Author: Joni Sitohang
-
SBY Siap Turun Gunung Hadapi Pilpres 2024, PDIP: Hati-hati Kalau Ganggu Pemerintahan Jokowi
TIKTAK.ID – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan (PDIP), Hasto Kristiyanto, diketahui mempersilakan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk turun gunung. Akan tetapi, kata Hasto, dengan catatan tidak ... -
Saat Masalah Kejiwaan Ferdy Sambo Dipertanyakan
TIKTAK.ID – Belakangan ini kondisi kejiwaan tersangka pembunuhan berencana, Irjen Ferdy Sambo, menjadi sorotan. Beredar kesimpang-siuran yang mengklaim Sambo memiliki masalah kejiwaan. Hal itu disampaikan oleh ... -
Kritik Pemerintahan Jokowi Soal BLT, AHY: Dulu Dihina-hina
TIKTAK.ID – Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyoroti Pemerintah yang saat ini memakai kebijakan Bantuan Langsung Tunai (BLT). Padahal, kata AHY, dulu sempat ... -
Beberapa Kali Kebobolan, Bjorka: Jokowi Bakal Copot Johnny
TIKTAK.ID – Bjorka kembali buka suara di media sosial, mengenai dugaan pergantian posisi di Kabinet Presiden Joko Widodo (Jokowi). “I received information from a friend who ... -
Akhirnya KSAD Dudung Akui Ada Perselisihan dengan Jenderal Andika Pasca-Super Garuda Shield
TIKTAK.ID – Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal Dudung Abdurachman mengakui bahwa terdapat perselisihan antara dirinya dan Panglima TNI, Jenderal Andika Perkasa. Dudung menyebut ada perbedaan ... -
Diisukan Jadi Cawapres di 2024, Begini Respons Dingin Jokowi
TIKTAK.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) buka suara untuk menanggapi kabar dirinya berpotensi menjadi calon wakil presiden dalam ajang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 mendatang. Jokowi mengklaim ... -
Anies Tegaskan Dirinya Siap Nyapres di 2024, Dengan Syarat…
TIKTAK.ID – Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyatakan bahwa dirinya siap untuk mencalonkan diri sebagai presiden dalam pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang, bila ada partai politik ... -
Ini yang Diminta Ketum PP Muhammadiyah Saat Temui Jokowi
TIKTAK.ID – Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Haedar Nashir, dan jajarannya diketahui menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, pada hari ini, Jumat (16/9/22). Haedar ... -
Janji Ubah Budaya Warga Solo Makan Daging Anjing, Gibran: Bukan Soal Halal atau Haram
TIKTAK.ID – Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku ingin mengubah budaya makan daging anjing di wilayahnya. Pasalnya, Gibran menilai kebiasaan itu berpotensi menghambat upaya Solo ... -
Eks Ketua MK Sebut Jokowi ‘Tak Layak’ Maju Cawapres 2024, Kok Bisa?
TIKTAK.ID – Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) pertama periode 2003-2008, Jimly Asshiddiqie mengungkapkan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak memenuhi syarat untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) ...


![Saat Masalah Kejiwaan Ferdy Sambo Dipertanyakan TIKTAK.ID - Belakangan ini kondisi kejiwaan tersangka pembunuhan berencana, Irjen Ferdy Sambo, menjadi sorotan. Beredar kesimpang-siuran yang mengklaim Sambo memiliki masalah kejiwaan. Hal itu disampaikan oleh Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik. Kemudian Taufan meluruskan isu itu. Dia menilai pernyataan dia sebelumnya dimaknai secara keliru dalam sebuah pemberitaan. Padahal, Taufan hendak menyampaikan kalau Sambo sudah melampaui abuse of power. "Salah nangkap, jadi maksudnya orang ini [Sambo] memiliki kekuasaan yang sangat besar. Dia Kadiv Propam, tapi dia juga mampu menggerakkan di luar lingkungan bawah Propam, bisa menggerakan di Metro Jaya, Reskrim," ujar Taufan, seperti dilansir CNNIndonesia.com, pada Kamis (15/9/22). "Inilah yang dimaksud melebihi abuse of power. Seseorang dengan kekuasaan tertentu di luar kekuasaannya," sambung Taufan. Taufan pun menduga karena Sambo merasa berkuasa, maka berani mengeksekusi ajudannya, Brigadir J di rumah dinas, Duren Tiga, Jakarta Selatan. Taufan bahkan menyebut Sambo jemawa bisa kebal hukum. Selain itu, kata Taufan, Sambo juga dapat mengerahkan puluhan polisi untuk menghilangkan barang bukti, merusak Tempat Kejadian Perkara (TKP), hingga menambah skenario palsu. "Itu kan artinya orang ini sangat percaya diri kalau tindakan kejahatannya tidak akan terbongkar," jelas Taufan. Sebelumnya, beredar informasi soal Sambo mempunyai masalah kejiwaan. Dalam suatu pemberitaan nasional, hal itu disampaikan oleh Taufan. Seperti diketahui, Brigadir J tewas ditembak di rumah dinas Sambo pada 8 Juli lalu. Polisi sudah menetapkan lima tersangka, yakni Sambo, Putri, RR, RE dan KM. Kelimanya dijerat dengan Pasal 340 subsidair Pasal 338 KUHP juncto Pasal 55 KUHP juncto Pasal 56 KUHP. Empat tersangka sudah ditahan, sedangkan Putri masih menunggu pemeriksaan selanjutnya. Tidak hanya itu, polisi juga menetapkan tujuh orang tersangka terkait obstruction of justice dalam kasus ini, yaitu Irjen Ferdy Sambo, Brigjen Hendra Kurniawan, Kombes Agus Nurpatria, AKBP Arif Rahman, Kompol Baiquni Wibowo, Kompol Chuck Putranto, dan AKP Irfan Widyanto. Mereka diduga telah melanggar Pasal 49 juncto Pasal 33 dan/atau Pasal 48 ayat (1) juncto Pasal 32 ayat (1) UU ITE Nomor 19 Tahun 2016 dan/atau Pasal 221 ayat (1) ke 2 dan 233 KUHP juncto Pasal 55 KUHP dan/atau Pasal 56 KUHP.](https://i0.wp.com/www.tiktak.id/wp-content/uploads/2022/09/AHY1.jpg?resize=620%2C420&ssl=1)






