TIKTAK.ID

Main Menu

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Sign in / Join

Login

Welcome! Login in to your account
Lost your password?

Lost Password

Back to login

logo

TIKTAK.ID

  • Home
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Disclaimer
  • Nasional
  • Olahraga
  • Selebriti
  • Teknologi
  • Tips & Tutorial
Nasional
Home›Nasional›Anies: Cawe-cawe Pengaruhi Kontestasi Pemilu 2024, Negara Lecehkan Rakyat

Anies: Cawe-cawe Pengaruhi Kontestasi Pemilu 2024, Negara Lecehkan Rakyat

By Joni Sitohang
9 Mei 2023
204
0
Anies: Cawe-cawe Pengaruhi Kontestasi Pemilu 2024, Negara Lecehkan Rakyat

TIKTAK.ID – Anies Baswedan mendesak pemerintah untuk bersikap netral dan tidak ikut memengaruhi rakyat dalam mengambil keputusan di Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 mendatang. Anies menyampaikan hal itu di tengah gencarnya Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengendorse calon presiden (Capres) dan memotori terbentuknya Koalisi Besar.

Anies juga meminta agar negara membiarkan rakyat tanpa dipengaruhi dan meminta tidak ada tangan negara yang terlibat.

“Percayakan rakyat akan menitipkan kewenangan tersebut pada yang punya rekam jejak benar, rekam karya yang benar, dan rekam karya yang baik. Jika negara ikut ambil andil, maka negara sedang melecehkan rakyat Indonesia,” ujar Anies dalam pidatonya di Istora Senayan, Jakarta Pusat, pada Minggu (7/5/23), seperti dilansir Tempo.co.

Baca juga : Ingin Menangkan Pilpres 2024, Golkar Dukung Koalisi Besar Usung Prabowo-Airlangga

Anies mengatakan bahwa rakyat Indonesia sudah cukup matang dan mampu untuk menentukan pilihan di Pemilu 2024 tanpa perlu diintervensi. Dia pun mengimbau kepada masyarakat agar mampu menentukan sikap dan menolak untuk dipengaruhi.

“Kepada seluruh rakyat Indonesia mari kita menjaga kekuasaan itu ada pada rakyat, bukan di yang lain. Jangan menjual kekuasaan itu sampai nanti di Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan sampai nanti perhitungan. Ini bukan soal statistik perhitungan, melainkan terkait hak saya dalam menentukan bangsa ini,” tegas Anies.

Lebih lanjut, dalam pidatonya, Anies juga menyinggung mengenai adanya pihak yang ketakutan kehilangan kekuasaan. Padahal, Anies menilai kekuasaan sejatinya merupakan milik rakyat, bukan pejabat apa lagi parpol. Anies menyatakan rakyat setiap 5 tahun sekali berhak untuk menitipkan kekuasaan secara bergantian.

Baca juga : Ma’ruf Amin Beri Bocoran Sosok Cawapres Potensial Umat Islam

“Oleh sebab itu, bila ada yang berpandangan khawatir kehilangan kekuasaan, maka sesungguhnya dia tidak paham prinsip demokrasi. Sebab, kekuasaan itu tidak hilang, kekuasaan tidak pindah, tapi kekuasaan ada pada saudara-saudara semua rakyat Indonesia,” jelas Anies.

Sementara itu, Guru Besar Hukum Tata Negara, Denny Indrayana menyoroti etika politik Jokowi yang cawe-cawe dalam mengurusi koalisi dan kontestasi Pilpres 2024. Dia pun mengkritik pernyataan Jokowi yang menyebut dirinya sebagai pejabat publik sekaligus pejabat politik, saat menjawab tudingan cawe-cawe Pilpres mendatang. Denny mengakui jawaban tersebut seolah-olah benar, namun bermasalah dari segi etika.

“Bila dikuliti lebih jauh, terutama dari sisi etika kepresidenan, ada batasan-batasan moral dan hukum yang dilanggar oleh Presiden Jokowi. Termasuk pelanggaran konstitusi ketika ikut turut campur soal Pilpres 2024,” ungkap Denny, mengutip CNNIndonesia.com dari laman Integrity Law Firm, Minggu (7/5/23).

TagsAniesAnies BaswedanJokowiPemilu 2024Pilpres 2024

Related articles More from author

  • Jokowi Tolak Usulan Presiden 3 Periode
    Nasional

    Jokowi: Ada yang Cari Muka Usulkan Jabatan Presiden Tiga Periode

    2 Desember 2019
    By Adam Humain
  • PDIP Tak Undang Jokowi ke Rakernas Karena Menyibukkan Diri, Ngabalin: Jangan Sebar Berita Bohong Lagi
    Nasional

    PDIP Tak Undang Jokowi ke Rakernas Karena Menyibukkan Diri, Ngabalin: Jangan Sebar Berita Bohong Lagi

    24 Mei 2024
    By Joni Sitohang
  • Dalih Polri Tidak Menindak Kerumunan Massa Gibran yang Langgar Protokol Kesehatan di Solo
    Nasional

    Dalih Polri Tidak Menindak Kerumunan Massa Gibran yang Langgar Protokol Kesehatan di Solo

    20 November 2020
    By Joni Sitohang
  • Aksi Peretasan Kerap Terjadi di Era Jokowi, Eks Pimpinan KPK: Penguasa Potensial Dituding Bagian dari Pelaku
    Nasional

    Aksi Peretasan Kerap Terjadi di Era Jokowi, Eks Pimpinan KPK: Penguasa Potensial Dituding Bagian dari Pelaku

    22 Agustus 2020
    By Joni Sitohang
  • Bantah Pernyataan Hasto Soal Hasil Quick Count Anomali, Kubu Prabowo Singgung ‘Petugas Partai’
    Nasional

    Bantah Pernyataan Hasto Soal Hasil Quick Count Anomali, Kubu Prabowo Singgung ‘Petugas Partai’

    19 Februari 2024
    By Joni Sitohang
  • Denny Indrayana Sebut Duitokrasi Bakal Terjadi di 2024
    Nasional

    Denny Indrayana Sebut Duitokrasi Bakal Terjadi di 2024

    8 Januari 2023
    By Joni Sitohang

Leave a reply Batalkan balasan

Berita Menarik Lainnya

  • TIKTAK.ID - Sudah 44 Tahun Tapi Masih Bugar Seperti Anak Muda, Anjasmara: Alhamdulilah Semua Masih Ori
    Selebriti

    Sudah 44 Tahun Tapi Masih Bugar Seperti Anak Muda, Anjasmara: Alhamdulilah Semua Masih Ori

  • Sebut Rivalitas Anies dan Jokowi, Majalah Inggris: Presiden Indonesia Punya Saingan Baru
    InternasionalNasional

    Sebut Rivalitas Anies dan Jokowi, Majalah Inggris: Presiden Indonesia Punya Saingan Baru

  • Mau Mudik Lebaran? Bisa Saja Asal Bawa Ini…
    Nasional

    Mau Mudik Lebaran? Bisa Saja Asal Bawa Ini…

  • Roro Fitria Rilis Lagu 'Ramadhanku
    Selebriti

    Roro Fitria Rilis Lagu ‘Ramadhanku’, Genre EDM

  • JK Minta Semua Pihak Legowo Apapun Putusan MK terkait Sengketa Pilpres 2024
    Nasional

    JK Minta Semua Pihak Legowo Apapun Putusan MK terkait Sengketa Pilpres 2024

Redaksi

  • Jalan Kebagusan III, Perum Nuansa Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan
  • 0812 4664 9215
  • Hubungi Kami
© Copyright 2019 TIKTAK.ID. All rights reserved.