Acara Midodareni Solo Terkait Jaringan Teroris Jamaah Islamiyah
    Nasional

    Akhirnya Terungkap, Dalang Kasus Penyerangan Acara Midodareni Solo Terkait Jaringan Teroris Jamaah Islamiyah

    1 Januari 2021
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • Presiden Taiwan: Kami Pantang Tunduk pada Tekanan China
    Internasional

    Presiden Taiwan: Kami Pantang Tunduk pada Tekanan China

  • Kejaksaan Buka Suara Soal Kelanjutan Kasus Penyelewengan Donasi ACT
    Nasional

    Kejaksaan Buka Suara Soal Kelanjutan Kasus Penyelewengan Donasi ACT

  • Anggota F-PSI DKI Rombongan Kembalikan Sisa Dana Reses Perdana ke APBD Rp 752 Juta
    Nasional

    Anggota F-PSI DKI Rombongan Kembalikan Sisa Dana Reses Perdana ke APBD Rp 752 Juta

  • 'Anies Effect' Mulai Bergulir, Bisakah Gubernur yang Lain Ikuti Jejaknya?
    Nasional

    Masa Depan ‘Poros Perubahan’ Anies, Antara Solid atau Bubar

  • Tak Rela Suaminya Dituduh Terima Suap Angkut Harley Ilegal, Begini Komentar Iis Dahlia
    Selebriti

    Tak Rela Suaminya Dituduh Terima Suap Angkut Harley Ilegal, Begini Komentar Iis Dahlia

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.